<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menguak Pemilik Koyo Cabe</title><description>Menguak pemilik koyo cabe yang sering kali dicari masyarakat sebagai solusi pereda rasa nyeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe"/><item><title>Menguak Pemilik Koyo Cabe</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe</guid><pubDate>Selasa 10 Januari 2023 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe-ZP9fOjgnKk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menguak pemilik koyo cabe (Foto: prosehat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/10/320/2743775/menguak-pemilik-koyo-cabe-ZP9fOjgnKk.jpg</image><title>Menguak pemilik koyo cabe (Foto: prosehat)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menguak pemilik koyo cabe yang sering kali dicari masyarakat sebagai solusi pereda rasa nyeri.
Tidak hanya rasa nyeri, koyo cabe juga dinilai ampuh meredakan rasa sakit akibat sakit gigi, menyembuhkan pegal-pegal, sakit kepala, terkilir, hingga memar.
BACA JUGA:Siapa Pemilik Evergreen yang Beri Bonus Akhir Tahun 52 Kali Gaji? Ini Dia Orangnya

Bentuknya yang kecil membuat koyo cabe mudah untuk dibawa kemana-mana. Keberadaannya pun mudah ditemukan. Mulai dari supermarket besar hingga toko kelontong.
Dengan begitu koyo cabe menjadi produk penghilang rasa sakit favorit masyarakat, karena dinilai dapat menyembuhkan secara instan.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Prayogo? Begini Sosoknya

Namun Koyo sebagai obat luar juga memiliki efek samping dalam penggunaannya, seperti iritasi pada kulit karena adanya reaksi alergi. Biasanya alergi penggunaan koyo menimbulkan rasa gatal, kemerahan, sensasi terbakar hingga melepuh di area kulit yang ditempelkan koyo.
Lantas siapa pemilik koyo cabe? Berikut penjelasannya, dilansir Okezone, Selasa (10/1/2023).
PT. Indo Abadi Sarimakmur (Indosar) didirikan di Surabaya pada tahun 1982. Dengan fokus utamanya adalah pembuatan plester obat, peralatan medis, dan produk perawatan kesehatan lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8zMC8xLzE0NzYyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Produk pertama Indosar adalah plester obat koyo cabe. Koyo cabe  menjadi simbol perusahaan dan produknya yang paling terkenal hingga saat  ini.
Pada tahun 1997, Indosar berhasil memperoleh Sertifikat GMP dari  Departemen Kesehatan Indonesia untuk plester obat dan produk medis  lainnya.
Seiring berjalannya waktu Indosar memutuskan untuk pindah ke pabrik  ke daerah Gresik, yang ditempatinya hingga saat ini. Pabrik dan  laboratorium Indosar berada di lokasi seluas 50.000 m2, dengan bangunan  seluas 5.000 m2.
Kini Indosar memiliki lebih dari 30 variasi produk seperti Takashi  dan Oke Plast yang kualitasnya setara dengan koyo cabe mereka yang  terkenal.
Indosar juga berhasil menembus pasar ekspor internasional. Mereka  memiliki 5 Kantor Wilayah yang masing-masing bertanggung jawab untuk  distribusi, berlokasi di Surabaya, Jakarta, Semarang, Bandung, dan  Palembang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menguak pemilik koyo cabe yang sering kali dicari masyarakat sebagai solusi pereda rasa nyeri.
Tidak hanya rasa nyeri, koyo cabe juga dinilai ampuh meredakan rasa sakit akibat sakit gigi, menyembuhkan pegal-pegal, sakit kepala, terkilir, hingga memar.
BACA JUGA:Siapa Pemilik Evergreen yang Beri Bonus Akhir Tahun 52 Kali Gaji? Ini Dia Orangnya

Bentuknya yang kecil membuat koyo cabe mudah untuk dibawa kemana-mana. Keberadaannya pun mudah ditemukan. Mulai dari supermarket besar hingga toko kelontong.
Dengan begitu koyo cabe menjadi produk penghilang rasa sakit favorit masyarakat, karena dinilai dapat menyembuhkan secara instan.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Prayogo? Begini Sosoknya

Namun Koyo sebagai obat luar juga memiliki efek samping dalam penggunaannya, seperti iritasi pada kulit karena adanya reaksi alergi. Biasanya alergi penggunaan koyo menimbulkan rasa gatal, kemerahan, sensasi terbakar hingga melepuh di area kulit yang ditempelkan koyo.
Lantas siapa pemilik koyo cabe? Berikut penjelasannya, dilansir Okezone, Selasa (10/1/2023).
PT. Indo Abadi Sarimakmur (Indosar) didirikan di Surabaya pada tahun 1982. Dengan fokus utamanya adalah pembuatan plester obat, peralatan medis, dan produk perawatan kesehatan lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8zMC8xLzE0NzYyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Produk pertama Indosar adalah plester obat koyo cabe. Koyo cabe  menjadi simbol perusahaan dan produknya yang paling terkenal hingga saat  ini.
Pada tahun 1997, Indosar berhasil memperoleh Sertifikat GMP dari  Departemen Kesehatan Indonesia untuk plester obat dan produk medis  lainnya.
Seiring berjalannya waktu Indosar memutuskan untuk pindah ke pabrik  ke daerah Gresik, yang ditempatinya hingga saat ini. Pabrik dan  laboratorium Indosar berada di lokasi seluas 50.000 m2, dengan bangunan  seluas 5.000 m2.
Kini Indosar memiliki lebih dari 30 variasi produk seperti Takashi  dan Oke Plast yang kualitasnya setara dengan koyo cabe mereka yang  terkenal.
Indosar juga berhasil menembus pasar ekspor internasional. Mereka  memiliki 5 Kantor Wilayah yang masing-masing bertanggung jawab untuk  distribusi, berlokasi di Surabaya, Jakarta, Semarang, Bandung, dan  Palembang.</content:encoded></item></channel></rss>
