<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi E-Commerce Tembus Rp922 Triliun Sepanjang 2022</title><description>Sektor e-commerce di Indonesia kian bertumbuh signifikan dan meningkat setiap tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022"/><item><title>Transaksi E-Commerce Tembus Rp922 Triliun Sepanjang 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2023 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022-Jucttsvyk4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi E-Commerce (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/12/320/2744875/transaksi-e-commerce-tembus-rp922-triliun-sepanjang-2022-Jucttsvyk4.jpg</image><title>Transaksi E-Commerce (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sektor e-commerce di Indonesia kian bertumbuh  signifikan dan meningkat setiap tahunnya.
Data dari riset Google, Bain and Company dan Temasek menyebutkan bahwa nilai ekonomi sektor e-commerce di Indonesia sepanjang 2022 mencapai USD59 miliar atau sekitar Rp922 triliun
BACA JUGA:Peringatan IMF, Bank Dunia dan Kekuatan Ekonomi RI di 2023

Angka tersebut setara dengan 76,62% total nilai ekonomi digital Indonesia yang sebesar USD77 miliar atau sekitar Rp1.203 triliun.
Perkembangan teknologi tentu memberikan dampak besar terhadap sektor e-commerce karena membuat proses jual beli secara online dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini membuat para pengusaha dapat dengan mudah memperluas pasar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8yMC8xNjA1MTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Salah satu bisnis produk lokal yang mendominasi penjualan secara digital di e-commerce adalah parfum untuk pria maupun wanita dengan segmen pasar yang terus meluas.
BACA JUGA:Periskop 2023: Mengukur Laju Ekonomi RI di Tengah Ancaman Resesi

Pangsa pasar domestik sangat potensial dan menyediakan peluang yang besar bagi para pelaku UMKM untuk menjual produk parfum mereka, dimana pangsa pasar tersebut diperkirakan akan terus berkembang dan cukup besar.CEO Scentplus Indonesia Ardinsah Muhammad mengatakan, sepanjang 2022, salah satu situs jual beli e-commerce mencatatkan peningkatan transaksi penjualan parfum yang signifikan.
&quot;Peningkatan tersebut seiring dengan keunggulan produk parfum yang memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai aromaterapi, relaksasi diri, dan mengatasi insomnia,&quot; ujarnya.
Selain itu program yang diadakan pemerintah untuk mengajak masyarakat untuk berbelanja produk lokal juga mendorong penjualan parfum semakin meningkat.</description><content:encoded>JAKARTA - Sektor e-commerce di Indonesia kian bertumbuh  signifikan dan meningkat setiap tahunnya.
Data dari riset Google, Bain and Company dan Temasek menyebutkan bahwa nilai ekonomi sektor e-commerce di Indonesia sepanjang 2022 mencapai USD59 miliar atau sekitar Rp922 triliun
BACA JUGA:Peringatan IMF, Bank Dunia dan Kekuatan Ekonomi RI di 2023

Angka tersebut setara dengan 76,62% total nilai ekonomi digital Indonesia yang sebesar USD77 miliar atau sekitar Rp1.203 triliun.
Perkembangan teknologi tentu memberikan dampak besar terhadap sektor e-commerce karena membuat proses jual beli secara online dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini membuat para pengusaha dapat dengan mudah memperluas pasar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8yMC8xNjA1MTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Salah satu bisnis produk lokal yang mendominasi penjualan secara digital di e-commerce adalah parfum untuk pria maupun wanita dengan segmen pasar yang terus meluas.
BACA JUGA:Periskop 2023: Mengukur Laju Ekonomi RI di Tengah Ancaman Resesi

Pangsa pasar domestik sangat potensial dan menyediakan peluang yang besar bagi para pelaku UMKM untuk menjual produk parfum mereka, dimana pangsa pasar tersebut diperkirakan akan terus berkembang dan cukup besar.CEO Scentplus Indonesia Ardinsah Muhammad mengatakan, sepanjang 2022, salah satu situs jual beli e-commerce mencatatkan peningkatan transaksi penjualan parfum yang signifikan.
&quot;Peningkatan tersebut seiring dengan keunggulan produk parfum yang memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai aromaterapi, relaksasi diri, dan mengatasi insomnia,&quot; ujarnya.
Selain itu program yang diadakan pemerintah untuk mengajak masyarakat untuk berbelanja produk lokal juga mendorong penjualan parfum semakin meningkat.</content:encoded></item></channel></rss>
