<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setujui Pengunduran Diri Heru Budi Hartono, Ini Susunan Terbaru Komisaris dan Direksi BTN</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyetujui pengunduran diri Heru Budi Hartono sebagai Komisaris perseroan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn"/><item><title>Setujui Pengunduran Diri Heru Budi Hartono, Ini Susunan Terbaru Komisaris dan Direksi BTN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2023 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn-fj8KZa6pLM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RUPSLB BTN setujui pengunduran Heru Budi Hartono (Foto: BTN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/11/278/2744347/setujui-pengunduran-diri-heru-budi-hartono-ini-susunan-terbaru-komisaris-dan-direksi-btn-fj8KZa6pLM.jpg</image><title>RUPSLB BTN setujui pengunduran Heru Budi Hartono (Foto: BTN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyetujui pengunduran diri Heru Budi Hartono sebagai Komisaris perseroan. Pengunduran diri Heru dilakukan sehubungan yang bersangkutan telah diangkat menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta.
Pemegang saham menyetujui pengunduran Heru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
BACA JUGA:BTN Rights Issue Rp4,1 Triliun, Saham BBTN Langsung Tancap Gas

&amp;ldquo;Pemegang saham dalam RUPSLB telah menyetujui pengunduran diri Bapak Heru Budi Hartono sebagai Komisaris. Kami Dewan Direksi dan Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Bapak Heru Budi Hartono selama menjabat sebagai Komisaris Bank BTN,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konferensi pers usai RUPSLB Bank BTN di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Haru menjelaskan, dalam RUPSLB Bank BTN tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan M Yusuf Permana sebagai Komisaris Bank BTN menggantikan Heru Budi Hartono. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan kembali Andi Nirwoto sebagai Direktur IT &amp;amp; Digital Bank BTN.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta BTN Lipat Gandakan Pembiayaan Properti Usai Dapat Rp4,1 Triliun

Dengan adanya komposisi Komisaris yang baru ini, Bank BTN semakin optimistis dalam mencapai target menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025.
Seperti diketahui Heru Budi Hartono telah dilantik sebagai Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2022. Adapun Heru Budi Hartono telah mengirimkan surat permohonan pengunduran diri pada 12 Oktober 2022.
Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan, jabatan Heru Budi Hartono selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan berakhir dengan sendirinya sejak pelantikannya sebagai Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMS8xLzE1OTg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berikut adalah susunan komisaris baru hasil RUPSLB Bank BTN:
Komisaris Utama/Independen : Chandra M Hamzah
Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin
Komisaris Independen : Armand B Arief
Komisaris Independen : Sentot A Sentausa
Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
Komisaris : Andin Hadiyanto
Komisaris : Himawan Arief Sugoto
Komisaris : M Yusuf Permana
Adapun susunan Direksi Bank BTN tidak berubah sebagai berikut:
Direktur Utama : Haru Koesmahargyo
Wakil Direktur Utama : Nixon LP Napitupulu
Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
Direktur Asset Management : Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Human Capital, Compliance and Legal : Eko Waluyo
Direktur Distribution and Funding : Jasmin
Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
Direktur IT &amp;amp; Digital : Andi Nirwoto
Pada kesempatan yang sama, Haru menegaskan, di tengah dinamika makro  ekonomi nasional dan global, serta kondisi Indonesia yang masih dalam  tahap pemulihan Perekonomian Nasional pasca pandemi Covid-19 pada tahun  2022, perseroan optimistis menyambut tahun 2023.
Pada akhir tahun 2022 lalu, Bank BTN berhasil menyelesaikan target  bisnis dengan baik. BTN akan kembali pada masa kejayaannya di mana tahun  2022 akan ditutup dengan raihan kinerja terbaik dalam 10 tahun  terakhir.
&amp;ldquo;Pencapaian itu menunjukkan &amp;ldquo;that we are back on track&amp;rdquo;. Kami akan  menjaga pencapaian ini agar dapat sustain ke depan dengan terus  melakukan evaluasi, perbaikan serta peningkatan layanan sehingga tujuan  besar Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada  Tahun 2025 dapat terwujud,&amp;rdquo; tegas Haru.
Selain itu, rights issue yang merupakan salah satu strategi inisiatif  dari Bank BTN untuk meningkatkan kapasitas dalam menyalurkan kredit  perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, telah berjalan  lancar dengan tingginya jumlah permintaan yang masuk, sehingga rights  issue BTN ini mengalami oversubscribed sekitar 1,6 kali.
&amp;ldquo;Saya mewakili seluruh jajaran Manajemen Bank BTN ingin mengucapkan  terima kasih kepada Pemerintah RI, pemegang saham publik dan stakeholder  lainnya yang telah mendukung proses rights issue perseroan sehingga  berjalan lancar dan sukses. Kelebihan permintaan rights issue Bank BTN  merupakan kepercayaan yang besar dari para pemegang saham Bank BTN  terhadap kinerja perseroan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyetujui pengunduran diri Heru Budi Hartono sebagai Komisaris perseroan. Pengunduran diri Heru dilakukan sehubungan yang bersangkutan telah diangkat menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta.
Pemegang saham menyetujui pengunduran Heru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
BACA JUGA:BTN Rights Issue Rp4,1 Triliun, Saham BBTN Langsung Tancap Gas

