<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golden Energy (GEMS) Incar Pertumbuhan Produksi Batu Bara 5% Tahun Ini</title><description>PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengincar pertumbuhan produksi batu bara hingga 5% tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini"/><item><title>Golden Energy (GEMS) Incar Pertumbuhan Produksi Batu Bara 5% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 09 Januari 2023 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini-d0uSI7V4If.jpg" expression="full" type="image/jpeg">GEMS targetkan produksi batu bara naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/09/278/2742838/golden-energy-gems-incar-pertumbuhan-produksi-batu-bara-5-tahun-ini-d0uSI7V4If.jpg</image><title>GEMS targetkan produksi batu bara naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengincar pertumbuhan produksi batu bara hingga 5% tahun ini. Sejauh ini, data final produksi 2022 masih tahap konsolidasi.
Dikutip dalam IDX 1st Session Closing, Senin (9/1/2023), di tahun ini, Bonifasius melihat pertumbuhan batubara masih baik dengan pelonggaran monitoring Covid-19 di China.
BACA JUGA:Emiten Batu Bara Golden Energy Mines (GEMS) Raup Laba Rp6,64 Triliun

Direktur Utama GEMS Bonifasius melihat, hal tersebut dapat memacu pertumbuhan industri menjadi lebih baik dan memberikan dampak atas kebutuhan energi dari batubara.
&amp;ldquo;Pertumbuhan produksi di tahun ini diperkirakan di atas 5% dibandingkan 2022,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Golden Energy Mines (GEMS) Tebar Dividen Rp1,55 Triliun, Berikut Jadwalnya

Melansir hasil paparan publik November 2022, Manajemen GEMS menjelaskan, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sedang diajukan oleh PT Borneo Indobara (BIB), anak perusahaan GEMS sebagai penyumbang volume produksi terbesar dengan total produksi yang diajukan adalah 36 juta ton, dan BIB memiliki rencana untuk mengajukan revisi RKAB di tengah tahun 2023 untuk meningkatkan volume produksinya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun fokus agenda bisnis GEMS di sepanjang tahun ini adalah memacu  pertumbuhan bisnis secara organik dan menjaga pertumbuhan yang sesuai  dengan kaidah Environmental, Social and Governance (ESG).
Di sisi lain, Bonifasius optimistis bahwa permintaan batubara dari  pasar Asia masih akan positif meski ada bayang-bayang resesi ekonomi  global.
Guna mendukung rencana kenaikan produksi, GEMS menganggarkan belanja  modal alias capital expenditure (capex) sekitar USD25 juta untuk  keperluan infrastruktur dan sarana pendukung produksi. Menurut rencana,  anggaran tersebut bakal mengandalkan kas internal perusahaan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengincar pertumbuhan produksi batu bara hingga 5% tahun ini. Sejauh ini, data final produksi 2022 masih tahap konsolidasi.
Dikutip dalam IDX 1st Session Closing, Senin (9/1/2023), di tahun ini, Bonifasius melihat pertumbuhan batubara masih baik dengan pelonggaran monitoring Covid-19 di China.
BACA JUGA:Emiten Batu Bara Golden Energy Mines (GEMS) Raup Laba Rp6,64 Triliun

Direktur Utama GEMS Bonifasius melihat, hal tersebut dapat memacu pertumbuhan industri menjadi lebih baik dan memberikan dampak atas kebutuhan energi dari batubara.
&amp;ldquo;Pertumbuhan produksi di tahun ini diperkirakan di atas 5% dibandingkan 2022,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Golden Energy Mines (GEMS) Tebar Dividen Rp1,55 Triliun, Berikut Jadwalnya

Melansir hasil paparan publik November 2022, Manajemen GEMS menjelaskan, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sedang diajukan oleh PT Borneo Indobara (BIB), anak perusahaan GEMS sebagai penyumbang volume produksi terbesar dengan total produksi yang diajukan adalah 36 juta ton, dan BIB memiliki rencana untuk mengajukan revisi RKAB di tengah tahun 2023 untuk meningkatkan volume produksinya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun fokus agenda bisnis GEMS di sepanjang tahun ini adalah memacu  pertumbuhan bisnis secara organik dan menjaga pertumbuhan yang sesuai  dengan kaidah Environmental, Social and Governance (ESG).
Di sisi lain, Bonifasius optimistis bahwa permintaan batubara dari  pasar Asia masih akan positif meski ada bayang-bayang resesi ekonomi  global.
Guna mendukung rencana kenaikan produksi, GEMS menganggarkan belanja  modal alias capital expenditure (capex) sekitar USD25 juta untuk  keperluan infrastruktur dan sarana pendukung produksi. Menurut rencana,  anggaran tersebut bakal mengandalkan kas internal perusahaan.</content:encoded></item></channel></rss>
