<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO Palm Co Bakal Maksimalkan Potensi PTPN Group</title><description>Rencana IPO sub Holding PTPN Group Palm Co bakal memaksimalkan potensi PTPN Group.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group"/><item><title>IPO Palm Co Bakal Maksimalkan Potensi PTPN Group</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group</guid><pubDate>Minggu 08 Januari 2023 06:33 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group-GH6tvwEn2b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Palm Co bakal lakukan IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/08/278/2742146/ipo-palm-co-bakal-maksimalkan-potensi-ptpn-group-GH6tvwEn2b.jpg</image><title>Palm Co bakal lakukan IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Rencana IPO sub Holding PTPN Group Palm Co bakal memaksimalkan potensi PTPN Group. Aksi IPO di bursa efek tahun ini dinilai sebagai langkah yang tepat bagi Palm Co.
&quot;Saya melihat inisiasi menjadi sub holding ini kemudian berlanjut ke IPO adalah langkah yang tepat. Dengan Palm Co, perusahaan telah membuat klaster yang lebih jelas dan kompetitif,&quot; jelas Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo dalam keterangannya, Minggu (8/1/2023).
BACA JUGA:Dirut Bank Sumut Dinonaktifkan, Kelanjutan IPO Bagaimana?

Dari sisi fundamental perusahaan, menurutnya, Palm Co akan diminat investor karena memiliki aset besar dan akan signifikan menambah kapitalisasi pasar saham domestik. Luas lahan Palm Co diketahui di atas 500 ribu hektare dan ada land bank yang bisa dikembangan.
&quot;Kalau kondisi fundamental perusahaan saya kira bagus karena bisa dilihat dari total aset. memiliki kapitalisasi pasar besar, sehingga menggerakkan aktivitas saham. Apalagi nilai asetnya bisa di atas Rp100 triliun,&quot; ujar Lukcy.
BACA JUGA:Citra Buana (CBPE) Bakal Habiskan Dana IPO Rp40,6 Miliar untuk Hal Ini

Nilai aset Holding PTPN Group hingga Semester II/2022 mencapai Rp149 triliun meningkat sebesar 10,32% dari periode yang sama tahun lalu. Sejak melakukan reorganisasi, nilai aset PTPN Group menunjukkan tren naik.
Di sisi lain, Palm Co akan mengelola bisnis kelapa sawit dari PTPN I hingga PTPN IV. Porsi Porsi bisnis sawit di Holdin PTPN Group yang akan dikelola oleh Palm Co sekitar 73% dalam laporan keuangan perusahaan per Juni 2022.
&quot;Aset ini jagoan ini karena penguasaan lahan. Penguasaan lahan sekian banyak itu bukan menjadi pembeda, justeru menjadi satu keunggulan yang belum dapat dicapai oleh entitas lain karena memang latar belakang penggabungan lahan usaha PTPN,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah unggul dari sisi aset, jelasnya, Palm Co harus bisa menjawab  apakah lahan yang luas itu menjadikan perusahaan agresif mencapai target  kinerja, pertumbuhan nilai buku, laba per saham, kebijakan menerbitkan  dividen, serta alat ukur keberhasilan kinerja emiten lain.
Selain aset, ujarnya, satu lagi yang menjadi keungulan Palm Co adalah  rencana pengembangan bisnis energi terbarukan (ET) dengan memproduksi  biodiesel. Energi Terbarukan, menurutnya, sangat relevan dengan arah  kebijakan Pemerintah dan korporasi, sehingga menjadi momentum juga bagi  Palm Co melakukan percepatan pengembangan bisnis.
Bisnis Energi Terbarukan Palm Co, tambahnya, akan menjadi daya tarik  khusus bagi investor serta publik karena bisnis bahan bakar ramah  lingkungan adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan yang menjadi  visi jangka panjang semua negara di dunia.
&quot;Energi terbarukan sangat relevan dengan pipe line antara Pemerintah  dan korporasi karena peran dari CPO untuk substitusi energi dan  sumbernya dari alam. Ini momentum bagi Palm Co untuk melakukan  akselerasi karena ada kebijakan Pemerintah yang menyertai,&quot; terangnya.
Lucky mengatakan jika ingin melakukan IPO, waktu yang tepat adalah  sekitar Maret atau April 2023, jangan dilakukan di awal tahun karena  saat ini pelaku pasar masih melakukan konsolidasi terhadap prediksi  pertumbuhan ekonomi dan inflasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana IPO sub Holding PTPN Group Palm Co bakal memaksimalkan potensi PTPN Group. Aksi IPO di bursa efek tahun ini dinilai sebagai langkah yang tepat bagi Palm Co.
&quot;Saya melihat inisiasi menjadi sub holding ini kemudian berlanjut ke IPO adalah langkah yang tepat. Dengan Palm Co, perusahaan telah membuat klaster yang lebih jelas dan kompetitif,&quot; jelas Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo dalam keterangannya, Minggu (8/1/2023).
BACA JUGA:Dirut Bank Sumut Dinonaktifkan, Kelanjutan IPO Bagaimana?

