<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatirkan Bankir Milenial, Sri Mulyani: Mereka Belum Pernah Hadapi Inflasi Terburuk</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa dirinya mengkhawatirkan para bankir milenial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk"/><item><title>Khawatirkan Bankir Milenial, Sri Mulyani: Mereka Belum Pernah Hadapi Inflasi Terburuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk</guid><pubDate>Senin 09 Januari 2023 10:17 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk-sD0wkC1lOq.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/09/320/2742607/khawatirkan-bankir-milenial-sri-mulyani-mereka-belum-pernah-hadapi-inflasi-terburuk-sD0wkC1lOq.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa dirinya mengkhawatirkan para bankir milenial yang baru kali ini menghadapi inflasi terburuk dalam 40 tahun terakhir.

&quot;Mungkin bagi para bankers, belum pernah dalam 40 tahun terakhir inflasi di negara-negara maju yang saya khawatir para banker milenial itu karirnya dibangun, karena milenial itu masih early 30s, dalam 30 tahun terakhir punya persepsi bahwa inflasi di negara maju itu tidak akan pernah terjadi,&quot; ujar Sri dalam CEO Banking Forum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Jakarta, Senin (9/1/2023).

Hal ini karena kebanyakan waktu karir mereka dibesarkan dalam situasi suku bunga rendah di negara maju, bahkan terkadang suku bunga negatif terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut 2023 Jadi Tahun yang Menarik, Ini Alasannya
Sehingga, fenomena yang terjadi pada tahun 2022 dimana inflasi tiba-tiba spiking up/melonjak secara terburuk dalam 40 tahun terakhir di Amerika Serikat (AS), bahkan sempat menyentuh hingga di atas 9%.

&quot;Sementara itu di Eropa dan di Inggris, yang tahun 2021-2022, mereka mengalami deflasi dan interest rate-nya bahkan sempat menyentuh minus 0,25%. Suddenly sekarang double digit inflation, di atas 10 dan 11%,&quot; ungkap Sri.
Bahkan, banyak yang menyaksikan bagaimana Inggris yang selama ini termasuk salah satu kiblat para bankir, mengalami pergolakan politik, berganti menteri keuangan karena salah merancang budget, dan ekonominya runtuh. Politik Inggris berganti sampai tiga kali berganti perdana menteri dari partai yang sama.

&quot;So 2022 was not an ordinary time. Itu adalah waktu di mana sesudah tahun ketiga dunia dihadapkan pada pandemi, which is not yet over, dunia tadinya berharap tahun ketiga menunjukkan smooth and strong recovery, mungkin tidak across the board tapi smooth and strong recovery, tapi ternyata gejolaknya bertambah dari sisi geopolitik,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa dirinya mengkhawatirkan para bankir milenial yang baru kali ini menghadapi inflasi terburuk dalam 40 tahun terakhir.

&quot;Mungkin bagi para bankers, belum pernah dalam 40 tahun terakhir inflasi di negara-negara maju yang saya khawatir para banker milenial itu karirnya dibangun, karena milenial itu masih early 30s, dalam 30 tahun terakhir punya persepsi bahwa inflasi di negara maju itu tidak akan pernah terjadi,&quot; ujar Sri dalam CEO Banking Forum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Jakarta, Senin (9/1/2023).

Hal ini karena kebanyakan waktu karir mereka dibesarkan dalam situasi suku bunga rendah di negara maju, bahkan terkadang suku bunga negatif terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut 2023 Jadi Tahun yang Menarik, Ini Alasannya
Sehingga, fenomena yang terjadi pada tahun 2022 dimana inflasi tiba-tiba spiking up/melonjak secara terburuk dalam 40 tahun terakhir di Amerika Serikat (AS), bahkan sempat menyentuh hingga di atas 9%.

&quot;Sementara itu di Eropa dan di Inggris, yang tahun 2021-2022, mereka mengalami deflasi dan interest rate-nya bahkan sempat menyentuh minus 0,25%. Suddenly sekarang double digit inflation, di atas 10 dan 11%,&quot; ungkap Sri.
Bahkan, banyak yang menyaksikan bagaimana Inggris yang selama ini termasuk salah satu kiblat para bankir, mengalami pergolakan politik, berganti menteri keuangan karena salah merancang budget, dan ekonominya runtuh. Politik Inggris berganti sampai tiga kali berganti perdana menteri dari partai yang sama.

&quot;So 2022 was not an ordinary time. Itu adalah waktu di mana sesudah tahun ketiga dunia dihadapkan pada pandemi, which is not yet over, dunia tadinya berharap tahun ketiga menunjukkan smooth and strong recovery, mungkin tidak across the board tapi smooth and strong recovery, tapi ternyata gejolaknya bertambah dari sisi geopolitik,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
