<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paviliun RI di WEF 2023 Terbesar dalam Sejarah, Bahlil: Biar Tak Kalah Gertak</title><description>Pemerintah membuka Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2023 di Davos, Swiss hari ini (17/1/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak"/><item><title>Paviliun RI di WEF 2023 Terbesar dalam Sejarah, Bahlil: Biar Tak Kalah Gertak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2023 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Delvi M Sinambela</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak-UOiX6aeDud.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/17/320/2748218/paviliun-ri-di-wef-2023-terbesar-dalam-sejarah-bahlil-biar-tak-kalah-gertak-UOiX6aeDud.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah membuka Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2023 di Davos, Swiss hari ini (17/1/2023). Ini adalah paviliun terbesar sepanjang Indonesia mengikuti event internasional tersebut.
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, Paviliun Indonesia di WEF Davos mengangkat tema Hilirisasi yang Berorientasi pada Green Energy dan Green Industry, Kolaborasi, dan IKN.
BACA JUGA:Kerusuhan di Pabrik Smelter PT GNI, Ini Kata Menteri Bahlil
&quot;Mulai hari ini pembukaan Paviliun. Dalam sejarah Indonesia ikut WEF 5 kali berturut-turut, ini adalah Paviliun yang terbesar,&quot; katanya dalam Konferensi Pers di sela-sela WEF 2023, Selasa (17/1/2023).
Indonesia ingin mengulangi kesuksesan G20 di Bali dengan menghadirkan Paviliun yang besar, sehingga tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain.



&quot;Standar G20 sudah gagah. Dalam bahasa saya orang kampung, biar miskin, penampilan enggak boleh diukur orang. Biar miskin yang penting gaya. Ini kan kita berhadapan dengan negara lain, jadi enggak boleh kalah gertak,&quot; terang Bahlil.
BACA JUGA:Realisasi Investasi Capai Rp1.200 Triliun, Menteri Bahlil: Ini Melebihi Target Presiden
Dalam kesempatan WEF 2023, Bahlil mengungkapkan, akan menjadi pembicara tentang Suistanability Investasi dan Digitalisasi, serta Arah Kebijakan Indonesia dalam Kaitannya dengan Hilirisasi, besok (18/1/2023).Pejabat yang hadir dalam WEF selain Bahlil, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM, Arifin Tasrif, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, serta Wamen BUMN dan Direksi BUMN.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah membuka Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2023 di Davos, Swiss hari ini (17/1/2023). Ini adalah paviliun terbesar sepanjang Indonesia mengikuti event internasional tersebut.
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, Paviliun Indonesia di WEF Davos mengangkat tema Hilirisasi yang Berorientasi pada Green Energy dan Green Industry, Kolaborasi, dan IKN.
BACA JUGA:Kerusuhan di Pabrik Smelter PT GNI, Ini Kata Menteri Bahlil
&quot;Mulai hari ini pembukaan Paviliun. Dalam sejarah Indonesia ikut WEF 5 kali berturut-turut, ini adalah Paviliun yang terbesar,&quot; katanya dalam Konferensi Pers di sela-sela WEF 2023, Selasa (17/1/2023).
Indonesia ingin mengulangi kesuksesan G20 di Bali dengan menghadirkan Paviliun yang besar, sehingga tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain.



&quot;Standar G20 sudah gagah. Dalam bahasa saya orang kampung, biar miskin, penampilan enggak boleh diukur orang. Biar miskin yang penting gaya. Ini kan kita berhadapan dengan negara lain, jadi enggak boleh kalah gertak,&quot; terang Bahlil.
BACA JUGA:Realisasi Investasi Capai Rp1.200 Triliun, Menteri Bahlil: Ini Melebihi Target Presiden
Dalam kesempatan WEF 2023, Bahlil mengungkapkan, akan menjadi pembicara tentang Suistanability Investasi dan Digitalisasi, serta Arah Kebijakan Indonesia dalam Kaitannya dengan Hilirisasi, besok (18/1/2023).Pejabat yang hadir dalam WEF selain Bahlil, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM, Arifin Tasrif, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, serta Wamen BUMN dan Direksi BUMN.</content:encoded></item></channel></rss>