&amp;ldquo;Pemegang saham dalam RUPSLB telah menyetujui pengunduran diri Bapak Heru Budi Hartono sebagai Komisaris. Kami Dewan Direksi dan Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Bapak Heru Budi Hartono selama menjabat sebagai Komisaris Bank BTN,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konferensi pers usai RUPSLB Bank BTN di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Haru menjelaskan, dalam RUPSLB Bank BTN tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan M Yusuf Permana sebagai Komisaris Bank BTN menggantikan Heru Budi Hartono. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan kembali Andi Nirwoto sebagai Direktur IT &amp;amp; Digital Bank BTN.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta BTN Lipat Gandakan Pembiayaan Properti Usai Dapat Rp4,1 Triliun

Dengan adanya komposisi Komisaris yang baru ini, Bank BTN semakin optimistis dalam mencapai target menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025.
Seperti diketahui Heru Budi Hartono telah dilantik sebagai Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2022. Adapun Heru Budi Hartono telah mengirimkan surat permohonan pengunduran diri pada 12 Oktober 2022.
Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan, jabatan Heru Budi Hartono selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan berakhir dengan sendirinya sejak pelantikannya sebagai Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMS8xLzE1OTg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berikut adalah susunan komisaris baru hasil RUPSLB Bank BTN:
Komisaris Utama/Independen : Chandra M Hamzah
Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin
Komisaris Independen : Armand B Arief
Komisaris Independen : Sentot A Sentausa
Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
Komisaris : Andin Hadiyanto
Komisaris : Himawan Arief Sugoto
Komisaris : M Yusuf Permana
Adapun susunan Direksi Bank BTN tidak berubah sebagai berikut:
Direktur Utama : Haru Koesmahargyo
Wakil Direktur Utama : Nixon LP Napitupulu
Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
Direktur Asset Management : Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Human Capital, Compliance and Legal : Eko Waluyo
Direktur Distribution and Funding : Jasmin
Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
Direktur IT &amp;amp; Digital : Andi Nirwoto
Pada kesempatan yang sama, Haru menegaskan, di tengah dinamika makro  ekonomi nasional dan global, serta kondisi Indonesia yang masih dalam  tahap pemulihan Perekonomian Nasional pasca pandemi Covid-19 pada tahun  2022, perseroan optimistis menyambut tahun 2023.
Pada akhir tahun 2022 lalu, Bank BTN berhasil menyelesaikan target  bisnis dengan baik. BTN akan kembali pada masa kejayaannya di mana tahun  2022 akan ditutup dengan raihan kinerja terbaik dalam 10 tahun  terakhir.
&amp;ldquo;Pencapaian itu menunjukkan &amp;ldquo;that we are back on track&amp;rdquo;. Kami akan  menjaga pencapaian ini agar dapat sustain ke depan dengan terus  melakukan evaluasi, perbaikan serta peningkatan layanan sehingga tujuan  besar Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada  Tahun 2025 dapat terwujud,&amp;rdquo; tegas Haru.
Selain itu, rights issue yang merupakan salah satu strategi inisiatif  dari Bank BTN untuk meningkatkan kapasitas dalam menyalurkan kredit  perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, telah berjalan  lancar dengan tingginya jumlah permintaan yang masuk, sehingga rights  issue BTN ini mengalami oversubscribed sekitar 1,6 kali.
&amp;ldquo;Saya mewakili seluruh jajaran Manajemen Bank BTN ingin mengucapkan  terima kasih kepada Pemerintah RI, pemegang saham publik dan stakeholder  lainnya yang telah mendukung proses rights issue perseroan sehingga  berjalan lancar dan sukses. Kelebihan permintaan rights issue Bank BTN  merupakan kepercayaan yang besar dari para pemegang saham Bank BTN  terhadap kinerja perseroan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
