<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Menguat ke Level Rp15.077/USD</title><description>Nilai tukar rupiah menguat 87 point di level Rp 15.077 atas dolar Amerika Serikat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd"/><item><title>Rupiah Menguat ke Level Rp15.077/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2023 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd-JpclKlr2Z2.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/18/320/2748780/rupiah-menguat-ke-level-rp15-077-usd-JpclKlr2Z2.jpeg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah menguat 87 point di level Rp 15.077 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Rabu (18/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah ini didorong oleh sentimen positif dari data inflasi Amerika Serikat (AS) dan pertumbuhan ekonomi China mendorong arus dana asing atau inflow di pasar surat utang Asia, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:Sore Ini Rupiah Ambles ke Rp15.165/USD&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Inflow di pasar Surat Berharga Negara (SBN) tanah air ini terjadi di tengah arus keluar di pasar saham. Kondisi ini, menurut Bank Indonesia (BI), telah memperkuat pergerakan rupiah pada hari ini,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, menurut dia, sentimen di pasar global lebih kondusif di awal tahun ini. Sebab, adanya beberapa perkembangan ekspektasi data inflasi AS yang menurun dan perkiraan pertumbuhan ekonomi China yang meningkat sebagai dampak dari reopening policy terkait Covid serta dibukanya kembali perjalanan internasional oleh China.
BACA JUGA:Rupiah Sore Ini Gagah di Rp15.338/USD

&quot;Sementara itu, persepsi investor terhadap kondisi fundamental Indonesia yang masih positif. Bank Indonesia masih mencermati perkembangan global khususnya terkait perkembangan data di AS serta persepsi investor terhadap kondisi fundamental Indonesia yang masih positif,&quot; kata Ibrahim.Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (19/1) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.040 - Rp 15.130.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah menguat 87 point di level Rp 15.077 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Rabu (18/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah ini didorong oleh sentimen positif dari data inflasi Amerika Serikat (AS) dan pertumbuhan ekonomi China mendorong arus dana asing atau inflow di pasar surat utang Asia, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:Sore Ini Rupiah Ambles ke Rp15.165/USD&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Inflow di pasar Surat Berharga Negara (SBN) tanah air ini terjadi di tengah arus keluar di pasar saham. Kondisi ini, menurut Bank Indonesia (BI), telah memperkuat pergerakan rupiah pada hari ini,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, menurut dia, sentimen di pasar global lebih kondusif di awal tahun ini. Sebab, adanya beberapa perkembangan ekspektasi data inflasi AS yang menurun dan perkiraan pertumbuhan ekonomi China yang meningkat sebagai dampak dari reopening policy terkait Covid serta dibukanya kembali perjalanan internasional oleh China.
BACA JUGA:Rupiah Sore Ini Gagah di Rp15.338/USD

&quot;Sementara itu, persepsi investor terhadap kondisi fundamental Indonesia yang masih positif. Bank Indonesia masih mencermati perkembangan global khususnya terkait perkembangan data di AS serta persepsi investor terhadap kondisi fundamental Indonesia yang masih positif,&quot; kata Ibrahim.Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (19/1) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.040 - Rp 15.130.</content:encoded></item></channel></rss>
