<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Sentil Bulog Soal Impor Kedelai: Cuma Janji tapi Barang Enggak Datang</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyentil Bulog lantaran impor kedelainya tidak terealisasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang"/><item><title>Mendag Sentil Bulog Soal Impor Kedelai: Cuma Janji tapi Barang Enggak Datang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2023 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang-B94xtr6Vx3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag sentil Bulog soal impor kedelai (Foto: Suparjo MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746678/mendag-sentil-bulog-soal-impor-kedelai-cuma-janji-tapi-barang-enggak-datang-B94xtr6Vx3.jpg</image><title>Mendag sentil Bulog soal impor kedelai (Foto: Suparjo MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyentil Bulog lantaran impor kedelainya tidak terealisasi. Dia mengkritik sikap Perum Bulog yang dinilai lamban merealisasikan impor 350.000 ton kedelai.
Padahal, aksi tersebut sudah diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) pada November 2022. Bulog mengaku siap melaksanakan penugasan tersebut dan akan mendatangkan 350.000 ton kedelai mulai November 2022 lalu.
BACA JUGA:56.000 Ton Kedelai Impor Asal Amerika Tiba, Bapanas: Kita Bongkar Hari Ini

Namun, janji Bulog belum bisa direalisasikan hingga saat ini.
&quot;Pada waktu itu Pak Bulog (Direktur Utama) mengatakan bisa 1.500, dari November, Desember gak nongol-nongol,&quot; ungkap Zulhas saat ditemui di Cilegon, Banten, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Mendag Bakal Bongkar 55.000 Ton Kedelai Impor di Banten

Zulhas menilai BUMN harus mengambil langkah strategis disaat harga komoditas di pasaran mengalami kenaikan harga. Termasuk, harga kedelai. Salah satu upaya BUMN adalah dengan memenuhi kebutuhan pangan.
Ketika stok terpenuhi, maka intervensi pasar dapat dilakukan. Cara ini diyakini mampu menekan harga di pasar dalam negeri. Hanya saja Zulhas geram lantaran Bulog tidak menepati janjinya.
&quot;Saya protes keras karena  janji-janji, 'ini barang akan datang pak pada akhir Desember' gak datang juga, katanya Januari, ini sudah tanggal berapa, saya kira ini gak jadi barangkali,&quot; ucap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi80LzE1ODYzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Penugasan Kementerian Perdagangan kepada Bulog terkait impor 350.000  ton kedelai sekaligus memenuhi kebutuhan para perajin tahu dan tempe di  dalam negeri.
Langkah impor itu untuk menekan harga kedelai di pasaran. Pasalnya,  komoditas dasar itu mengalami kenaikan harga sejak November tahun lalu.
&quot;Oleh karena itu kemarin kami sudah menugaskan Bulog untuk impor  350.000 ton kedelai, kira-kira 40 hari hingga 50 hari akan sampai. Jadi  setelah 50 hari mudah-mudahan nanti harga kedelai sudah Rp11.000 per  kilogram,&quot; tutur Zulhas.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyentil Bulog lantaran impor kedelainya tidak terealisasi. Dia mengkritik sikap Perum Bulog yang dinilai lamban merealisasikan impor 350.000 ton kedelai.
Padahal, aksi tersebut sudah diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) pada November 2022. Bulog mengaku siap melaksanakan penugasan tersebut dan akan mendatangkan 350.000 ton kedelai mulai November 2022 lalu.
BACA JUGA:56.000 Ton Kedelai Impor Asal Amerika Tiba, Bapanas: Kita Bongkar Hari Ini

Namun, janji Bulog belum bisa direalisasikan hingga saat ini.
&quot;Pada waktu itu Pak Bulog (Direktur Utama) mengatakan bisa 1.500, dari November, Desember gak nongol-nongol,&quot; ungkap Zulhas saat ditemui di Cilegon, Banten, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Mendag Bakal Bongkar 55.000 Ton Kedelai Impor di Banten

Zulhas menilai BUMN harus mengambil langkah strategis disaat harga komoditas di pasaran mengalami kenaikan harga. Termasuk, harga kedelai. Salah satu upaya BUMN adalah dengan memenuhi kebutuhan pangan.
Ketika stok terpenuhi, maka intervensi pasar dapat dilakukan. Cara ini diyakini mampu menekan harga di pasar dalam negeri. Hanya saja Zulhas geram lantaran Bulog tidak menepati janjinya.
&quot;Saya protes keras karena  janji-janji, 'ini barang akan datang pak pada akhir Desember' gak datang juga, katanya Januari, ini sudah tanggal berapa, saya kira ini gak jadi barangkali,&quot; ucap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi80LzE1ODYzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Penugasan Kementerian Perdagangan kepada Bulog terkait impor 350.000  ton kedelai sekaligus memenuhi kebutuhan para perajin tahu dan tempe di  dalam negeri.
Langkah impor itu untuk menekan harga kedelai di pasaran. Pasalnya,  komoditas dasar itu mengalami kenaikan harga sejak November tahun lalu.
&quot;Oleh karena itu kemarin kami sudah menugaskan Bulog untuk impor  350.000 ton kedelai, kira-kira 40 hari hingga 50 hari akan sampai. Jadi  setelah 50 hari mudah-mudahan nanti harga kedelai sudah Rp11.000 per  kilogram,&quot; tutur Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
