<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>24 Ribu Beras Impor Masuk Pasar Induk Cipinang, Harga Berapa?</title><description>24 ribu ton beras impor hari ini sudah masuk ke Pasar Induk Cipinang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa"/><item><title>24 Ribu Beras Impor Masuk Pasar Induk Cipinang, Harga Berapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa-N2lJbKEEuc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">beras impor banjiri RI (Foto: Advenia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745903/24-ribu-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-harga-berapa-N2lJbKEEuc.jpg</image><title>beras impor banjiri RI (Foto: Advenia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 24 ribu ton beras impor hari ini sudah masuk ke Pasar Induk Cipinang. Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi mengatakan, jumlah tersebut akan ditambah menjadi 30 ribu ton ke atas.
&quot;Di pasar induk Cipinang stoknya 24 ribu, akan kita guyur terus dan saya lapor ke Pak Presiden angkanya akan kita jadikan 30 ribu ke atas,&quot; ujar Arief saat ditemui wartawan di Pergudagangan Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (13/1/2023).
BACA JUGA:Stok Beras Bulog Tersisa 341 Ribu Ton di Januari

Dengan masuknya beras impor ini, maka dihimbau para pedagang beras induk Cipinang segera melakukan pembayaran ke Bulog agar beras pesanan para pedagang bisa cepat tersalurkan.
Sebab, kata Arief, beras ini sudah tercatat by name by address. Sehingga beras yang sudah datang tidak bisa disalurkan sembarangan. Hal itu guna menghindari adanya penyelewengan.
BACA JUGA:Panen Raya 2023 Dimulai, Stok Beras RI Bakal Bertambah 4,3 Juta Ton

&quot;Jadi Cipinang siap-siap di isi, dan jangan lupa di tebus karena Bulog tidak akan keluarkan barang kalau belum di tebus. Supaya tidak ada penyalahgunaan, karena ini duit negara itu by name by address ada semua,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wOS80LzE2MDM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang  Jaya Pamrihadi Wiraryo menjelaskan, dalam penyalurannya akan dipastikan  sampai ke tangan yang pedagang. Nantinya, akan ada dua institusi yang  membantu yakni Koperasi Pedagang Pasar Induk beras (KOPPIC) Cipinang,  dan Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI).
&quot;Misalnya KOPPIC bagiin berasnya ke lapak kecil-kecil. Nah kalau  PERPADI bagian yang besar-besar. Koperasi ini memastikan distribusinya  ke pedagang-pedagang binaannya. Di mana pedagang binaannya harus menjual  maksimal Rp8.900 per kg,&quot; terang Pamrihadi.
Lanjut ia menyampaikan, beras yang sudah sampai ke tangan pedagang  seharga Rp8.900 per kg itu akan di terima ke konsumen akhir seharga  Rp9.300 per kg. Di mana harga ini di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),  Rp9.450 per kg.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 24 ribu ton beras impor hari ini sudah masuk ke Pasar Induk Cipinang. Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi mengatakan, jumlah tersebut akan ditambah menjadi 30 ribu ton ke atas.
&quot;Di pasar induk Cipinang stoknya 24 ribu, akan kita guyur terus dan saya lapor ke Pak Presiden angkanya akan kita jadikan 30 ribu ke atas,&quot; ujar Arief saat ditemui wartawan di Pergudagangan Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (13/1/2023).
BACA JUGA:Stok Beras Bulog Tersisa 341 Ribu Ton di Januari

Dengan masuknya beras impor ini, maka dihimbau para pedagang beras induk Cipinang segera melakukan pembayaran ke Bulog agar beras pesanan para pedagang bisa cepat tersalurkan.
Sebab, kata Arief, beras ini sudah tercatat by name by address. Sehingga beras yang sudah datang tidak bisa disalurkan sembarangan. Hal itu guna menghindari adanya penyelewengan.
BACA JUGA:Panen Raya 2023 Dimulai, Stok Beras RI Bakal Bertambah 4,3 Juta Ton

&quot;Jadi Cipinang siap-siap di isi, dan jangan lupa di tebus karena Bulog tidak akan keluarkan barang kalau belum di tebus. Supaya tidak ada penyalahgunaan, karena ini duit negara itu by name by address ada semua,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wOS80LzE2MDM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang  Jaya Pamrihadi Wiraryo menjelaskan, dalam penyalurannya akan dipastikan  sampai ke tangan yang pedagang. Nantinya, akan ada dua institusi yang  membantu yakni Koperasi Pedagang Pasar Induk beras (KOPPIC) Cipinang,  dan Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI).
&quot;Misalnya KOPPIC bagiin berasnya ke lapak kecil-kecil. Nah kalau  PERPADI bagian yang besar-besar. Koperasi ini memastikan distribusinya  ke pedagang-pedagang binaannya. Di mana pedagang binaannya harus menjual  maksimal Rp8.900 per kg,&quot; terang Pamrihadi.
Lanjut ia menyampaikan, beras yang sudah sampai ke tangan pedagang  seharga Rp8.900 per kg itu akan di terima ke konsumen akhir seharga  Rp9.300 per kg. Di mana harga ini di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),  Rp9.450 per kg.</content:encoded></item></channel></rss>
