<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Pabrik Tesla di Indonesia Segera Direalisasikan</title><description>Rencana pembangunan fasilitas produksi Tesla berkapasitas 1 juta unit kendaraan di Indonesia semakin dekat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan"/><item><title>Pembangunan Pabrik Tesla di Indonesia Segera Direalisasikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan-Rly3KAndaw.png" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745434/pembangunan-pabrik-tesla-di-indonesia-segera-direalisasikan-Rly3KAndaw.png</image><title>Elon Musk (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Rencana pembangunan fasilitas produksi Tesla berkapasitas 1 juta unit kendaraan di Indonesia semakin dekat.
Bloomberg News melaporkan berita tersebut pertama kali pada Rabu (11/1), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
BACA JUGA:Tesla Mau Bangun Pabrik di Indonesia? Ini Jawaban Elon Musk

Kepala Eksekutif Elon Musk mencuit harap berhati-hati dalam menulis artikel yang mengutip 'sumber tanpa nama', karena sering salah, dalam komentar di tweet yang merujuk pada laporan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, yang memimpin pembicaraan dengan Tesla, mengatakan negosiasi masih berlangsung. Namun, ia enggan menjelaskan secara detil karena terikat dengan perjanjian non-disclosure.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Produsen kendaraan listrik itu tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.
BACA JUGA:Karyawan Twitter Dapat Pesangon tapi Dipangkas, Kenapa Elon Musk?

Musk bulan lalu mengatakan Tesla hampir memilih lokasi &quot;Gigafactory&quot; barunya menyusul laporan media bahwa produsen mobil tersebut dapat mengumumkan lokasi pabrik terbaru mereka di negara bagian Nuevo Leon, Meksiko utara, paling cepat Desember.Pada bulan November, Musk mengatakan Korea Selatan adalah salah satu kandidat lokasi teratas untuk pabrik yang rencananya akan dibangun di Asia untuk membuat mobil listrik, menurut kantor Kepresidenan Korea Selatan.
Saat ini Tesla membuat mobil listriknya di Shanghai China, Berlin Jerman, dan Austin dan Fremont di Amerika Serikat.
Laporan terbaru mengatakan pembicaraan dengan pihak Indonesia mencakup rencana fasilitas produksi dan untuk memfasilitasi rantai pasokan perusahaan.
Tesla telah menandatangani kontrak senilai sekitar $5 miliar untuk membeli bahan baterai dari perusahaan pengolahan nikel di Indonesia, kata Luhut pada tahun lalu.
Presiden Joko Widodo kepada Bloomberg News pada Agustus 2022 mengatakan ia mendesak pembuat kendaraan listrik tersebut untuk memproduksi mobil, serta baterainya, di dalam negeri.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana pembangunan fasilitas produksi Tesla berkapasitas 1 juta unit kendaraan di Indonesia semakin dekat.
Bloomberg News melaporkan berita tersebut pertama kali pada Rabu (11/1), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
BACA JUGA:Tesla Mau Bangun Pabrik di Indonesia? Ini Jawaban Elon Musk

Kepala Eksekutif Elon Musk mencuit harap berhati-hati dalam menulis artikel yang mengutip 'sumber tanpa nama', karena sering salah, dalam komentar di tweet yang merujuk pada laporan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, yang memimpin pembicaraan dengan Tesla, mengatakan negosiasi masih berlangsung. Namun, ia enggan menjelaskan secara detil karena terikat dengan perjanjian non-disclosure.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS80LzE2MDUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Produsen kendaraan listrik itu tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.
BACA JUGA:Karyawan Twitter Dapat Pesangon tapi Dipangkas, Kenapa Elon Musk?

Musk bulan lalu mengatakan Tesla hampir memilih lokasi &quot;Gigafactory&quot; barunya menyusul laporan media bahwa produsen mobil tersebut dapat mengumumkan lokasi pabrik terbaru mereka di negara bagian Nuevo Leon, Meksiko utara, paling cepat Desember.Pada bulan November, Musk mengatakan Korea Selatan adalah salah satu kandidat lokasi teratas untuk pabrik yang rencananya akan dibangun di Asia untuk membuat mobil listrik, menurut kantor Kepresidenan Korea Selatan.
Saat ini Tesla membuat mobil listriknya di Shanghai China, Berlin Jerman, dan Austin dan Fremont di Amerika Serikat.
Laporan terbaru mengatakan pembicaraan dengan pihak Indonesia mencakup rencana fasilitas produksi dan untuk memfasilitasi rantai pasokan perusahaan.
Tesla telah menandatangani kontrak senilai sekitar $5 miliar untuk membeli bahan baterai dari perusahaan pengolahan nikel di Indonesia, kata Luhut pada tahun lalu.
Presiden Joko Widodo kepada Bloomberg News pada Agustus 2022 mengatakan ia mendesak pembuat kendaraan listrik tersebut untuk memproduksi mobil, serta baterainya, di dalam negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
