<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pak Bas Siapkan Rp15,07 Triliun untuk Program Padat Karya</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyiapkan anggaran untuk program padat karya tunai mencapai Rp15,07 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya"/><item><title>Pak Bas Siapkan Rp15,07 Triliun untuk Program Padat Karya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2023 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya-szitVTb0tH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Basuki siapkan anggaran program padat karya tunai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/17/470/2748113/pak-bas-siapkan-rp15-07-triliun-untuk-program-padat-karya-szitVTb0tH.jpg</image><title>Menteri Basuki siapkan anggaran program padat karya tunai (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyiapkan anggaran untuk program padat karya tunai mencapai Rp15,07 triliun. Menurut Menteri Basuki program tersebut berguna untuk jadi jaring pengaman dalam mengantisipasi melonjaknya pengangguran di tahun 2023 ini. Mengingat kondisi ekonomi makro juga masih dalam tahapan pemulihan.
&quot;Program padat karya, beliau (Menkeu) menyebut agar dipercepat pelaksanaannya, untuk dapat sebagai bantalan antisipasi apabila PHK jika terjadi di 2023,&quot; ujar Menteri Basuki dalam Raker bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1/2023).
BACA JUGA:Padat Karya Tunai Rp13,7 Triliun Serap 1,06 Juta Tenaga Kerja di 2022

Lebih lanjut Menteri Basuki menjelaskan dengan alokasi anggaran Rp15,07 triliun tersebut ditargetkan mampu menyerap 785 ribu orang. Terbagi untuk sektor Jalan dan Jembatan Rp4,78 triliun untuk menyerap 80 ribu tenaga kerja, perumahan Rp3,18 triliun dengan menyerap 290 ribu orang.
Kemudian sektor Sumber Daya Air mendapatkan Rp5,00 triliun dengan target serapan mencapai 353 ribu orang, dan sektor permukiman Rp2,11 triliun dengan target serapan 62 ribu tenaga kerja.
BACA JUGA:5 Fakta PHK Berlanjut hingga Kuartal I-2023, Industri Padat Karya Diminta Waspada!

&quot;Program tersebut untuk membantu daya beli masyarakat dan membuka lapangan kerja, Kementerian PUPR mengintensifkan program padat karya melalui kegiatan padat karya,&quot; kata Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC80LzE1OTgxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sekedar informasi, alokasi anggaran untuk program padat karya  Kementerian PUPR pada tahun 2023 ini meningkat dari tahun sebelumnya  yang dianggarkan Rp13,76 triliun dengan target serapan 668.764 tenaga  kerja.
Namun hingga akhir 2022, realisasi anggaran untuk program padat karya  mencapai 91,33% dan menyerap 1.064.994 tenaga kerja, atau lebih besar  dari rencana serapan tenaga kerja tahun 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyiapkan anggaran untuk program padat karya tunai mencapai Rp15,07 triliun. Menurut Menteri Basuki program tersebut berguna untuk jadi jaring pengaman dalam mengantisipasi melonjaknya pengangguran di tahun 2023 ini. Mengingat kondisi ekonomi makro juga masih dalam tahapan pemulihan.
&quot;Program padat karya, beliau (Menkeu) menyebut agar dipercepat pelaksanaannya, untuk dapat sebagai bantalan antisipasi apabila PHK jika terjadi di 2023,&quot; ujar Menteri Basuki dalam Raker bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1/2023).
BACA JUGA:Padat Karya Tunai Rp13,7 Triliun Serap 1,06 Juta Tenaga Kerja di 2022

Lebih lanjut Menteri Basuki menjelaskan dengan alokasi anggaran Rp15,07 triliun tersebut ditargetkan mampu menyerap 785 ribu orang. Terbagi untuk sektor Jalan dan Jembatan Rp4,78 triliun untuk menyerap 80 ribu tenaga kerja, perumahan Rp3,18 triliun dengan menyerap 290 ribu orang.
Kemudian sektor Sumber Daya Air mendapatkan Rp5,00 triliun dengan target serapan mencapai 353 ribu orang, dan sektor permukiman Rp2,11 triliun dengan target serapan 62 ribu tenaga kerja.
BACA JUGA:5 Fakta PHK Berlanjut hingga Kuartal I-2023, Industri Padat Karya Diminta Waspada!

&quot;Program tersebut untuk membantu daya beli masyarakat dan membuka lapangan kerja, Kementerian PUPR mengintensifkan program padat karya melalui kegiatan padat karya,&quot; kata Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC80LzE1OTgxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sekedar informasi, alokasi anggaran untuk program padat karya  Kementerian PUPR pada tahun 2023 ini meningkat dari tahun sebelumnya  yang dianggarkan Rp13,76 triliun dengan target serapan 668.764 tenaga  kerja.
Namun hingga akhir 2022, realisasi anggaran untuk program padat karya  mencapai 91,33% dan menyerap 1.064.994 tenaga kerja, atau lebih besar  dari rencana serapan tenaga kerja tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
