<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pak Bas Resmikan 2 Jembatan Penghubung Sumbar dan Jambi Nilainya Rp128,7 Miliar</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono meresmikan jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai di Sumatera Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar"/><item><title>Pak Bas Resmikan 2 Jembatan Penghubung Sumbar dan Jambi Nilainya Rp128,7 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar</guid><pubDate>Minggu 08 Januari 2023 08:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar-Bc4BJ13Xdo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pak Bas resmikan jembatan (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/08/470/2742178/pak-bas-resmikan-2-jembatan-penghubung-sumbar-dan-jambi-nilainya-rp128-7-miliar-Bc4BJ13Xdo.jpg</image><title>Pak Bas resmikan jembatan (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono meresmikan jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai di Sumatera Barat. Pak Bas meresmikan jembatan dengan nilai proyek Rp128,7 miliar.
Jembatan tersebut juga akan mendukung konektivitas antara Sumatera Barat dan Jambi. Basuki mengatakan, pembangunan Jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.
BACA JUGA:Daftar Proyek Infrastruktur yang Rampung di 2022, dari Tol hingga Bendungan

Jembatan Sungai Dareh akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan antara Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Sedangkan, Jembatan Pulai akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan antara Kabupaten Dharmasraya menuju Kecamatan Timpeh dan Padang Leweh.
&quot;Jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai ini dibangun dengan susah payah karena ada beberapa permasalahan di lapangan, akan tetapi setelah melakukan berbagai upaya untuk dapat menyelesaikannya, Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan berfungsi dengan baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (7/1/2023).
BACA JUGA:Proyek Infrastruktur 2022 Habiskan Rp117,9 Triliun, Mayoritas Pakai Produk Dalam Negeri 

Menteri Basuki juga berpesan untuk selalu memperhatikan pemeliharaan jembatan serta diharapakan jembatan tersebut bisa terlihat memiliki tampilang yang estetik.
&amp;ldquo;Jembatan juga harus kita pelihara lebih baik. Kalau jembatannya berada di jalan nasional, jadi nanti pemeliharaannya dari BPJN Sumatera Barat. Nanti ditambah beautifikasinya dan di bawah jembatan nanti diberi dermaga untuk olahraga dayung supaya lebih baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xLzE1OTk2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kepala BPJN Sumatera Barat Syah Putra A Gani menambahkan, pembangunan  Jembatan Sungai Dareh dilaksanakan sejak 2015-2018 dengan alokasi  anggaran sebesar Rp93 miliar.
&amp;ldquo;Jembatan Sungai Dareh panjangnya 185 meter, lebar 11 meter, dengan  tipe cable stayed. Dibangun pada tahun 2015-2018 dengan skema Multiyears  Contract (MYC). Dengan alokasi anggaran Rp93 miliar. Saat ini sudah  beroperasi dan sudah dimanfaatkan masyarakat,&amp;rdquo; sambungnya.
Sementara Jembatan Pulai dibangun pada tahun 2018-2020 dengan alokasi  anggaran sebesar Rp35,7 miliar. Jembatan bertipe rangka baja ini  memiliki panjang 200 meter, dan lebar 8 meter.
&amp;ldquo;Jembatan Pulai pada mulanya jembatan transmigrasi yang dibangun pada  tahun 1978, awalnya hanya bisa mengangkut beban maksimal 5 ton, namun  setelah dibangun sekarang bisa mengangkut beban 30-40 ton sehingga  sangat bermanfaat bagi masyarakat,&amp;rdquo; tambah Syah Putra.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono meresmikan jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai di Sumatera Barat. Pak Bas meresmikan jembatan dengan nilai proyek Rp128,7 miliar.
Jembatan tersebut juga akan mendukung konektivitas antara Sumatera Barat dan Jambi. Basuki mengatakan, pembangunan Jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.
BACA JUGA:Daftar Proyek Infrastruktur yang Rampung di 2022, dari Tol hingga Bendungan

Jembatan Sungai Dareh akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan antara Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Sedangkan, Jembatan Pulai akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan antara Kabupaten Dharmasraya menuju Kecamatan Timpeh dan Padang Leweh.
&quot;Jembatan Sungai Dareh dan Jembatan Pulai ini dibangun dengan susah payah karena ada beberapa permasalahan di lapangan, akan tetapi setelah melakukan berbagai upaya untuk dapat menyelesaikannya, Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan berfungsi dengan baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (7/1/2023).
BACA JUGA:Proyek Infrastruktur 2022 Habiskan Rp117,9 Triliun, Mayoritas Pakai Produk Dalam Negeri 

Menteri Basuki juga berpesan untuk selalu memperhatikan pemeliharaan jembatan serta diharapakan jembatan tersebut bisa terlihat memiliki tampilang yang estetik.
&amp;ldquo;Jembatan juga harus kita pelihara lebih baik. Kalau jembatannya berada di jalan nasional, jadi nanti pemeliharaannya dari BPJN Sumatera Barat. Nanti ditambah beautifikasinya dan di bawah jembatan nanti diberi dermaga untuk olahraga dayung supaya lebih baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xLzE1OTk2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kepala BPJN Sumatera Barat Syah Putra A Gani menambahkan, pembangunan  Jembatan Sungai Dareh dilaksanakan sejak 2015-2018 dengan alokasi  anggaran sebesar Rp93 miliar.
&amp;ldquo;Jembatan Sungai Dareh panjangnya 185 meter, lebar 11 meter, dengan  tipe cable stayed. Dibangun pada tahun 2015-2018 dengan skema Multiyears  Contract (MYC). Dengan alokasi anggaran Rp93 miliar. Saat ini sudah  beroperasi dan sudah dimanfaatkan masyarakat,&amp;rdquo; sambungnya.
Sementara Jembatan Pulai dibangun pada tahun 2018-2020 dengan alokasi  anggaran sebesar Rp35,7 miliar. Jembatan bertipe rangka baja ini  memiliki panjang 200 meter, dan lebar 8 meter.
&amp;ldquo;Jembatan Pulai pada mulanya jembatan transmigrasi yang dibangun pada  tahun 1978, awalnya hanya bisa mengangkut beban maksimal 5 ton, namun  setelah dibangun sekarang bisa mengangkut beban 30-40 ton sehingga  sangat bermanfaat bagi masyarakat,&amp;rdquo; tambah Syah Putra.</content:encoded></item></channel></rss>
