<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Capai Level 6,5% di 2023</title><description>Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diprediksi menyentuh level 6,5%  pada tahun ini. BI diprediksi kembali menaikkan suku bunga BI7DRR.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023"/><item><title>Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Capai Level 6,5% di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2023 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023-pBbkc5dk50.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia diprediksi menaikkan suku bunga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/11/320/2744410/suku-bunga-acuan-bi-diprediksi-capai-level-6-5-di-2023-pBbkc5dk50.jpg</image><title>Bank Indonesia diprediksi menaikkan suku bunga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diprediksi menyentuh level 6,5% pada tahun ini. BI diprediksi kembali menaikkan suku bunga BI7DRR.
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Pasalnya, tren inflasi yang masih tinggi khususnya dari inflasi pangan, dibarengi dengan penyesuaian berbagai tarif layanan publik akan memicu BI lebih agresif dalam menaikkan suku bunganya.
BACA JUGA:Gubernur BI Lantik 26 Pejabat Bank Indonesia, Ini Nama-namanya

&quot;BI diperkirakan menaikkan suku bunga 3 sampai 4 kali sepanjang 2023. Angkanya di 2023 ini bisa mencapai 6,5%,&quot; ujar Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Tak hanya itu saja, tekanan terhadap kurs Rupiah juga menjadi salah satu indikasi tren suku bunga tinggi masih berlanjut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hanya saja, kenaikan suku bunga secara agresif yang berlangsung lama  ini tentunya akan membawa imbas. &quot;Imbas bunga yang naik agresif akan  memicu pelambatan konsumsi rumah tangga,&quot; ungkap Bhima.
Tak hanya itu saja, imbasnya pun juga akan terasa terhadap industri dan bisnis perusahaan.
&quot;Imbasnya terhadap industri hingga tekanan terhadap perusahaan  sehingga mereka melakukan efisiensi pekerja sebagai upaya bertahan di  tengah naiknya beban bunga,&quot; tandas Bhima.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diprediksi menyentuh level 6,5% pada tahun ini. BI diprediksi kembali menaikkan suku bunga BI7DRR.
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Pasalnya, tren inflasi yang masih tinggi khususnya dari inflasi pangan, dibarengi dengan penyesuaian berbagai tarif layanan publik akan memicu BI lebih agresif dalam menaikkan suku bunganya.
BACA JUGA:Gubernur BI Lantik 26 Pejabat Bank Indonesia, Ini Nama-namanya

&quot;BI diperkirakan menaikkan suku bunga 3 sampai 4 kali sepanjang 2023. Angkanya di 2023 ini bisa mencapai 6,5%,&quot; ujar Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Tak hanya itu saja, tekanan terhadap kurs Rupiah juga menjadi salah satu indikasi tren suku bunga tinggi masih berlanjut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hanya saja, kenaikan suku bunga secara agresif yang berlangsung lama  ini tentunya akan membawa imbas. &quot;Imbas bunga yang naik agresif akan  memicu pelambatan konsumsi rumah tangga,&quot; ungkap Bhima.
Tak hanya itu saja, imbasnya pun juga akan terasa terhadap industri dan bisnis perusahaan.
&quot;Imbasnya terhadap industri hingga tekanan terhadap perusahaan  sehingga mereka melakukan efisiensi pekerja sebagai upaya bertahan di  tengah naiknya beban bunga,&quot; tandas Bhima.</content:encoded></item></channel></rss>
