<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Produsen Bir Cap Tikus dan Soju (BEER) Melesat 15,38% di Debut Perdana</title><description>Saham produsen bir cap tikus dan soju PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana"/><item><title>Saham Produsen Bir Cap Tikus dan Soju (BEER) Melesat 15,38% di Debut Perdana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2023 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana-xn2900FIN2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produsen bir cap tikus dan soju IPO hari ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/06/278/2741188/saham-produsen-bir-cap-tikus-dan-soju-beer-melesat-15-38-di-debut-perdana-xn2900FIN2.jpg</image><title>Produsen bir cap tikus dan soju IPO hari ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saham produsen bir cap tikus dan soju PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham emiten dengan kode BEER ini dibuka naik 15,38% ke level Rp260 pada perdagangan perdananya.
BACA JUGA:Produsen Bir Cap Tikus dan Soju (BEER) IPO Hari Ini, Jadi Pendatang Baru Pertama di 2023

Hingga pukul 09.20 WIB, Jumat (6/1/2023), harga saham BEER naik 13,64% atau 30 poin ke level Rp250. Adapun, volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 138,15 juta, dan nilai transaksi mencapai Rp33,61 miliar. Sedangkan frekuensinya sebanyak 10.896 kali.
Sebagai informasi, produsen minuman Cap Tikus 1978, Daebak Soju, dan Daebak Sparks ini melepas sebanyak 800 juta saham atau 20% dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Adapun, UOB Kay Hian Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
BACA JUGA:Produsen Bir Cap Tikus dan Soju Melantai di BEI 6 Januari 2023

&amp;ldquo;Para pembeli saham perseroan berasal dari berbagai kalangan dan institusi juga retail di Indonesia. Tak hanya dalam Indonesia, saham perseroan juga sangat diminati oleh asing yaitu, Cina, India, dan beberapa negara lain,&amp;rdquo; ungkap manajemen BEER.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, sekitar 5,36% dari dana hasil initial public offering (IPO)  atau Rp9,25 miliar akan digunakan perseroan untuk belanja barang modal  berupa tanah dari pihak ketiga (tidak Terafiliasi) dengan lokasi di Desa  Jetis, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, seluas &amp;plusmn;2  hektar. Adapun tujuan pemerolehan tanah ini yaitu untuk membangun  fasilitas produksi Perseroan.
Kemudian, sekitar 6,23% atau sekitar Rp10,74 miliar akan digunakan  untuk melakukan pembangunan fasilitas produksi, di antaranya bangunan  pabrik, infrastruktur, gudang bahan baku dan gudang barang jadi. Biaya  tersebut belum termasuk pembelian mesin dan peralatan produksi.
Serta sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan, guna  mendukung kegiatan usaha, namun tidak terbatas pada pembelian bahan  baku.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saham produsen bir cap tikus dan soju PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham emiten dengan kode BEER ini dibuka naik 15,38% ke level Rp260 pada perdagangan perdananya.
BACA JUGA:Produsen Bir Cap Tikus dan Soju (BEER) IPO Hari Ini, Jadi Pendatang Baru Pertama di 2023

Hingga pukul 09.20 WIB, Jumat (6/1/2023), harga saham BEER naik 13,64% atau 30 poin ke level Rp250. Adapun, volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 138,15 juta, dan nilai transaksi mencapai Rp33,61 miliar. Sedangkan frekuensinya sebanyak 10.896 kali.
Sebagai informasi, produsen minuman Cap Tikus 1978, Daebak Soju, dan Daebak Sparks ini melepas sebanyak 800 juta saham atau 20% dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Adapun, UOB Kay Hian Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
BACA JUGA:Produsen Bir Cap Tikus dan Soju Melantai di BEI 6 Januari 2023

&amp;ldquo;Para pembeli saham perseroan berasal dari berbagai kalangan dan institusi juga retail di Indonesia. Tak hanya dalam Indonesia, saham perseroan juga sangat diminati oleh asing yaitu, Cina, India, dan beberapa negara lain,&amp;rdquo; ungkap manajemen BEER.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, sekitar 5,36% dari dana hasil initial public offering (IPO)  atau Rp9,25 miliar akan digunakan perseroan untuk belanja barang modal  berupa tanah dari pihak ketiga (tidak Terafiliasi) dengan lokasi di Desa  Jetis, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, seluas &amp;plusmn;2  hektar. Adapun tujuan pemerolehan tanah ini yaitu untuk membangun  fasilitas produksi Perseroan.
Kemudian, sekitar 6,23% atau sekitar Rp10,74 miliar akan digunakan  untuk melakukan pembangunan fasilitas produksi, di antaranya bangunan  pabrik, infrastruktur, gudang bahan baku dan gudang barang jadi. Biaya  tersebut belum termasuk pembelian mesin dan peralatan produksi.
Serta sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan, guna  mendukung kegiatan usaha, namun tidak terbatas pada pembelian bahan  baku.</content:encoded></item></channel></rss>
