<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SKK Migas: Realisasi Lifting Minyak 2022 612.300 Ribu Barel/Hari</title><description>SKK Migas mencatat realisasi lifting minyak pada 2022 mencapai 612.300 barel oil per day (bopd).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari"/><item><title>SKK Migas: Realisasi Lifting Minyak 2022 612.300 Ribu Barel/Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2023 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari-MaB6TR9Y8J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi lifting migas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/18/320/2748753/skk-migas-realisasi-lifting-minyak-2022-612-300-ribu-barel-hari-MaB6TR9Y8J.jpg</image><title>Realisasi lifting migas (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - SKK Migas mencatat realisasi lifting minyak pada 2022 mencapai 612.300 barel oil per day (bopd). Capaian itu lebih rendah dibandingkan realisasi lifting minyak 2021 yang mencapai 660.300 bopd.
BACA JUGA:Lampaui Target APBN 2022, SKK Migas Girang dengan Hasil Lifting Minyak PGN Saka

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan capaian ini juga lebih rendah jika dibandingkan target lifting minyak 2022 yang direncanakan 703.000 bopd.
&quot;Ada beberapa hal yang terjadi sehingga target lifting minyak tidak tercapai,&quot; jelasnya saat Jumpa Pers SKK Migas Capaian Kinerja Tahun 2022 dan Target Tahun 2023 di Kantornya, Jakarta, Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA:Rapor Merah Migas 2021, Investasi hingga Lifting Tak Capai Target

Selain lifting minyak, salur gas pada 2023 yang sebesar 5.347 Million Standard Cubic Feet per Day (mmscfd) atau Juta standar kaki kubik per hari juga lebih rendah dibandingkan realisasi 2021 yang tercatat 5.505 mmscfd. Serta lebih rendah dari target 2022 yang direncanakan sebesar 5.800 mmscfd.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQ2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksploitasi SKK Migas Wahju  wibowo menuturkan, tidak tercapainya target lifting minyak lantaran  adanya pandemi covid-19 termasuk omicron yang pernah menyerang dunia  termasuk Indonesia.
&quot;Adda beberapa waterfall dari lapangan yang memang sudah relatif tua  lebih curam dari yang kita prediksi  hasil pengeboran ada di beberapa  lapangan belum memenuhi target jadi input sendiri bagi kami untuk  evaluasi di tabun 2023. Ketiga adanya unplanned shutdown, gas juga  mirip-mirip karena waterfall nya sama,&quot; jelas Wahju.</description><content:encoded>JAKARTA - SKK Migas mencatat realisasi lifting minyak pada 2022 mencapai 612.300 barel oil per day (bopd). Capaian itu lebih rendah dibandingkan realisasi lifting minyak 2021 yang mencapai 660.300 bopd.
BACA JUGA:Lampaui Target APBN 2022, SKK Migas Girang dengan Hasil Lifting Minyak PGN Saka

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan capaian ini juga lebih rendah jika dibandingkan target lifting minyak 2022 yang direncanakan 703.000 bopd.
&quot;Ada beberapa hal yang terjadi sehingga target lifting minyak tidak tercapai,&quot; jelasnya saat Jumpa Pers SKK Migas Capaian Kinerja Tahun 2022 dan Target Tahun 2023 di Kantornya, Jakarta, Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA:Rapor Merah Migas 2021, Investasi hingga Lifting Tak Capai Target

Selain lifting minyak, salur gas pada 2023 yang sebesar 5.347 Million Standard Cubic Feet per Day (mmscfd) atau Juta standar kaki kubik per hari juga lebih rendah dibandingkan realisasi 2021 yang tercatat 5.505 mmscfd. Serta lebih rendah dari target 2022 yang direncanakan sebesar 5.800 mmscfd.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQ2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksploitasi SKK Migas Wahju  wibowo menuturkan, tidak tercapainya target lifting minyak lantaran  adanya pandemi covid-19 termasuk omicron yang pernah menyerang dunia  termasuk Indonesia.
&quot;Adda beberapa waterfall dari lapangan yang memang sudah relatif tua  lebih curam dari yang kita prediksi  hasil pengeboran ada di beberapa  lapangan belum memenuhi target jadi input sendiri bagi kami untuk  evaluasi di tabun 2023. Ketiga adanya unplanned shutdown, gas juga  mirip-mirip karena waterfall nya sama,&quot; jelas Wahju.</content:encoded></item></channel></rss>
