<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuota Pertalite 2023 Ditambah, Ini Rinciannya</title><description>Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Pertalite 2023 sebanyak 32,56 juta kilo liter (KL)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya"/><item><title>Kuota Pertalite 2023 Ditambah, Ini Rinciannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya</guid><pubDate>Senin 16 Januari 2023 05:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya-NAzTl9FhgN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kuota pertalite 2023 ditambah (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/320/2746784/kuota-pertalite-2023-ditambah-ini-rinciannya-NAzTl9FhgN.jpg</image><title>Kuota pertalite 2023 ditambah (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Pertalite 2023 sebanyak 32,56 juta kilo liter (KL) ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Menurut keterangan Kepala BPH Migas Erika Retnowati, kuota Pertalite tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya kurang lebih 2,6 juta kilo liter.
BACA JUGA:Ingat! Pengguna BBM Solar Dijatah 60 Liter/Hari, Habis Tak Bisa Isi Lagi

Sebagaimana diketahui kuota Pertalite pada 2022 lalu yaitu 29,91 juta kilo liter.
Dikutip Okezone, Senin (16/1/2023), berikut fakta kuota Pertalite 2023.
BACA JUGA:Mau Konversi Motor BBM ke Listrik, Segini Biaya yang Dibutuhkan

1. Tren Konsumsi Bulanan BBM 2022
Peningkatan ini didasarkan pada tren konsumsi bulanan BBM tahun 2022 yang telah mendekati normal usai penurunan saat pandemi.
&amp;ldquo;Hal ini didasari oleh tren konsumsi bulanan BBM Tahun 2022 yang sudah mendekati normal, setelah mengalami penurunan saat pandemi,&quot; kata Erika dalam keterangan resminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Mengacu dari Perpres RI
Perhitungan kuota tahun ini masih mengacu Peraturan Presiden Republik  Indonesia Nomor 191 Tahun 2014, di mana belum ditetapkan rincian  konsumen pengguna dan titik serah untuk Jenis Bahan Bakar Khusus  Penugasan (JBKP) Pertalite.
Sementara itu, kuota untuk minyak tanah (kerosene) tahun ini sebesar  0,5 juta kilo liter dan minyak solar sebesar 17 juta kilo liter.
3. Usulan Revisi Perpres RI
Saat ini, BPH Migas dan para pemangku kepentingan lainnya sedang  mengusulkan Revisi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun  2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan  Bakar Minyak, hal ini dimaksudkan agar JBT dan JBKP tepat sasaran.
Baca selengkapnya: 5 Fakta Kuota Pertalite 2023, Cukupkah?</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Pertalite 2023 sebanyak 32,56 juta kilo liter (KL) ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Menurut keterangan Kepala BPH Migas Erika Retnowati, kuota Pertalite tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya kurang lebih 2,6 juta kilo liter.
BACA JUGA:Ingat! Pengguna BBM Solar Dijatah 60 Liter/Hari, Habis Tak Bisa Isi Lagi

Sebagaimana diketahui kuota Pertalite pada 2022 lalu yaitu 29,91 juta kilo liter.
Dikutip Okezone, Senin (16/1/2023), berikut fakta kuota Pertalite 2023.
BACA JUGA:Mau Konversi Motor BBM ke Listrik, Segini Biaya yang Dibutuhkan

1. Tren Konsumsi Bulanan BBM 2022
Peningkatan ini didasarkan pada tren konsumsi bulanan BBM tahun 2022 yang telah mendekati normal usai penurunan saat pandemi.
&amp;ldquo;Hal ini didasari oleh tren konsumsi bulanan BBM Tahun 2022 yang sudah mendekati normal, setelah mengalami penurunan saat pandemi,&quot; kata Erika dalam keterangan resminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDc5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Mengacu dari Perpres RI
Perhitungan kuota tahun ini masih mengacu Peraturan Presiden Republik  Indonesia Nomor 191 Tahun 2014, di mana belum ditetapkan rincian  konsumen pengguna dan titik serah untuk Jenis Bahan Bakar Khusus  Penugasan (JBKP) Pertalite.
Sementara itu, kuota untuk minyak tanah (kerosene) tahun ini sebesar  0,5 juta kilo liter dan minyak solar sebesar 17 juta kilo liter.
3. Usulan Revisi Perpres RI
Saat ini, BPH Migas dan para pemangku kepentingan lainnya sedang  mengusulkan Revisi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun  2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan  Bakar Minyak, hal ini dimaksudkan agar JBT dan JBKP tepat sasaran.
Baca selengkapnya: 5 Fakta Kuota Pertalite 2023, Cukupkah?</content:encoded></item></channel></rss>
