<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Pelajari Sistem Perdagangan Karbon dari Korea hingga Eropa</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempelajari sistem perdagangan karbon di sejumlah bursa negara-negara maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa"/><item><title>BEI Pelajari Sistem Perdagangan Karbon dari Korea hingga Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa</guid><pubDate>Senin 16 Januari 2023 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa-nn90rUC9oB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pelajari sistem perdagangan karbon (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/16/278/2747281/bei-pelajari-sistem-perdagangan-karbon-dari-korea-hingga-eropa-nn90rUC9oB.jpg</image><title>BEI pelajari sistem perdagangan karbon (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempelajari sistem perdagangan karbon di sejumlah bursa negara-negara maju.
BACA JUGA:Perdagangan Karbon, OJK Siapkan Aturan hingga Infrastruktur

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan kajian dan studi banding terkait bursa karbon berasal dari negara Asia hingga Eropa. Langkah ini dilakukan untuk menemukan mekanisme perdagangan karbon yang sesuai di pasar domestik.
&quot;Kita mempelajari bursa karbon di Korea, Inggris, Uni Eropa, juga Malaysia,&quot; kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik kepada wartawan pasar modal, Senin (16/1/2023).
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Penyebab Perdagangan Karbon G20 Belum Deal

Kabar terbaru, saat ini BEI sedang berkoordinasi bersama sejumlah Kementerian, lembaga, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggodok model bisnis perdagangan karbon.
&quot;Yang ikut terlibat Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kemenkomarves, KLHK, dan tentunya OJK,&quot; tandas Jeffr ey.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNy80LzE1NTA3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan  Sektor Keuangan (P2SK perdagangan karbon merupakan mekanisme berbasis  pasar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui kegiatan jual beli  unit karbon. Adapun perdagangannya dilakukan dengan mekanisme bursa  karbon.
Dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas dan  kewenangan untuk mengatur sejumlah hal termasuk pengembangan  infrastruktur perdagangan, pengaturan pemanfaatan penerimaan negara,  hingga administrasi transaksi karbon.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempelajari sistem perdagangan karbon di sejumlah bursa negara-negara maju.
BACA JUGA:Perdagangan Karbon, OJK Siapkan Aturan hingga Infrastruktur

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan kajian dan studi banding terkait bursa karbon berasal dari negara Asia hingga Eropa. Langkah ini dilakukan untuk menemukan mekanisme perdagangan karbon yang sesuai di pasar domestik.
&quot;Kita mempelajari bursa karbon di Korea, Inggris, Uni Eropa, juga Malaysia,&quot; kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik kepada wartawan pasar modal, Senin (16/1/2023).
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Penyebab Perdagangan Karbon G20 Belum Deal

Kabar terbaru, saat ini BEI sedang berkoordinasi bersama sejumlah Kementerian, lembaga, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggodok model bisnis perdagangan karbon.
&quot;Yang ikut terlibat Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kemenkomarves, KLHK, dan tentunya OJK,&quot; tandas Jeffr ey.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNy80LzE1NTA3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan  Sektor Keuangan (P2SK perdagangan karbon merupakan mekanisme berbasis  pasar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui kegiatan jual beli  unit karbon. Adapun perdagangannya dilakukan dengan mekanisme bursa  karbon.
Dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas dan  kewenangan untuk mengatur sejumlah hal termasuk pengembangan  infrastruktur perdagangan, pengaturan pemanfaatan penerimaan negara,  hingga administrasi transaksi karbon.</content:encoded></item></channel></rss>
