<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Pede KEK Sanur Jadi Panggung Wisata Kesehatan Dunia</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir meyakini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sanur, Bali akan mendorong perekonomian</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia"/><item><title>Erick Thohir Pede KEK Sanur Jadi Panggung Wisata Kesehatan Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia</guid><pubDate>Senin 16 Januari 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia-cANXwqULr6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir pede KEK Sanur jadi panggung wisata kesehatan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/16/320/2747126/erick-thohir-pede-kek-sanur-jadi-panggung-wisata-kesehatan-dunia-cANXwqULr6.jpg</image><title>Erick Thohir pede KEK Sanur jadi panggung wisata kesehatan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meyakini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sanur, Bali akan mendorong perekonomian. Bahkan, dia menilai KEK Sanur akan Menjadi Panggung Wisata Kesehatan Dunia.
Hal itu dinyatakan Erick saat mendampingi Megawati Soekarnoputri yang meninjau KEK Sanur, Senin pagi tadi. Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua DPR RI, Puan Maharani, Gubernur Bali I Wayan Kostar dan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
BACA JUGA:Dukung KEK Sanur Jadi Pusat Tradisi Wellness

Di kawasan yang dibangun berdasarkan visi pariwisata Presiden pertama Soekarno untuk memajukan Indonesia di panggung turisme internasional itu tengah ditransformasikan Kementerian BUMN untuk menjadi destinasi wisata komprehensif yang menonjolkan wisata kesehatan dan pariwisata.
BACA JUGA:KEK Sanur Dirancang untuk Sektor Kesehatan dan Pariwisata

Setelah beroperasi penuh yang dijadwalkan selesai di 2024, KEK Sanur dapat menyerap sekitar 43.000 tenaga kerja. Pada 2045, KEK Sanur diharapkan mampu menambah total perolehan devisa hingga USD 1,28 miliar atau setara Rp 19,6 triliun. Total investasi untuk membangun KEK Sanur mencapai Rp 10,2 triliun.
&quot;Selama ini kita kehilangan hingga Rp97,5 triliun setiap tahun dari 2 juta penduduk Indonesia yang berwisata medis ke Singapura dan Malaysia. Selain itu, pengembangan KEK Sanur akan menata ulang struktur ekonomi agar pariwisata Bali bukan lagi mass tourism seperti sekarang, tapi bergeser kepada quality tourism, yang bisa meningkatkan length of stay dan spending wisatawan di Bali. Ini punya dampak ekonomi luas bagi masyarakat lokal,&quot; ujar Erick, Senin (16/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wOC8yMC8xNjAzMzkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pengembangan KEK Sanur diproyeksikan mampu menyerap sekitar 4-8  persen masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Dengan  demikian, diharapkan pada 2030, jumlah pasien yang berobat di KEK Sanur  mencapai 123.000 hingga 240.000 orang.
Kemudian hingga 2045 juga diharapkan mampu menghemat devisa yang  mencapai total Rp 86 triliun. Di kawasan seluas 41,26 hektare itu akan  didirikan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik bertaraf  internasional bekerjasama dengan rumah sakit terbesar di Amerika Serikat  Mayo Clinic.
Lalu, revitalisasi Hotel Bali Beach atau Grand Inna Bali Beach  (GIBB), convention center, ethnomedicinal botanic garden, dan commercial  center untuk menampung UMKM.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meyakini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sanur, Bali akan mendorong perekonomian. Bahkan, dia menilai KEK Sanur akan Menjadi Panggung Wisata Kesehatan Dunia.
Hal itu dinyatakan Erick saat mendampingi Megawati Soekarnoputri yang meninjau KEK Sanur, Senin pagi tadi. Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua DPR RI, Puan Maharani, Gubernur Bali I Wayan Kostar dan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
BACA JUGA:Dukung KEK Sanur Jadi Pusat Tradisi Wellness

Di kawasan yang dibangun berdasarkan visi pariwisata Presiden pertama Soekarno untuk memajukan Indonesia di panggung turisme internasional itu tengah ditransformasikan Kementerian BUMN untuk menjadi destinasi wisata komprehensif yang menonjolkan wisata kesehatan dan pariwisata.
BACA JUGA:KEK Sanur Dirancang untuk Sektor Kesehatan dan Pariwisata

Setelah beroperasi penuh yang dijadwalkan selesai di 2024, KEK Sanur dapat menyerap sekitar 43.000 tenaga kerja. Pada 2045, KEK Sanur diharapkan mampu menambah total perolehan devisa hingga USD 1,28 miliar atau setara Rp 19,6 triliun. Total investasi untuk membangun KEK Sanur mencapai Rp 10,2 triliun.
&quot;Selama ini kita kehilangan hingga Rp97,5 triliun setiap tahun dari 2 juta penduduk Indonesia yang berwisata medis ke Singapura dan Malaysia. Selain itu, pengembangan KEK Sanur akan menata ulang struktur ekonomi agar pariwisata Bali bukan lagi mass tourism seperti sekarang, tapi bergeser kepada quality tourism, yang bisa meningkatkan length of stay dan spending wisatawan di Bali. Ini punya dampak ekonomi luas bagi masyarakat lokal,&quot; ujar Erick, Senin (16/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wOC8yMC8xNjAzMzkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pengembangan KEK Sanur diproyeksikan mampu menyerap sekitar 4-8  persen masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Dengan  demikian, diharapkan pada 2030, jumlah pasien yang berobat di KEK Sanur  mencapai 123.000 hingga 240.000 orang.
Kemudian hingga 2045 juga diharapkan mampu menghemat devisa yang  mencapai total Rp 86 triliun. Di kawasan seluas 41,26 hektare itu akan  didirikan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik bertaraf  internasional bekerjasama dengan rumah sakit terbesar di Amerika Serikat  Mayo Clinic.
Lalu, revitalisasi Hotel Bali Beach atau Grand Inna Bali Beach  (GIBB), convention center, ethnomedicinal botanic garden, dan commercial  center untuk menampung UMKM.</content:encoded></item></channel></rss>
