<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Kartu Prakerja Turun Jadi Rp2,67 Triliun di 2023</title><description>Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perubahan skema Program Kartu Prakerja 2023 menjadi skema normal turut menurunkan jumlah anggaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023"/><item><title>Anggaran Kartu Prakerja Turun Jadi Rp2,67 Triliun di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023-KkP8axZTLT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran Kartu Prakerja di 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/320/2740783/anggaran-kartu-prakerja-turun-jadi-rp2-67-triliun-di-2023-KkP8axZTLT.jpg</image><title>Anggaran Kartu Prakerja di 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perubahan skema Program Kartu Prakerja 2023 menjadi skema normal turut menurunkan jumlah anggarannya.
&quot;Jadi skemanya berubah drastis, anggarannya turun dari Rp18 triliun di 2022 menjadi Rp2,67 triliun. Dan target reach-nya untuk 595 ribu penerima dan di tahun ini diputuskan jumlah pesertanya adalah 1 juta orang,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (5/1/2023).
BACA JUGA:Terbitkan Perpu Cipta Kerja, Menko Airlangga: Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global

Sehingga, untuk totalnya membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp1,7 triliun di tahun ini karena Rp2,67 triliun ditujukan untuk 595 ribu penerima.
&quot;Maka dari itu, perlu ditambahkan untuk 450 ribu orang,&quot; kata Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun pendaftaran Program Kartu Prakerja tahap I akan dibuka di triwulan I-2023. Bahkan, penerima bantuan seperti subsidi upah, BPUM, dan PKH boleh mendaftar menjadi peserta Kartu Prakerja.
BACA JUGA:Kartu Prakerja 2023 Tahap I Resmi Dibuka, Insentif Naik Jadi Rp4,2 Juta

&quot;Ini karena skemanya tahun ini sudah berjalan normal, bukan lagi bersifat bansos atau semi bansos lagi,&quot; ujar Airlangga.Sebagai informasi, jumlah peserta Program Kartu Prakerja 2022 adalah sebanyak 4.984.790 penerima dengan total anggaran Rp18 triliun. Realisasinya pun mencapai Rp17,84 triliun atau 99,12% serapan anggarannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perubahan skema Program Kartu Prakerja 2023 menjadi skema normal turut menurunkan jumlah anggarannya.
&quot;Jadi skemanya berubah drastis, anggarannya turun dari Rp18 triliun di 2022 menjadi Rp2,67 triliun. Dan target reach-nya untuk 595 ribu penerima dan di tahun ini diputuskan jumlah pesertanya adalah 1 juta orang,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (5/1/2023).
BACA JUGA:Terbitkan Perpu Cipta Kerja, Menko Airlangga: Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global

Sehingga, untuk totalnya membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp1,7 triliun di tahun ini karena Rp2,67 triliun ditujukan untuk 595 ribu penerima.
&quot;Maka dari itu, perlu ditambahkan untuk 450 ribu orang,&quot; kata Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun pendaftaran Program Kartu Prakerja tahap I akan dibuka di triwulan I-2023. Bahkan, penerima bantuan seperti subsidi upah, BPUM, dan PKH boleh mendaftar menjadi peserta Kartu Prakerja.
BACA JUGA:Kartu Prakerja 2023 Tahap I Resmi Dibuka, Insentif Naik Jadi Rp4,2 Juta

&quot;Ini karena skemanya tahun ini sudah berjalan normal, bukan lagi bersifat bansos atau semi bansos lagi,&quot; ujar Airlangga.Sebagai informasi, jumlah peserta Program Kartu Prakerja 2022 adalah sebanyak 4.984.790 penerima dengan total anggaran Rp18 triliun. Realisasinya pun mencapai Rp17,84 triliun atau 99,12% serapan anggarannya.</content:encoded></item></channel></rss>
