<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Mahal, Harga Cabai Rawit Mulai Turun</title><description>Harga cabai rawit yang sempat mahal kini mulai turun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun"/><item><title>Sempat Mahal, Harga Cabai Rawit Mulai Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun-GF8EULnPUh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga cabai rawit turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740499/sempat-mahal-harga-cabai-rawit-mulai-turun-GF8EULnPUh.jpg</image><title>Harga cabai rawit turun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga cabai rawit yang sempat mahal kini mulai turun. Badan Pangan Nasional memastikan stok dan harga komoditas pangan stabil di awal tahun 2023 ini.
BACA JUGA:Mendag Siapkan Kulkas Raksasa untuk Stok Beras, Cabai dan Telur hingga 3 Bulan

&amp;ldquo;Untuk awal tahun ini secara umum ketersediaan dan harga pangan relatif stabil, beberapa komoditas mengalami penurunan harga seperti seperti telur. Komoditas cabai rawit merah, cabai merah keriting, sempat mengalami kenaikan namun telah berangsur turun,&amp;rdquo; ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resminya, Kamis (5/1/2023).
Untuk cabai, diterangkan Arief, berdasarkan data Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) harga cabai per 2 Januari di tingkat produsen berangsur mengalami penurunan dibanding 1 Januari lalu.
BACA JUGA:Cabai Mahal, Harga Bumbu Giling Ternyata Masih Aman Ibu-Ibu

Cabai rawit merah rata-rata mengalami penurunan sekitar Rp13.000 &amp;ndash; Rp17.000 per kg. Untuk cabai rawit merah varian Ori 212 sebelumnya Rp62.000 per kg turun menjadi Rp45.000 per kg, Asmoro 043 sebelumnya Rp60.000 per kg turun menjadi Rp43.000 per kg, Lokal Kediri sebelumnya Rp60.000 per kg menjadi Rp43.000 per kg, Bhaskara sebelumnya Rp48.000 per kg turun menjadi RpRp35.000 per kg, Dewata sebelumnya Rp48.000 per kg turun menjadi Rp35.000 per kg, Manu/prentul sebelumnya Rp54.000 turun menjadi Rp38.000 per kg.
Sementara itu, cabai rawit merah keriting turun dari sebelumnya Rp28.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg. Sedangkan untuk cabai merah besar harga stabil Rp15.000 &amp;ndash; Rp16.000 per kg.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arief mengatakan, untuk komoditas cabai berangsur turun setelah  sebelumnya di akhir Desember hingga 1 Januari terpantau naik.  Kenaikan  tersebut akibat dari kenaikan harga di tingkat produsen yang disebabkan  tingginya intensitas hujan dan libur akhir tahun. Sehingga kondisi  tersebut berdampak pada menurunnya jumlah petikan dan volume pengiriman  ke daerah konsumsi seperti Jabodetabek.
&amp;ldquo;Kami telah berkoordinasi dengan wilayah sentra produksi untuk  mendorong distribusi ke daerah konsumsi, khususnya Jabodetabek. Per 2  Januari lalu cabai di tingkat produsen sudah berangsur turun sekitar  Rp13.000 &amp;ndash; Rp17.000 per kg,&amp;rdquo; terangnya.
Menurut Arief, saat ini pasokan cabai ke pasar, daerah konsumsi, dan industri sudah kembali normal dibanding 1 Januari lalu.
Berdasarkan data APCI Kabupaten Kediri, stok pasokan yang ada di  wilayah Kediri saat ini tersedia 58 ton, jauh meningkat dibanding 1  Januari lalu yang hanya tersedia 15 ton. Untuk pengiriman dari Kediri ke  Jabodetabek juga terpantau mengalami peningkatan, dari sebelumnya hanya  5 ton menjadi 17 ton. Pengiriman ke sektor industri juga mengalami  kenaikan dari 4 ton menjadi 27 ton.
Arief berharap, kembali normalnya produksi dan pendistribusian cabai  dapat menjaga stabilitas harga cabai baik di tingkat produsen maupun  konsumen sesuai dengan Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP) yang sudah  di tetapkan NFA.
Adapun HAP untuk cabai merah keriting Rp22.000 &amp;ndash; Rp29.600 di tingkat  produsen dan Rp37.000 &amp;ndash; Rp55.000 di tingkat konsumen, sedangkan harga  cabai rawit merah Rp25.000 &amp;ndash; Rp31.5000 di tingkat produsen dan Rp40.000 &amp;ndash;  Rp57.000 di tingkat konsumen.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga cabai rawit yang sempat mahal kini mulai turun. Badan Pangan Nasional memastikan stok dan harga komoditas pangan stabil di awal tahun 2023 ini.
BACA JUGA:Mendag Siapkan Kulkas Raksasa untuk Stok Beras, Cabai dan Telur hingga 3 Bulan

