<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Beberkan Tanda Ekonomi RI Kembali Normal</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 mencapai 5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal"/><item><title>Sri Mulyani Beberkan Tanda Ekonomi RI Kembali Normal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal</guid><pubDate>Senin 16 Januari 2023 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal-grusxOgVC9.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/16/320/2747274/sri-mulyani-beberkan-tanda-ekonomi-ri-kembali-normal-grusxOgVC9.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 mencapai 5%. Menurutnya, kuartal III-2022 menjadi momentum perekonomian bertumbuh dan pulih.
APBN sepanjang 2022 juga menjadi faktor penting dalam menstabilkan dan menjaga masyarakat serta ekonomi RI dari berbagai guncangan global.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Sumber Penerimaan Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi RI di 2023
&quot;Satu, inflasi di Indonesia masih relatif rendah. Ini karena Indonesia berhasil menjaga harga pangan yang tetap dijaga untuk tetap stabil sehingga mengkontribusikan inflasi yang relatif lebih rendah,&quot; ungkap Sri, Senin (16/1/2023).
Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga sudah mulai pulih dan momentumnya menguat di kuartal III-2022. Untuk kuartal IV-2022, dirinya memperkirakan ekonomi akan tumbuh di kisaran 5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Bisa Terhindar Resesi 2023 jika Harga Pangan dan BBM Tidak Naik
&quot;Sehingga total pertumbuhan ekonomi seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sekitar 5,2 hingga 5,3%,%&quot; ucap Sri.
Di sisi lain, investasi juga pulih kembali. Ekspor tetap tinggi dan impor juga pulih untuk mendukung industri manufaktur.
&quot;Dari pemulihan ekonomi, kita melihat seluruh sektor sudah pulih kembali. Jadi sektor-sektor yang terhantam berat semasa Covid-19 seperti sektor transportasi, akomodasi, dan makanan minuman yang waktu itu kontraksinya 15% dan 10%, sekarang mereka sudah tumbuh positif,&quot; tambah Sri.Dia mengatakan bahwa sektor transportasi tumbuh hingga 21% di kuartal III-2022 dan akomodasi serta makanan dan minuman tumbuh 11,3%.
&quot;Inilah yang menyebabkan Indonesia, level GDP atau PDB-nya sudah 6.6% di atas masa pra pandemi yaitu 2019. Ini adalah suatu prestasi yang baik,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 mencapai 5%. Menurutnya, kuartal III-2022 menjadi momentum perekonomian bertumbuh dan pulih.
APBN sepanjang 2022 juga menjadi faktor penting dalam menstabilkan dan menjaga masyarakat serta ekonomi RI dari berbagai guncangan global.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Sumber Penerimaan Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi RI di 2023
&quot;Satu, inflasi di Indonesia masih relatif rendah. Ini karena Indonesia berhasil menjaga harga pangan yang tetap dijaga untuk tetap stabil sehingga mengkontribusikan inflasi yang relatif lebih rendah,&quot; ungkap Sri, Senin (16/1/2023).
Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga sudah mulai pulih dan momentumnya menguat di kuartal III-2022. Untuk kuartal IV-2022, dirinya memperkirakan ekonomi akan tumbuh di kisaran 5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Bisa Terhindar Resesi 2023 jika Harga Pangan dan BBM Tidak Naik
&quot;Sehingga total pertumbuhan ekonomi seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sekitar 5,2 hingga 5,3%,%&quot; ucap Sri.
Di sisi lain, investasi juga pulih kembali. Ekspor tetap tinggi dan impor juga pulih untuk mendukung industri manufaktur.
&quot;Dari pemulihan ekonomi, kita melihat seluruh sektor sudah pulih kembali. Jadi sektor-sektor yang terhantam berat semasa Covid-19 seperti sektor transportasi, akomodasi, dan makanan minuman yang waktu itu kontraksinya 15% dan 10%, sekarang mereka sudah tumbuh positif,&quot; tambah Sri.Dia mengatakan bahwa sektor transportasi tumbuh hingga 21% di kuartal III-2022 dan akomodasi serta makanan dan minuman tumbuh 11,3%.
&quot;Inilah yang menyebabkan Indonesia, level GDP atau PDB-nya sudah 6.6% di atas masa pra pandemi yaitu 2019. Ini adalah suatu prestasi yang baik,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
