<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Pantau Saham IPPE Gegara Turun Tajam</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat  saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam"/><item><title>BEI Pantau Saham IPPE Gegara Turun Tajam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2023 08:56 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam-5amOU7GxZ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau ketat saham IPPE (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/19/278/2749080/bei-pantau-saham-ippe-gegara-turun-tajam-5amOU7GxZ1.jpg</image><title>BEI pantau ketat saham IPPE (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat  saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE). Saham IPPE masuk dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Diketahui, emiten produsen virgin coconut oil (VCO) IPPE turun 18,92% dalam seminggu terakhir. Pada penutupan perdagangan Rabu (18/1/2023), saham IPPE melemah 6,25% di level 90.
BACA JUGA:BEI Pantau Saham FUJI dan GIAA yang Turun Tak Wajar 

&quot;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham IPPE yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., Kamis (19/1/2023).
BACA JUGA:BEI Pelajari Sistem Perdagangan Karbon dari Korea hingga Eropa

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai IPPE adalah informasi tanggal 6 Januari 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 16 Februari 2022 atas perdagangan saham IPPE.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham IPPE  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat  saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE). Saham IPPE masuk dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Diketahui, emiten produsen virgin coconut oil (VCO) IPPE turun 18,92% dalam seminggu terakhir. Pada penutupan perdagangan Rabu (18/1/2023), saham IPPE melemah 6,25% di level 90.
BACA JUGA:BEI Pantau Saham FUJI dan GIAA yang Turun Tak Wajar 

&quot;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham IPPE yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., Kamis (19/1/2023).
BACA JUGA:BEI Pelajari Sistem Perdagangan Karbon dari Korea hingga Eropa

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai IPPE adalah informasi tanggal 6 Januari 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 16 Februari 2022 atas perdagangan saham IPPE.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham IPPE  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
