<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sebut Isu Penanganan Ekonomi Masih Jadi Tekanan</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir mengakui isu penanganan ekonomi masih menjadi tekanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan"/><item><title>Erick Thohir Sebut Isu Penanganan Ekonomi Masih Jadi Tekanan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2023 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan-L2XKtqXD1O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir sebut penanganan ekonomi masih jadi tekanan (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746516/erick-thohir-sebut-isu-penanganan-ekonomi-masih-jadi-tekanan-L2XKtqXD1O.jpg</image><title>Erick Thohir sebut penanganan ekonomi masih jadi tekanan (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengakui isu penanganan ekonomi masih menjadi tekanan. Meskipun saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang baik.
Isu yang dimaksud yakni lapangan pekerjaan yang terbatas, hingga harga bahan pokok yang meningkat, terutama harga bahan pokok di dunia, yang naik mencapai 14% .
BACA JUGA:Erick Thohir Minta BUMN Bersiap Hadapi Resesi Ekonomi

&quot;Artinya COVID-19 sudah lewat, tetapi yang namanya ketahanan ekonomi belum selesai,&quot; kata Erick Thohir dilansir dari Antara, Minggu (15/1/2023).
Maka dari itu, dia mengungkapkan tugas BUMN mengintervensi keadaan seperti saat COVID-19 menekan perekonomian Indonesia belum selesai, apalagi dunia kini sedang menghadapi resesi.
BACA JUGA:Erick Thohir: Qatar Mau Bangun Hotel Senilai Rp1,2 Miliar di Labuan Bajo

Saat pandemi COVID-19 melanda dan ekonomi tertekan, BUMN hadir melakukan intervensi untuk perbaikan melawan virus mematikan tersebut, salah satunya melalui operasi pasar guna menekan harga masker dari yang sempat mencapai Rp100 ribu menjadi Rp5 ribu.
Selain itu, BUMN membuka Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Kemayoran, Jakarta pada saat awal pandemi, yang menyelamatkan puluhan ribu masyarakat Indonesia di saat tidak banyak negara-negara lain yang siap dalam penanganan COVID-19 dan memiliki rumah sakit yang ada di Kemayoran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDczNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick melanjutkan pemerintah bersama BUMN turut bergerak cepat  menyuntikkan vaksin COVID-19 pada awal Januari 2021 di saat  negara-negara lain belum mendapatkan vaksin.
&quot;Inilah kerja bersama-sama dan tentu berkat dorongan dari rekan-rekan  di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kementerian lain. Alhamdulillah,  Indonesia pun menjadi salah satu negara yang terbaik dalam penanganan  COVID-19,&quot; tuturnya.
Dirinya berharap seluruh pihak di BUMN kembali bersatu lagi dalam  penanganan ekonomi saat ini, terutama melalui isu pangan, isu energi,  serta isu pembukaan lapangan pekerjaan, untuk membuktikan BUMN hadir.
&quot;Ayo kita solid, ayo kita bersatu untuk Indonesia yang kita cintai,&quot; tegas Erick.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengakui isu penanganan ekonomi masih menjadi tekanan. Meskipun saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang baik.
Isu yang dimaksud yakni lapangan pekerjaan yang terbatas, hingga harga bahan pokok yang meningkat, terutama harga bahan pokok di dunia, yang naik mencapai 14% .
BACA JUGA:Erick Thohir Minta BUMN Bersiap Hadapi Resesi Ekonomi

&quot;Artinya COVID-19 sudah lewat, tetapi yang namanya ketahanan ekonomi belum selesai,&quot; kata Erick Thohir dilansir dari Antara, Minggu (15/1/2023).
Maka dari itu, dia mengungkapkan tugas BUMN mengintervensi keadaan seperti saat COVID-19 menekan perekonomian Indonesia belum selesai, apalagi dunia kini sedang menghadapi resesi.
BACA JUGA:Erick Thohir: Qatar Mau Bangun Hotel Senilai Rp1,2 Miliar di Labuan Bajo

Saat pandemi COVID-19 melanda dan ekonomi tertekan, BUMN hadir melakukan intervensi untuk perbaikan melawan virus mematikan tersebut, salah satunya melalui operasi pasar guna menekan harga masker dari yang sempat mencapai Rp100 ribu menjadi Rp5 ribu.
Selain itu, BUMN membuka Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Kemayoran, Jakarta pada saat awal pandemi, yang menyelamatkan puluhan ribu masyarakat Indonesia di saat tidak banyak negara-negara lain yang siap dalam penanganan COVID-19 dan memiliki rumah sakit yang ada di Kemayoran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDczNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick melanjutkan pemerintah bersama BUMN turut bergerak cepat  menyuntikkan vaksin COVID-19 pada awal Januari 2021 di saat  negara-negara lain belum mendapatkan vaksin.
&quot;Inilah kerja bersama-sama dan tentu berkat dorongan dari rekan-rekan  di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kementerian lain. Alhamdulillah,  Indonesia pun menjadi salah satu negara yang terbaik dalam penanganan  COVID-19,&quot; tuturnya.
Dirinya berharap seluruh pihak di BUMN kembali bersatu lagi dalam  penanganan ekonomi saat ini, terutama melalui isu pangan, isu energi,  serta isu pembukaan lapangan pekerjaan, untuk membuktikan BUMN hadir.
&quot;Ayo kita solid, ayo kita bersatu untuk Indonesia yang kita cintai,&quot; tegas Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
