<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Blakblakan Ungkap Masalah Besar Investasi di Daerah</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dua masalah besar Investasi di daerah-daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah"/><item><title>Jokowi Blakblakan Ungkap Masalah Besar Investasi di Daerah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2023 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah-euweldE8Zw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/17/320/2747714/jokowi-blakblakan-ungkap-masalah-besar-investasi-di-daerah-euweldE8Zw.JPG</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dua masalah besar Investasi di daerah-daerah.

Salah satunya terkait dengan tata ruang.

&quot;Tata ruang, menjadi problem besar investasi kita. Kalau sekarang namanya kesesuaian KKPR,&quot; kata Jokowi dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia, di Bogor, Selasa (17/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Beri Peringatan soal Tarif PDAM, Jokowi: Itu Bisa Bikin Inflasi Naik
&quot;KKPR ini mengenai tata ruang. Ini menjadi problem bagi separuh daerah, separuh daerah kita ini masih belum menyelesaikan KKPR-nya sehingga saya minta di sini ada ketua DPRD agar dengan Pemda segera menyelesaikan urusan ini,&quot; tambahnya.

Masalah kedua, kata Jokowi, yakni terkait dengan izin mendirikan bangunan.

Dirinya mengomentari banyaknya perubahan nama IMB, padahal yang dibutuhkan kecepatan dalam memprosesnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau dulu namanya IMB, sekarang namanya PPG, persetujuan bangunan gedung. Namanya sudah gonta-ganti dan ini yang ruwet kita. Nama itu dua kata itu cukup lah. Izin gedung. Udah. Dulu IMB izin mendirikan bangunan. Ini ganti persetujuan bangunan gedung. Haduh. Izin gedung gitu aja udah rampung. Yang paling penting bukan namanya, penyelesaiannya yang cepet gitu,&quot; kata Jokowi.

Dua masalah besar tersebut, kata Jokowi, harus diselesaikan dengan kecepatan.

Dirinya meminta kepada Kepala daerah hingga DPRD untuk segera diselesaikan dan tidak menunda-nunda.

&quot;Karena kita tahu investasi yang ada di negara kita saat ini sudah 53% itu berada di luar Jawa. Ini bagus sekali pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa sehingga investasi itu menuju keluar jawa. Sangat bagus untuk pemerataan kita,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dua masalah besar Investasi di daerah-daerah.

Salah satunya terkait dengan tata ruang.

&quot;Tata ruang, menjadi problem besar investasi kita. Kalau sekarang namanya kesesuaian KKPR,&quot; kata Jokowi dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia, di Bogor, Selasa (17/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Beri Peringatan soal Tarif PDAM, Jokowi: Itu Bisa Bikin Inflasi Naik
&quot;KKPR ini mengenai tata ruang. Ini menjadi problem bagi separuh daerah, separuh daerah kita ini masih belum menyelesaikan KKPR-nya sehingga saya minta di sini ada ketua DPRD agar dengan Pemda segera menyelesaikan urusan ini,&quot; tambahnya.

Masalah kedua, kata Jokowi, yakni terkait dengan izin mendirikan bangunan.

Dirinya mengomentari banyaknya perubahan nama IMB, padahal yang dibutuhkan kecepatan dalam memprosesnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau dulu namanya IMB, sekarang namanya PPG, persetujuan bangunan gedung. Namanya sudah gonta-ganti dan ini yang ruwet kita. Nama itu dua kata itu cukup lah. Izin gedung. Udah. Dulu IMB izin mendirikan bangunan. Ini ganti persetujuan bangunan gedung. Haduh. Izin gedung gitu aja udah rampung. Yang paling penting bukan namanya, penyelesaiannya yang cepet gitu,&quot; kata Jokowi.

Dua masalah besar tersebut, kata Jokowi, harus diselesaikan dengan kecepatan.

Dirinya meminta kepada Kepala daerah hingga DPRD untuk segera diselesaikan dan tidak menunda-nunda.

&quot;Karena kita tahu investasi yang ada di negara kita saat ini sudah 53% itu berada di luar Jawa. Ini bagus sekali pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa sehingga investasi itu menuju keluar jawa. Sangat bagus untuk pemerataan kita,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
