<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Bendungan Jragung Senilai Rp2,29 Triliun Dikebut</title><description>Proyek Bendungan Jragung senilai Rp2,29 triliun dikebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut"/><item><title>Proyek Bendungan Jragung Senilai Rp2,29 Triliun Dikebut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2023 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut-YNCNWLyP8I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan bendungan (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/12/470/2744821/proyek-bendungan-jragung-senilai-rp2-29-triliun-dikebut-YNCNWLyP8I.jpg</image><title>Pembangunan bendungan (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Proyek Bendungan Jragung senilai Rp2,29 triliun dikebut. Kementerian PUPR pengerjaan konstruksi bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah rampung tahun depan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku dan pengendalian banjir.
BACA JUGA:Daftar Proyek Infrastruktur yang Rampung di 2022, dari Tol hingga Bendungan

&quot;Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,&quot; kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Kamis (12/1/2023).
Bendungan Jragung dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus dan Randugunting di Kabupaten Blora.
BACA JUGA:Ada 2 Bendungan Baru di NTB Tahun Depan, Ini Daftarnya

Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi mengatakan, Bendungan Jragung dengan kapasitas tampung 90 juta m3, utamanya akan bermanfaat sebagai sumber air baku bagi wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik, serta menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.528 hektare di Kabupaten Semarang.
&quot;Kontrak pembangunan Bendungan Jragung ditandatangani pada akhir 2020 dan mulai konstruksi pada pertengahan 2021 setelah proses penyiapan lahan. Saat ini progres konstruksi secara keseluruhan dari tiga paket pekerjaan sekitar 21,6% dan ditargetkan rampung pada tahun 2024,&quot; kata Adek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC80LzE1OTgxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pekerjaan Pembangunan Bendungan Jragung terdiri dari 3 paket  pekerjaan dengan lingkup pekerjaan Paket I dan II berupa pekerjaan  galian dan timbunan main dam, perlindungan tebing, drilling dan grouting  dan Paket III meliputi pekerjaan jalan akses, pengelak sungai, bangunan  pelimpah (spillway),dan pekerjaan lain-lain sepetlrti bangunan  Fasilitas Umum (fasum) dan relokasi SUTET 500kV.
Paket I dikerjakan oleh penyedia jasa PT Waskita Karya dengan nilai  kontrak Rp806,3 miliar dengan progres fisik hingga 11 Januari 2023  mencapai 14,14% Paket II dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO)  dengan nilai kontrak Rp758 miliar dengan progres 24,97% dan Paket III  dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO) senilai  Rp735,9 miliar dengan progres fisik 25,68%, totalnya RpRp2,29 triliun.
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan  Bendungan BBWS Pemali Juana I Gusti Ngurah Carya Andi Baskara  mengatakan, Bendungan Jragung mengurangi risiko banjir area hilir  sebesar 45%, potensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro  dengan kapasitas 1.400 KW dan pengembangan destinasi wisata air serta  argowisata.
&quot;Di dekat akses jalan masuk bendungan akan dibuat spot botanical  garden yang terbuka untuk warga sekitar dan akan melibatkan  komunitas/warga sekitar untuk penanaman pohon buah di area hijau  bendungan sehingga warga mendapatkan manfaat lain dari keberadaan  Bendungan Jragung,&quot; pungkas Andi.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek Bendungan Jragung senilai Rp2,29 triliun dikebut. Kementerian PUPR pengerjaan konstruksi bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah rampung tahun depan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku dan pengendalian banjir.
BACA JUGA:Daftar Proyek Infrastruktur yang Rampung di 2022, dari Tol hingga Bendungan

&quot;Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,&quot; kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Kamis (12/1/2023).
Bendungan Jragung dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus dan Randugunting di Kabupaten Blora.
BACA JUGA:Ada 2 Bendungan Baru di NTB Tahun Depan, Ini Daftarnya

Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi mengatakan, Bendungan Jragung dengan kapasitas tampung 90 juta m3, utamanya akan bermanfaat sebagai sumber air baku bagi wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik, serta menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.528 hektare di Kabupaten Semarang.
&quot;Kontrak pembangunan Bendungan Jragung ditandatangani pada akhir 2020 dan mulai konstruksi pada pertengahan 2021 setelah proses penyiapan lahan. Saat ini progres konstruksi secara keseluruhan dari tiga paket pekerjaan sekitar 21,6% dan ditargetkan rampung pada tahun 2024,&quot; kata Adek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC80LzE1OTgxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pekerjaan Pembangunan Bendungan Jragung terdiri dari 3 paket  pekerjaan dengan lingkup pekerjaan Paket I dan II berupa pekerjaan  galian dan timbunan main dam, perlindungan tebing, drilling dan grouting  dan Paket III meliputi pekerjaan jalan akses, pengelak sungai, bangunan  pelimpah (spillway),dan pekerjaan lain-lain sepetlrti bangunan  Fasilitas Umum (fasum) dan relokasi SUTET 500kV.
Paket I dikerjakan oleh penyedia jasa PT Waskita Karya dengan nilai  kontrak Rp806,3 miliar dengan progres fisik hingga 11 Januari 2023  mencapai 14,14% Paket II dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO)  dengan nilai kontrak Rp758 miliar dengan progres 24,97% dan Paket III  dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO) senilai  Rp735,9 miliar dengan progres fisik 25,68%, totalnya RpRp2,29 triliun.
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan  Bendungan BBWS Pemali Juana I Gusti Ngurah Carya Andi Baskara  mengatakan, Bendungan Jragung mengurangi risiko banjir area hilir  sebesar 45%, potensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro  dengan kapasitas 1.400 KW dan pengembangan destinasi wisata air serta  argowisata.
&quot;Di dekat akses jalan masuk bendungan akan dibuat spot botanical  garden yang terbuka untuk warga sekitar dan akan melibatkan  komunitas/warga sekitar untuk penanaman pohon buah di area hijau  bendungan sehingga warga mendapatkan manfaat lain dari keberadaan  Bendungan Jragung,&quot; pungkas Andi.</content:encoded></item></channel></rss>
