<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sunindo (SUNI) Beri Modal Pinjaman ke Anak Usaha Rp75 Miliar</title><description>PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memberikan pinjaman modal secara tunai ke anak usahanya yakni PT Rainbows Tubulars Manufacture.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar"/><item><title>Sunindo (SUNI) Beri Modal Pinjaman ke Anak Usaha Rp75 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2023 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar-QpDEZbasKB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SUNI tambah modal anak usaha (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/19/278/2749100/sunindo-suni-beri-modal-pinjaman-ke-anak-usaha-rp75-miliar-QpDEZbasKB.jpg</image><title>SUNI tambah modal anak usaha (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memberikan pinjaman modal secara tunai ke anak usahanya yakni PT Rainbows Tubulars Manufacture (RTM) sebesar Rp75 Miliar. Keduanya telah menandatangani perjanjian pinjaman pada 13 Januari lalu.
BACA JUGA:Debut Perdana di BEI,  Saham Sunindo Pratama (SUNI) Menguat 6,6%

Dilansir dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamsi (19/1/2023), bunga atas fasilitas pinjaman ditentukan sebesar 9% fixed per tahun dari jumlah pinjaman selama 24 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Setelah lewatnya periode 24 bulan tersebut, maka perseroan selaku kreditur dapat melakukan peninjauan kembali dan melakukan penyesuaian atas tingkat suku bunga, serta akan memberitahukan secara tertulis kepada RTM selaku debitur.
Adapun, bunga pinjaman wajib dibayar selambat-lambatnya pada tanggal 15 setiap bulan, dan akan dibayar seluruhnya selambat-lambatnya 60 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian fasilitas pinjaman.
BACA JUGA:Resmi Melantai di Bursa, Sunindo Pratama (SUNI) Raup Dana Rp180 Miliar

&amp;ldquo;Jumlah pinjaman tersebut hanya akan digunakan oleh RTM untuk pelunasan sebagian utang usaha kepada supplier dan untuk modal kerja,&amp;rdquo; kata manajemen SUNI dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (19/1/2023).
Pembayaran utang usaha RTM dengan jangka waktu pembayaran yang lebih pendek diyakini dapat meningkatkan kekuatan tawar menawar atau bargaining power RTM terhadap pemasok, sehingga RTM dapat memperoleh harga beli yang lebih baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pembelian persediaan dilakukan untuk menjaga  ketersediaan bahan baku serta meminimalisasi fluktuasi harga bahan baku,  sehingga RTM dan perseroan dapat menjual produknya berupa pipa seamless  OCTG tubing dengan harga yang lebih kompetitif dan memberikan imbal  hasil yang lebih baik.
Manajemen SUNI menjelaskan, RTM akan dapat meningkatkan  profitabilitas apabila bisa mendapatkan harga bahan baku yang rendah.  Salah satu faktor kunci untuk mendapatkan harga bahan baku yang rendah  adalah kecepatan pembayaran oleh RTM.
&amp;ldquo;Untuk itu perseroan merasa perlu untuk mendukung upaya RTM untuk  meningkatkan profitabilitasnya, berupa pemberian pinjaman ke RTM,&amp;rdquo;  lanjut manajemen.
Lebih lanjut, transaksi yang dilakukan merupakan transaksi afiliasi  karena RTM merupakan anak usaha perseroan dengan porsi kepemilikan  sebesar 99,96%. Selain itu, transaksi ini juga merupakan transaksi  material sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) POJK 17/2020,  dengan nilai transaksi lebih dari 20% namun kurang dari 50% ekuitas  perseroan. Adapun, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah  sebesar 21,92% dari ekuitas perseroan yang sebesar Rp342,16 miliar  berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan yang berakhir pada  30 Juni 2022.
Sebagai infomasi, PT Rainbows Tubulars Manufacture merupakan anak  usaha SUNI yang sudah beroperasi sejak Agustus 2017. RTM menjalankan  usaha dalam bidang industri yaitu industri pipa dan sambungan pipa dari  baja dan besi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memberikan pinjaman modal secara tunai ke anak usahanya yakni PT Rainbows Tubulars Manufacture (RTM) sebesar Rp75 Miliar. Keduanya telah menandatangani perjanjian pinjaman pada 13 Januari lalu.
BACA JUGA:Debut Perdana di BEI,  Saham Sunindo Pratama (SUNI) Menguat 6,6%

Dilansir dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamsi (19/1/2023), bunga atas fasilitas pinjaman ditentukan sebesar 9% fixed per tahun dari jumlah pinjaman selama 24 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Setelah lewatnya periode 24 bulan tersebut, maka perseroan selaku kreditur dapat melakukan peninjauan kembali dan melakukan penyesuaian atas tingkat suku bunga, serta akan memberitahukan secara tertulis kepada RTM selaku debitur.
Adapun, bunga pinjaman wajib dibayar selambat-lambatnya pada tanggal 15 setiap bulan, dan akan dibayar seluruhnya selambat-lambatnya 60 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian fasilitas pinjaman.
BACA JUGA:Resmi Melantai di Bursa, Sunindo Pratama (SUNI) Raup Dana Rp180 Miliar

&amp;ldquo;Jumlah pinjaman tersebut hanya akan digunakan oleh RTM untuk pelunasan sebagian utang usaha kepada supplier dan untuk modal kerja,&amp;rdquo; kata manajemen SUNI dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (19/1/2023).
Pembayaran utang usaha RTM dengan jangka waktu pembayaran yang lebih pendek diyakini dapat meningkatkan kekuatan tawar menawar atau bargaining power RTM terhadap pemasok, sehingga RTM dapat memperoleh harga beli yang lebih baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pembelian persediaan dilakukan untuk menjaga  ketersediaan bahan baku serta meminimalisasi fluktuasi harga bahan baku,  sehingga RTM dan perseroan dapat menjual produknya berupa pipa seamless  OCTG tubing dengan harga yang lebih kompetitif dan memberikan imbal  hasil yang lebih baik.
Manajemen SUNI menjelaskan, RTM akan dapat meningkatkan  profitabilitas apabila bisa mendapatkan harga bahan baku yang rendah.  Salah satu faktor kunci untuk mendapatkan harga bahan baku yang rendah  adalah kecepatan pembayaran oleh RTM.
&amp;ldquo;Untuk itu perseroan merasa perlu untuk mendukung upaya RTM untuk  meningkatkan profitabilitasnya, berupa pemberian pinjaman ke RTM,&amp;rdquo;  lanjut manajemen.
Lebih lanjut, transaksi yang dilakukan merupakan transaksi afiliasi  karena RTM merupakan anak usaha perseroan dengan porsi kepemilikan  sebesar 99,96%. Selain itu, transaksi ini juga merupakan transaksi  material sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) POJK 17/2020,  dengan nilai transaksi lebih dari 20% namun kurang dari 50% ekuitas  perseroan. Adapun, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah  sebesar 21,92% dari ekuitas perseroan yang sebesar Rp342,16 miliar  berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan yang berakhir pada  30 Juni 2022.
Sebagai infomasi, PT Rainbows Tubulars Manufacture merupakan anak  usaha SUNI yang sudah beroperasi sejak Agustus 2017. RTM menjalankan  usaha dalam bidang industri yaitu industri pipa dan sambungan pipa dari  baja dan besi.</content:encoded></item></channel></rss>