&amp;ldquo;Untuk awal tahun ini secara umum ketersediaan dan harga pangan relatif stabil, beberapa komoditas mengalami penurunan harga seperti seperti telur. Komoditas cabai rawit merah, cabai merah keriting, sempat mengalami kenaikan namun telah berangsur turun,&amp;rdquo; ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resminya, Kamis (5/1/2023).
Untuk cabai, diterangkan Arief, berdasarkan data Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) harga cabai per 2 Januari di tingkat produsen berangsur mengalami penurunan dibanding 1 Januari lalu.
BACA JUGA:Cabai Mahal, Harga Bumbu Giling Ternyata Masih Aman Ibu-Ibu

Cabai rawit merah rata-rata mengalami penurunan sekitar Rp13.000 &amp;ndash; Rp17.000 per kg. Untuk cabai rawit merah varian Ori 212 sebelumnya Rp62.000 per kg turun menjadi Rp45.000 per kg, Asmoro 043 sebelumnya Rp60.000 per kg turun menjadi Rp43.000 per kg, Lokal Kediri sebelumnya Rp60.000 per kg menjadi Rp43.000 per kg, Bhaskara sebelumnya Rp48.000 per kg turun menjadi RpRp35.000 per kg, Dewata sebelumnya Rp48.000 per kg turun menjadi Rp35.000 per kg, Manu/prentul sebelumnya Rp54.000 turun menjadi Rp38.000 per kg.
Sementara itu, cabai rawit merah keriting turun dari sebelumnya Rp28.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg. Sedangkan untuk cabai merah besar harga stabil Rp15.000 &amp;ndash; Rp16.000 per kg.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arief mengatakan, untuk komoditas cabai berangsur turun setelah  sebelumnya di akhir Desember hingga 1 Januari terpantau naik.  Kenaikan  tersebut akibat dari kenaikan harga di tingkat produsen yang disebabkan  tingginya intensitas hujan dan libur akhir tahun. Sehingga kondisi  tersebut berdampak pada menurunnya jumlah petikan dan volume pengiriman  ke daerah konsumsi seperti Jabodetabek.
&amp;ldquo;Kami telah berkoordinasi dengan wilayah sentra produksi untuk  mendorong distribusi ke daerah konsumsi, khususnya Jabodetabek. Per 2  Januari lalu cabai di tingkat produsen sudah berangsur turun sekitar  Rp13.000 &amp;ndash; Rp17.000 per kg,&amp;rdquo; terangnya.
Menurut Arief, saat ini pasokan cabai ke pasar, daerah konsumsi, dan industri sudah kembali normal dibanding 1 Januari lalu.
Berdasarkan data APCI Kabupaten Kediri, stok pasokan yang ada di  wilayah Kediri saat ini tersedia 58 ton, jauh meningkat dibanding 1  Januari lalu yang hanya tersedia 15 ton. Untuk pengiriman dari Kediri ke  Jabodetabek juga terpantau mengalami peningkatan, dari sebelumnya hanya  5 ton menjadi 17 ton. Pengiriman ke sektor industri juga mengalami  kenaikan dari 4 ton menjadi 27 ton.
Arief berharap, kembali normalnya produksi dan pendistribusian cabai  dapat menjaga stabilitas harga cabai baik di tingkat produsen maupun  konsumen sesuai dengan Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP) yang sudah  di tetapkan NFA.
Adapun HAP untuk cabai merah keriting Rp22.000 &amp;ndash; Rp29.600 di tingkat  produsen dan Rp37.000 &amp;ndash; Rp55.000 di tingkat konsumen, sedangkan harga  cabai rawit merah Rp25.000 &amp;ndash; Rp31.5000 di tingkat produsen dan Rp40.000 &amp;ndash;  Rp57.000 di tingkat konsumen.</content:encoded></item></channel></rss>
