<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Hillcon Incar Dana Rp884,60 Miliar</title><description>PT Hillcon Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar"/><item><title>IPO, Hillcon Incar Dana Rp884,60 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar-WtWqGLgUuf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/278/2745464/ipo-hillcon-incar-dana-rp884-60-miliar-WtWqGLgUuf.jpg</image><title>IPO (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Hillcon Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelumnya, proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perseroan sempat tertunda pada Juli 2022 lalu.
Dalam prospektus yang dirilis, Hillcon akan menawarkan sebanyak 442,30 juta saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor. Adapun, harga penawaran awal yang ditetapkan perseroan sebesar Rp1.250 hingga Rp2.000 per saham.
BACA JUGA:Umumkan Rencana Stock Split dan Rights Issue, Saham MIDI Melejit 24%&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jumlah seluruh nilai penawaran saham perdana ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp884,60 miliar,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Jumat (13/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan anak perseroan, yaitu PT Hillconjaya Sakti (HS). Selanjutnya HS akan menggunakan 55% dari dana tersebut untuk modal kerja terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk di antaranya biaya terkait bahan bakar, biaya overhead, dan pemeliharaan seluruh alat-alat berat.
BACA JUGA:Putri Crazy Rich Surabaya Borong Saham AVIA Rp28 Miliar

Sisanya sekitar 45% akan digunakan untuk belanja modal, yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional HS di sektor nikel. Jenis alat yang akan dibeli yaitu berupa alat berat (main fleet dan supporting fleet) beserta sarana penunjang lainnya.Adapun, pembelian alat-alat berat tersebut akan dilakukan dengan pihak ketiga yang kredibel dan berpengalaman dalam menyediakan alat-alat berat tersebut, kandidat vendor antara lain dengan PT United Tractor, PT Pusaka Bumi Transportasi, PT Kobexindo Konstruksi, PT Sany Perkasa, PT Indotruck Utama atau PT Sany Perkasa.
&amp;ldquo;Saat ini perseroan sedang dalam proses menentukan vendor yang dapat menyediakan alat-alat berat sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan HS,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Hillcon dijadwalkan melantai di bursa pada 15 Februari 2023 dengan kode HILL. Sementara itu, perseroan telah memulai periode penawaran awalnya pada 12 Januari hingga 26 Januari 2023.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 7 Februari 2023. Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 9 hingga 13 Februari 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 13 dan 14 Februari 2023.
Dalam IPO ini, Hillcon menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek. Sementara, PT Macquarie Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Hillcon Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelumnya, proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perseroan sempat tertunda pada Juli 2022 lalu.
Dalam prospektus yang dirilis, Hillcon akan menawarkan sebanyak 442,30 juta saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor. Adapun, harga penawaran awal yang ditetapkan perseroan sebesar Rp1.250 hingga Rp2.000 per saham.
BACA JUGA:Umumkan Rencana Stock Split dan Rights Issue, Saham MIDI Melejit 24%&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jumlah seluruh nilai penawaran saham perdana ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp884,60 miliar,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Jumat (13/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan anak perseroan, yaitu PT Hillconjaya Sakti (HS). Selanjutnya HS akan menggunakan 55% dari dana tersebut untuk modal kerja terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk di antaranya biaya terkait bahan bakar, biaya overhead, dan pemeliharaan seluruh alat-alat berat.
BACA JUGA:Putri Crazy Rich Surabaya Borong Saham AVIA Rp28 Miliar

Sisanya sekitar 45% akan digunakan untuk belanja modal, yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional HS di sektor nikel. Jenis alat yang akan dibeli yaitu berupa alat berat (main fleet dan supporting fleet) beserta sarana penunjang lainnya.Adapun, pembelian alat-alat berat tersebut akan dilakukan dengan pihak ketiga yang kredibel dan berpengalaman dalam menyediakan alat-alat berat tersebut, kandidat vendor antara lain dengan PT United Tractor, PT Pusaka Bumi Transportasi, PT Kobexindo Konstruksi, PT Sany Perkasa, PT Indotruck Utama atau PT Sany Perkasa.
&amp;ldquo;Saat ini perseroan sedang dalam proses menentukan vendor yang dapat menyediakan alat-alat berat sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan HS,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Hillcon dijadwalkan melantai di bursa pada 15 Februari 2023 dengan kode HILL. Sementara itu, perseroan telah memulai periode penawaran awalnya pada 12 Januari hingga 26 Januari 2023.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 7 Februari 2023. Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 9 hingga 13 Februari 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 13 dan 14 Februari 2023.
Dalam IPO ini, Hillcon menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek. Sementara, PT Macquarie Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
