<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai IPO, Black Diamond (COAL) Kantongi Sisa Dana Rp64,57 Miliar di Akhir 2022</title><description>PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menggenggam sisa dana IPO sebesar Rp64,57 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022"/><item><title>Usai IPO, Black Diamond (COAL) Kantongi Sisa Dana Rp64,57 Miliar di Akhir 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022-jpR5UWxkOt.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/278/2745750/usai-ipo-black-diamond-coal-kantongi-sisa-dana-rp64-57-miliar-di-akhir-2022-jpR5UWxkOt.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menggenggam sisa dana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp64,57 miliar.

Presiden Direktur COAL Donny Janson Manua melaporkan realisasi penggunaan dana IPO sejak resmi melantai pada 7 September 2022.

Diketahui, COAL berhasil mendapatkan dana IPO bersih sebesar Rp120 miliar.

&quot;Sisa dana hasil penawaran umum mencapai Rp64.578.327.878,- per 31 Desember 2022,&quot; tulis Donny dalam keterangannya, Jumat (13/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Transcoal Pacific (TCPI) Gelar Private Placement
Sebagian besar dana IPO perseroan mengalir untuk kebutuhan belanja modal sebesar Rp30,88 miliar.

Capaian ini sesuai dengan rencana awal penggunaan dana, dan tersisa anggaran sebesar Rp9,11 miliar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Emiten komoditas batu bara itu juga telah memakai Rp24,53 miliar untuk keperluan modal kerja. Namun, pemakaian modal tampak lebih sedikit dari rencana awal senilai Rp80 miliar. Alhasil, masih tersisa modal kerja dari dana IPO yang belum terpakai sebesar Rp55,46 miliar.

Dari sisi pendanaan hingga akhir September 2022, COAL juga memperoleh utang bank jangka pendek sebesar Rp119,50 miliar, sebagaimana tersaji dalam laporan keuangan triwulan III/2022.

Perseroan juga melakukan pembayaran utang bank jangka panjang sebesar Rp5,71 miliar, dan membeli saham entitas anak senilai Rp2 miliar.

Di akhir periode September 2022, nilai kas dan simpanan bank neto perseroan mencapai Rp95,18 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menggenggam sisa dana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp64,57 miliar.

Presiden Direktur COAL Donny Janson Manua melaporkan realisasi penggunaan dana IPO sejak resmi melantai pada 7 September 2022.

Diketahui, COAL berhasil mendapatkan dana IPO bersih sebesar Rp120 miliar.

&quot;Sisa dana hasil penawaran umum mencapai Rp64.578.327.878,- per 31 Desember 2022,&quot; tulis Donny dalam keterangannya, Jumat (13/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Transcoal Pacific (TCPI) Gelar Private Placement
Sebagian besar dana IPO perseroan mengalir untuk kebutuhan belanja modal sebesar Rp30,88 miliar.

Capaian ini sesuai dengan rencana awal penggunaan dana, dan tersisa anggaran sebesar Rp9,11 miliar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Emiten komoditas batu bara itu juga telah memakai Rp24,53 miliar untuk keperluan modal kerja. Namun, pemakaian modal tampak lebih sedikit dari rencana awal senilai Rp80 miliar. Alhasil, masih tersisa modal kerja dari dana IPO yang belum terpakai sebesar Rp55,46 miliar.

Dari sisi pendanaan hingga akhir September 2022, COAL juga memperoleh utang bank jangka pendek sebesar Rp119,50 miliar, sebagaimana tersaji dalam laporan keuangan triwulan III/2022.

Perseroan juga melakukan pembayaran utang bank jangka panjang sebesar Rp5,71 miliar, dan membeli saham entitas anak senilai Rp2 miliar.

Di akhir periode September 2022, nilai kas dan simpanan bank neto perseroan mencapai Rp95,18 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
