<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Penerima Pilih Tak Cairkan Bansos 2022, Mengapa?</title><description>Ribuan penerima memilih untuk tidak mencairkan bantuan sosial (bansos) hingga akhir 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/14/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/14/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa"/><item><title>Ribuan Penerima Pilih Tak Cairkan Bansos 2022, Mengapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/14/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/14/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa</guid><pubDate>Sabtu 14 Januari 2023 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa-nWQ7mJ5rWf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan masyarakat tidak ambil bansos (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/320/2745866/ribuan-penerima-pilih-tak-cairkan-bansos-2022-mengapa-nWQ7mJ5rWf.jpg</image><title>Ribuan masyarakat tidak ambil bansos (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan penerima memilih untuk tidak mencairkan bantuan sosial (bansos) hingga akhir 2022. Padahal BLT BBM, BSU hingga PKH yang merupakan bansos dari pemerintah.
BACA JUGA:Risma Buka Suara soal Dugaan Korupsi Bansos DKI Senilai Rp2,85 Triliun

Eksekutif General Manajer PT Pos Indonesia KCU Provinsi Bengkulu, Rodi Herawan mengatakan bahwa ada beberapa penyebab sehingga bansos tersebut tidak diambil oleh penerima, diantaranya yaitu KPM yang pindah tempat tinggal atau domisili ke provinsi lain, kesalahan data bahkan KPM yang sudah meninggal dunia.
BACA JUGA:Tepis Isu Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Jakarta, Dinsos: Kontrak dengan Pasar Jaya Berakhir 31 Desember 2020 

&quot;Beberapa kategori yang tidak mengambil seperti meninggal dunia, pindah, dan juga ada yang masih di luar kota,&quot; kata Rodi Herawan, dikutip Okezone, Sabtu (14/1/2023).
Sebagai informasi, sebanyak 2.154 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Bengkulu tidak mengambil bantuan sosial (bansos) di 2022. Bantuan tersebut disalurkan pemerintah melalui kantor pos.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDExNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Program bansos yang tidak diambil oleh KPM seperti Program Keluarga  Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BLT Bahan Bakar Minyak  (BBM).
&quot;Dari alokasi awal untuk bantuan BLT sembako, PKH maupun BBM ada  167.915 KPM dan telah terealisasi 165.761 KPM atau jika dipersentasekan  sebesar 99% dan sisa yang belum sekitar 2.154 se-Provinsi Bengkulu yang  tidak mengambil hingga waktu penyaluran berakhir,&quot; katanya.
Baca selengkapnya: Ternyata Ini Alasan Ribuan Penerima Tak Cairkan BLT BBM hingga BSU</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan penerima memilih untuk tidak mencairkan bantuan sosial (bansos) hingga akhir 2022. Padahal BLT BBM, BSU hingga PKH yang merupakan bansos dari pemerintah.
BACA JUGA:Risma Buka Suara soal Dugaan Korupsi Bansos DKI Senilai Rp2,85 Triliun

Eksekutif General Manajer PT Pos Indonesia KCU Provinsi Bengkulu, Rodi Herawan mengatakan bahwa ada beberapa penyebab sehingga bansos tersebut tidak diambil oleh penerima, diantaranya yaitu KPM yang pindah tempat tinggal atau domisili ke provinsi lain, kesalahan data bahkan KPM yang sudah meninggal dunia.
BACA JUGA:Tepis Isu Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Jakarta, Dinsos: Kontrak dengan Pasar Jaya Berakhir 31 Desember 2020 

&quot;Beberapa kategori yang tidak mengambil seperti meninggal dunia, pindah, dan juga ada yang masih di luar kota,&quot; kata Rodi Herawan, dikutip Okezone, Sabtu (14/1/2023).
Sebagai informasi, sebanyak 2.154 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Bengkulu tidak mengambil bantuan sosial (bansos) di 2022. Bantuan tersebut disalurkan pemerintah melalui kantor pos.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDExNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Program bansos yang tidak diambil oleh KPM seperti Program Keluarga  Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BLT Bahan Bakar Minyak  (BBM).
&quot;Dari alokasi awal untuk bantuan BLT sembako, PKH maupun BBM ada  167.915 KPM dan telah terealisasi 165.761 KPM atau jika dipersentasekan  sebesar 99% dan sisa yang belum sekitar 2.154 se-Provinsi Bengkulu yang  tidak mengambil hingga waktu penyaluran berakhir,&quot; katanya.
Baca selengkapnya: Ternyata Ini Alasan Ribuan Penerima Tak Cairkan BLT BBM hingga BSU</content:encoded></item></channel></rss>
