<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rights Issue, XL Axiata (EXCL) Raup Dana Rp5 Triliun</title><description>PT XL Axiata Tbk (EXCL) merampungkan proses Penambahan Modal Dengan  Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III  atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun"/><item><title>Rights Issue, XL Axiata (EXCL) Raup Dana Rp5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2023 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun-Eyc5p2qWV7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur dan CFO XL Axiata Budi Pramantika (Foto: XL)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/18/278/2748562/rights-issue-xl-axiata-excl-raup-dana-rp5-triliun-Eyc5p2qWV7.jpg</image><title>Direktur dan CFO XL Axiata Budi Pramantika (Foto: XL)</title></images><description>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) merampungkan proses Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III  atau rights issue. Dari aksi korporasi tersebut XL Axiata menghimpun dana Rp5 triliun.
&amp;ldquo;Rights issue yang kami laksanakan telah berhasil sesuai dengan rencana. Selain tepat waktu, juga berhasil menghimpun dana Rp5 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur &amp;amp; Chief Finance Officer XL Axiata Budi Pramantika, Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA:Rights Issue, XL Axiata (EXCL) Incar Dana Rp4,99 Triliun

Dia mengatakan, dana tersebut dipergunakan untuk membayar lebih awal atas hutang-hutang perusahaan sehingga struktur permodalan menjadi lebih kuat. Dengan pembayaran hutang lebih awal tersebut berpotensi untuk bisa mengurangi beban biaya bunga hingga sekitar Rp300 milliar di tahun 2023 ini.
Pembayaran lebih awal atas utang perusahaan yang telah dilakukan XL Axiata di bulan Desember 2022 dan Januari 2023 tersebut, adalah sebagai berikut:
BACA JUGA:Patok Harga Rights Issue Rp2.080, XL Axiata Raup Dana Rp4,99 Triliun

-MUFG Bank, Ltd pada 23 Desember 2022 sebesar Rp900.000.000.000
- PT Bank Central Asia Tbk pada 27 Desember 2022 sebesar Rp1.200.000.000.000
- PT Bank Central Asia Tbk pada 27 Desember 2022 sebesar Rp900.000.000.000
- PT Bank UOB Indonesia pada 3 Januari 2023 sebesar Rp360.000.000.000
- PT Bank Permata Tbk pada 3 Januari 2023 sebesar Rp990.000.000.000
- PT Bank Permata Tbk pada 3 Januari 2023 sebesar Rp650.000.000.000
Adapun total utang yang telah dibayarkan adalah Rp5 triliun. Pada Desember 2022 lalu, XL Axiata telah melaksanakan PMHMETD III atau rights issue dengan menerbitkan 2.403.755.889 lembar saham baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jumlah saham ini setara dengan 18,31% dari modal ditempatkan dan  disetor penuh perusahaansetelah PMHMETD III ini dengan nilai nominal  Rp100 per saham. Harga pelaksanaan rights issue ini sebesar Rp2.080 per  saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima XL Axiata mencapai Rp4,99  triliun. Rights issue ini diperdagangkan baik di dalam maupun di luar  bursa efek indonesia (BEI) dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai  tanggal 20 Desember 2022 sampai dengan tanggal 26 Desember 2022.
Setiap 25.000 lembar saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar  Pemegang Saham (DPS) perusahaan pada tanggal 16 Desember 2022 pukul  16.00 WIB mempunyai 5.633 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak  kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru yang harus  dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Jika saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak  seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD porsi publik, maka sisanya akan  dialokasikan kepada pemegang saham perusahaan lainnya yang telah  melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan, seperti  yang tercantum dalam Surat Bukti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu  (SBHMETD) atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan.
Dalam hal terdapat kelebihan pemesanan, maka saham baru akan  dijatahkan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah  dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan  efek berdasarkan harga pelaksanaan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) merampungkan proses Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III  atau rights issue. Dari aksi korporasi tersebut XL Axiata menghimpun dana Rp5 triliun.
&amp;ldquo;Rights issue yang kami laksanakan telah berhasil sesuai dengan rencana. Selain tepat waktu, juga berhasil menghimpun dana Rp5 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur &amp;amp; Chief Finance Officer XL Axiata Budi Pramantika, Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA:Rights Issue, XL Axiata (EXCL) Incar Dana Rp4,99 Triliun

Dia mengatakan, dana tersebut dipergunakan untuk membayar lebih awal atas hutang-hutang perusahaan sehingga struktur permodalan menjadi lebih kuat. Dengan pembayaran hutang lebih awal tersebut berpotensi untuk bisa mengurangi beban biaya bunga hingga sekitar Rp300 milliar di tahun 2023 ini.
Pembayaran lebih awal atas utang perusahaan yang telah dilakukan XL Axiata di bulan Desember 2022 dan Januari 2023 tersebut, adalah sebagai berikut:
BACA JUGA:Patok Harga Rights Issue Rp2.080, XL Axiata Raup Dana Rp4,99 Triliun

-MUFG Bank, Ltd pada 23 Desember 2022 sebesar Rp900.000.000.000
- PT Bank Central Asia Tbk pada 27 Desember 2022 sebesar Rp1.200.000.000.000
- PT Bank Central Asia Tbk pada 27 Desember 2022 sebesar Rp900.000.000.000
- PT Bank UOB Indonesia pada 3 Januari 2023 sebesar Rp360.000.000.000
- PT Bank Permata Tbk pada 3 Januari 2023 sebesar Rp990.000.000.000
- PT Bank Permata Tbk pada 3 Januari 2023 sebesar Rp650.000.000.000
Adapun total utang yang telah dibayarkan adalah Rp5 triliun. Pada Desember 2022 lalu, XL Axiata telah melaksanakan PMHMETD III atau rights issue dengan menerbitkan 2.403.755.889 lembar saham baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jumlah saham ini setara dengan 18,31% dari modal ditempatkan dan  disetor penuh perusahaansetelah PMHMETD III ini dengan nilai nominal  Rp100 per saham. Harga pelaksanaan rights issue ini sebesar Rp2.080 per  saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima XL Axiata mencapai Rp4,99  triliun. Rights issue ini diperdagangkan baik di dalam maupun di luar  bursa efek indonesia (BEI) dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai  tanggal 20 Desember 2022 sampai dengan tanggal 26 Desember 2022.
Setiap 25.000 lembar saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar  Pemegang Saham (DPS) perusahaan pada tanggal 16 Desember 2022 pukul  16.00 WIB mempunyai 5.633 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak  kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru yang harus  dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Jika saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak  seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD porsi publik, maka sisanya akan  dialokasikan kepada pemegang saham perusahaan lainnya yang telah  melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan, seperti  yang tercantum dalam Surat Bukti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu  (SBHMETD) atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan.
Dalam hal terdapat kelebihan pemesanan, maka saham baru akan  dijatahkan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah  dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan  efek berdasarkan harga pelaksanaan.</content:encoded></item></channel></rss>
