<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Target Investasi Rp1.400 Triliun Sangat Berat karena Krisis Global</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengakui target investasi 2023 sebesar Rp1.400 triliun sangat berat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global"/><item><title>Bahlil: Target Investasi Rp1.400 Triliun Sangat Berat karena Krisis Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global</guid><pubDate>Minggu 08 Januari 2023 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global-YAaLRcLXXz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Bahlil akui target investasi tahun ini berat (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/08/320/2742173/bahlil-target-investasi-rp1-400-triliun-sangat-berat-karena-krisis-global-YAaLRcLXXz.jpg</image><title>Menteri Bahlil akui target investasi tahun ini berat (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengakui target investasi 2023 sebesar Rp1.400 triliun sangat berat. Hal ini lantaran adanya ancaman krisis ekonomi global tahun ini.
&quot;Target ini merupakan suatu pekerjaan yang tidak gampang. Ini pekerjaan yang sangat berat sekali. Kenapa saya katakan sangat berat, karena krisis ekonomi global ini di depan mata,&quot; ujar Menteri Bahlil Lahadalia dilansir dari Antara, Minggu (8/1/2023).
BACA JUGA:Miris! Sekolah Jadi Barang Mewah karena Krisis Ekonomi Sri Lanka

Menurutnya, target investasi Indonesia sebesar Rp1.400 triliun yang diberikan Presiden Joko widodo itu adalah syarat agar pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas angka 5%,
Dia menilai pandemi COVID-19 yang masih masuk pada fase pemulihan serta ketegangan geo-politik antara Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan krisis pangan dan energi telah berdampak ke berbagai negara termasuk Indonesia dan dapat mempengaruhi angka investasi.
BACA JUGA:Wall Street 2022 Alami Penurunan Terbesar Sejak Krisis 2008

&quot;Jadi kalau saya ditanya apakah optimis dengan target Rp1.400 triliun, saya katakan bahwa ekonomi Indonesia itu baik tapi ekonomi global itu tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa pesimis. Kita harus optimis tapi optimis yang realistis,&quot; kata dia.
Bahlil Lahadalia mengungkapkan untuk dapat mencapai target tersebut, syarat yang dibutuhkan adalah stabilitas. Apabila Indonesia selama tahun 2023 mampu menjaga stabilitas dengan baik maka pertumbuhan Indonesia diyakini juga akan baik
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMC80LzE1OTE0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Tapi begitu stabilitas kita tidak dijaga dengan baik bukan tidak  mungkin Indonesia akan mengalami nasib yang sama seperti apa yang  dialami oleh Inggris,&quot; ungkap dia.
Untuk itu saat ini pihaknya sedang membahas strategi-strategi  pencapaian target investasi pada tahun 2023. Salah satu strategi yang  dilakukan adalah fokus pada hilirisasi.
Dia menambahkan pihaknya juga optimis dapat mencapai target investasi  pada tahun 2022 yang telah ditetapkan sebesar Rp1.200 triliun.
&quot;Insya Allah akan mencapai target. Tetapi berapa, itu yang akan kami  umumkan di pertengahan bulan Januari nanti,&quot; tambah Bahlil Lahadalia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengakui target investasi 2023 sebesar Rp1.400 triliun sangat berat. Hal ini lantaran adanya ancaman krisis ekonomi global tahun ini.
&quot;Target ini merupakan suatu pekerjaan yang tidak gampang. Ini pekerjaan yang sangat berat sekali. Kenapa saya katakan sangat berat, karena krisis ekonomi global ini di depan mata,&quot; ujar Menteri Bahlil Lahadalia dilansir dari Antara, Minggu (8/1/2023).
BACA JUGA:Miris! Sekolah Jadi Barang Mewah karena Krisis Ekonomi Sri Lanka

Menurutnya, target investasi Indonesia sebesar Rp1.400 triliun yang diberikan Presiden Joko widodo itu adalah syarat agar pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas angka 5%,
Dia menilai pandemi COVID-19 yang masih masuk pada fase pemulihan serta ketegangan geo-politik antara Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan krisis pangan dan energi telah berdampak ke berbagai negara termasuk Indonesia dan dapat mempengaruhi angka investasi.
BACA JUGA:Wall Street 2022 Alami Penurunan Terbesar Sejak Krisis 2008

&quot;Jadi kalau saya ditanya apakah optimis dengan target Rp1.400 triliun, saya katakan bahwa ekonomi Indonesia itu baik tapi ekonomi global itu tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa pesimis. Kita harus optimis tapi optimis yang realistis,&quot; kata dia.
Bahlil Lahadalia mengungkapkan untuk dapat mencapai target tersebut, syarat yang dibutuhkan adalah stabilitas. Apabila Indonesia selama tahun 2023 mampu menjaga stabilitas dengan baik maka pertumbuhan Indonesia diyakini juga akan baik
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMC80LzE1OTE0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Tapi begitu stabilitas kita tidak dijaga dengan baik bukan tidak  mungkin Indonesia akan mengalami nasib yang sama seperti apa yang  dialami oleh Inggris,&quot; ungkap dia.
Untuk itu saat ini pihaknya sedang membahas strategi-strategi  pencapaian target investasi pada tahun 2023. Salah satu strategi yang  dilakukan adalah fokus pada hilirisasi.
Dia menambahkan pihaknya juga optimis dapat mencapai target investasi  pada tahun 2022 yang telah ditetapkan sebesar Rp1.200 triliun.
&quot;Insya Allah akan mencapai target. Tetapi berapa, itu yang akan kami  umumkan di pertengahan bulan Januari nanti,&quot; tambah Bahlil Lahadalia.</content:encoded></item></channel></rss>
