<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Kecewa Ada Joki di Rekrutmen Bersama BUMN</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir geram dan kecewa karena proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn"/><item><title>Erick Thohir Kecewa Ada Joki di Rekrutmen Bersama BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2023 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn-jCsprWLoeM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir kecewa ada joki di rekrutmen bersama BUMN (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746627/erick-thohir-kecewa-ada-joki-di-rekrutmen-bersama-bumn-jCsprWLoeM.jpg</image><title>Erick Thohir kecewa ada joki di rekrutmen bersama BUMN (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir geram dan kecewa karena proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan. Pasalnya, sejumlah peserta Rekrutmen Bersama BUMN menggunakan jasa Joki.
Kabar ini disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Menurutnya, Kekecewaan Erick lantaran peserta menggunakan jalan pintas untuk bisa menjadi karyawan BUMN. Padahal, Kementerian BUMN sendiri menekan Akhlak sebagai core values perusahaan pelat merah.
BACA JUGA:Waduh! Ada Joki di Rekrutmen Bersama BUMN

Erick pun meminta Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata hingga Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk menyelesaikan masalah tersebut.
&quot;Jadi Pak Erick itu kecewa, kok bisa, apalagi beliau melihat bahwa masuk jadi karyawan sudah pake joki atau langkah-langkah nggak benar. Nanti gimana di BUMN-nya ketika bekerja. Jadi pak Erick minta dituntaskan semua itu persoalan persoalan ini,&quot; ungkap Arya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Rekrutmen Bersama BUMN Diwarnai Kecurangan, Pakai Joki hingga Alat Bantu Hitung

Meski kecurangan sudah terjadi, Arya mencatat FHCI memiliki metode yang bisa mengidentifikasi proses kecurangan dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Termasuk menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi ini juga langkah-langkah yang kita lakukan, antisipasi. FHCi itu punya metode yang membuat rekrutmen BUMN kalau pake joki itu ketahuan kok,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arya juga memastikan Kementerian BUMN akan menindaklanjuti kecurangan  saat proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 lebih jauh lagi.
&quot;Kami langsung menindaklanjuti yang ramai ini, dan Pak Erick langsung  memerintahkan jajaran Deputi SDM dan FHCI untuk secepatnya menuntaskan  hal ini, kalau memang perlu ditindak ya ditindak,&quot; ucapnya.
Adapun kecurangan sejumlah peserta dalam proses Rekrutmen Bersama  BUMN batch 2 ramai dibahas netizen di media sosial (Twitter). Menanggapi  hal tersebut, Arya memandang sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap  program tersebut.
&quot;BUMN itu makin lama, makin menarik, dan masyarakat melihat masuk  BUMN itu harus orang-orang punya Akhlak dan juga tidak melakukan  tindakan-tindakan yang tidak benar untuk masuk menjadi karyawan BUMN,&quot;  tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir geram dan kecewa karena proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan. Pasalnya, sejumlah peserta Rekrutmen Bersama BUMN menggunakan jasa Joki.
Kabar ini disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Menurutnya, Kekecewaan Erick lantaran peserta menggunakan jalan pintas untuk bisa menjadi karyawan BUMN. Padahal, Kementerian BUMN sendiri menekan Akhlak sebagai core values perusahaan pelat merah.
BACA JUGA:Waduh! Ada Joki di Rekrutmen Bersama BUMN

Erick pun meminta Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata hingga Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk menyelesaikan masalah tersebut.
&quot;Jadi Pak Erick itu kecewa, kok bisa, apalagi beliau melihat bahwa masuk jadi karyawan sudah pake joki atau langkah-langkah nggak benar. Nanti gimana di BUMN-nya ketika bekerja. Jadi pak Erick minta dituntaskan semua itu persoalan persoalan ini,&quot; ungkap Arya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Rekrutmen Bersama BUMN Diwarnai Kecurangan, Pakai Joki hingga Alat Bantu Hitung

Meski kecurangan sudah terjadi, Arya mencatat FHCI memiliki metode yang bisa mengidentifikasi proses kecurangan dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Termasuk menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi ini juga langkah-langkah yang kita lakukan, antisipasi. FHCi itu punya metode yang membuat rekrutmen BUMN kalau pake joki itu ketahuan kok,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arya juga memastikan Kementerian BUMN akan menindaklanjuti kecurangan  saat proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 lebih jauh lagi.
&quot;Kami langsung menindaklanjuti yang ramai ini, dan Pak Erick langsung  memerintahkan jajaran Deputi SDM dan FHCI untuk secepatnya menuntaskan  hal ini, kalau memang perlu ditindak ya ditindak,&quot; ucapnya.
Adapun kecurangan sejumlah peserta dalam proses Rekrutmen Bersama  BUMN batch 2 ramai dibahas netizen di media sosial (Twitter). Menanggapi  hal tersebut, Arya memandang sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap  program tersebut.
&quot;BUMN itu makin lama, makin menarik, dan masyarakat melihat masuk  BUMN itu harus orang-orang punya Akhlak dan juga tidak melakukan  tindakan-tindakan yang tidak benar untuk masuk menjadi karyawan BUMN,&quot;  tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