Dari sisi fundamental perusahaan, menurutnya, Palm Co akan diminat investor karena memiliki aset besar dan akan signifikan menambah kapitalisasi pasar saham domestik. Luas lahan Palm Co diketahui di atas 500 ribu hektare dan ada land bank yang bisa dikembangan.
&quot;Kalau kondisi fundamental perusahaan saya kira bagus karena bisa dilihat dari total aset. memiliki kapitalisasi pasar besar, sehingga menggerakkan aktivitas saham. Apalagi nilai asetnya bisa di atas Rp100 triliun,&quot; ujar Lukcy.
BACA JUGA:Citra Buana (CBPE) Bakal Habiskan Dana IPO Rp40,6 Miliar untuk Hal Ini

Nilai aset Holding PTPN Group hingga Semester II/2022 mencapai Rp149 triliun meningkat sebesar 10,32% dari periode yang sama tahun lalu. Sejak melakukan reorganisasi, nilai aset PTPN Group menunjukkan tren naik.
Di sisi lain, Palm Co akan mengelola bisnis kelapa sawit dari PTPN I hingga PTPN IV. Porsi Porsi bisnis sawit di Holdin PTPN Group yang akan dikelola oleh Palm Co sekitar 73% dalam laporan keuangan perusahaan per Juni 2022.
&quot;Aset ini jagoan ini karena penguasaan lahan. Penguasaan lahan sekian banyak itu bukan menjadi pembeda, justeru menjadi satu keunggulan yang belum dapat dicapai oleh entitas lain karena memang latar belakang penggabungan lahan usaha PTPN,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah unggul dari sisi aset, jelasnya, Palm Co harus bisa menjawab  apakah lahan yang luas itu menjadikan perusahaan agresif mencapai target  kinerja, pertumbuhan nilai buku, laba per saham, kebijakan menerbitkan  dividen, serta alat ukur keberhasilan kinerja emiten lain.
Selain aset, ujarnya, satu lagi yang menjadi keungulan Palm Co adalah  rencana pengembangan bisnis energi terbarukan (ET) dengan memproduksi  biodiesel. Energi Terbarukan, menurutnya, sangat relevan dengan arah  kebijakan Pemerintah dan korporasi, sehingga menjadi momentum juga bagi  Palm Co melakukan percepatan pengembangan bisnis.
Bisnis Energi Terbarukan Palm Co, tambahnya, akan menjadi daya tarik  khusus bagi investor serta publik karena bisnis bahan bakar ramah  lingkungan adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan yang menjadi  visi jangka panjang semua negara di dunia.
&quot;Energi terbarukan sangat relevan dengan pipe line antara Pemerintah  dan korporasi karena peran dari CPO untuk substitusi energi dan  sumbernya dari alam. Ini momentum bagi Palm Co untuk melakukan  akselerasi karena ada kebijakan Pemerintah yang menyertai,&quot; terangnya.
Lucky mengatakan jika ingin melakukan IPO, waktu yang tepat adalah  sekitar Maret atau April 2023, jangan dilakukan di awal tahun karena  saat ini pelaku pasar masih melakukan konsolidasi terhadap prediksi  pertumbuhan ekonomi dan inflasi.</content:encoded></item></channel></rss>
