<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19 di China</title><description>Harga minyak dunia anjlok lebih dari USD4 per barel pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china"/><item><title>Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19 di China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china-ic41vO92M6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740448/harga-minyak-dunia-anjlok-imbas-meningkatnya-kasus-covid-19-di-china-ic41vO92M6.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia anjlok lebih dari USD4 per barel pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga minyak dunia karena kekhawatiran permintaan terkait dengan ekonomi global dan meningkatnya kasus COVID-19 di China menghancurkan harga minyak.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari tergelincir USD4,09 atau 5,3% menjadi USD72,84 per barel di New York Mercantile Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Anjlok 4%, WTI Dibanderol USD76/Barel

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret jatuh USD4,26 atau 5,2%, menjadi ditutup di USD77,84 per barel di London ICE Futures Exchange, demikian dilansir dari Antara, Kamis (5/1/2023).
&quot;Minyak mentah diperdagangkan lebih rendah di tengah kekhawatiran seputar COVID-19 China dan The Fed memaksa resesi global... keduanya menuntut peristiwa penghancuran,&quot; kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.
BACA JUGA:Produksi Minyak dan Gas di West Madura Offshore (WMO) Lampaui Target SKK Migas

Data dari China menunjukkan bahwa meskipun tidak ada varian virus corona baru yang ditemukan di sana, negara tersebut kurang merepresentasikan berapa banyak orang yang meninggal dalam wabah baru-baru ini yang menyebar dengan cepat, kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Keadaan ekonomi global dan kenaikan suku bunga bank-bank sentral juga membebani harga minyak mentah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS8xLzE1ODE3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Manufaktur AS mengalami kontraksi lebih lanjut pada Desember, turun  untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 48,4 dari 49,0 pada November,  angka terlemah sejak Mei 2020, kata Institute for Supply Management  (ISM).
Pada saat yang sama, survei dari Departemen Tenaga Kerja AS  menunjukkan lowongan kerja turun 54.000 menjadi 10,458 juta pada hari  terakhir November, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan  menggunakan pasar tenaga kerja yang ketat sebagai alasan untuk  mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.
Pemerintah China meningkatkan kuota ekspor untuk produk minyak  sulingan pada gelombang pertama untuk tahun 2023, menandakan ekspektasi  permintaan domestik yang buruk.
Eksportir minyak utama Arab Saudi dapat memangkas harga minyak mentah  kelas Arab Light unggulannya ke Asia pada Februari, setelah ditetapkan  pada level terendah 10 bulan untuk bulan ini, karena kekhawatiran  tentang kelebihan pasokan terus membayangi pasar.
Produksi minyak OPEC naik pada Desember, sebuah survei Reuters  menemukan pada Rabu (4/1/2022) meskipun ada kesepakatan oleh aliansi  OPEC+ yang lebih luas untuk memangkas target produksi guna mendukung  pasar.
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memompa 29 juta  barel per hari (bph) bulan lalu, survei menemukan, naik 120.000 barel  per hari dari November.
Stok minyak mentah AS kemungkinan naik 1,2 juta barel pekan lalu,  dengan persediaan sulingan diperkirakan turun, jajak pendapat Reuters  yang direvisi menunjukkan. Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis  angkanya pada Kamis pagi waktu setempat.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia anjlok lebih dari USD4 per barel pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga minyak dunia karena kekhawatiran permintaan terkait dengan ekonomi global dan meningkatnya kasus COVID-19 di China menghancurkan harga minyak.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari tergelincir USD4,09 atau 5,3% menjadi USD72,84 per barel di New York Mercantile Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Anjlok 4%, WTI Dibanderol USD76/Barel

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret jatuh USD4,26 atau 5,2%, menjadi ditutup di USD77,84 per barel di London ICE Futures Exchange, demikian dilansir dari Antara, Kamis (5/1/2023).
&quot;Minyak mentah diperdagangkan lebih rendah di tengah kekhawatiran seputar COVID-19 China dan The Fed memaksa resesi global... keduanya menuntut peristiwa penghancuran,&quot; kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.
BACA JUGA:Produksi Minyak dan Gas di West Madura Offshore (WMO) Lampaui Target SKK Migas

Data dari China menunjukkan bahwa meskipun tidak ada varian virus corona baru yang ditemukan di sana, negara tersebut kurang merepresentasikan berapa banyak orang yang meninggal dalam wabah baru-baru ini yang menyebar dengan cepat, kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Keadaan ekonomi global dan kenaikan suku bunga bank-bank sentral juga membebani harga minyak mentah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS8xLzE1ODE3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Manufaktur AS mengalami kontraksi lebih lanjut pada Desember, turun  untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 48,4 dari 49,0 pada November,  angka terlemah sejak Mei 2020, kata Institute for Supply Management  (ISM).
Pada saat yang sama, survei dari Departemen Tenaga Kerja AS  menunjukkan lowongan kerja turun 54.000 menjadi 10,458 juta pada hari  terakhir November, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan  menggunakan pasar tenaga kerja yang ketat sebagai alasan untuk  mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.
Pemerintah China meningkatkan kuota ekspor untuk produk minyak  sulingan pada gelombang pertama untuk tahun 2023, menandakan ekspektasi  permintaan domestik yang buruk.
Eksportir minyak utama Arab Saudi dapat memangkas harga minyak mentah  kelas Arab Light unggulannya ke Asia pada Februari, setelah ditetapkan  pada level terendah 10 bulan untuk bulan ini, karena kekhawatiran  tentang kelebihan pasokan terus membayangi pasar.
Produksi minyak OPEC naik pada Desember, sebuah survei Reuters  menemukan pada Rabu (4/1/2022) meskipun ada kesepakatan oleh aliansi  OPEC+ yang lebih luas untuk memangkas target produksi guna mendukung  pasar.
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memompa 29 juta  barel per hari (bph) bulan lalu, survei menemukan, naik 120.000 barel  per hari dari November.
Stok minyak mentah AS kemungkinan naik 1,2 juta barel pekan lalu,  dengan persediaan sulingan diperkirakan turun, jajak pendapat Reuters  yang direvisi menunjukkan. Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis  angkanya pada Kamis pagi waktu setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
