<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan IMF: Pertumbuhan Ekonomi Global Turun Jadi 2,7% Tahun Ini</title><description>Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan turun tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini"/><item><title>Peringatan IMF: Pertumbuhan Ekonomi Global Turun Jadi 2,7% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2023 09:40 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini-nrnjLvvDbv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IMF peringatkan perlambatan ekonomi global (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/19/320/2749106/peringatan-imf-pertumbuhan-ekonomi-global-turun-jadi-2-7-tahun-ini-nrnjLvvDbv.jpg</image><title>IMF peringatkan perlambatan ekonomi global (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan turun tahun ini. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menegaskan perkiraan IMF untuk pertumbuhan global melambat menjadi 2,7% tahun ini dari sekitar 3,2% tahun lalu.
BACA JUGA:Waspada! Jokowi Sebut Sudah 47 Negara Jadi Pasien IMF
&quot;Sejak awal tahun, kita melihat beberapa kabar baik... kita juga memperkirakan pada tahun 2023 pertumbuhan akan turun, untuk memulai proses di mana ketimbang mengalami kenaikan justru menurun,&quot; katanya pada panel Forum Ekonomi Dunia di Davos, dilansir dari VOA, Kamis (19/1/2023).
BACA JUGA:47 Negara Jadi Pasien IMF, Jokowi: Hati-Hati Semua
Georgieva mengatakan tiga tantangan yang sangat signifikan adalah perang Rusia-Ukraina, krisis biaya hidup dan suku bunga pada tingkat yang belum pernah disaksikan dalam beberapa dekade. Dunia harus melakukan penyesuaian demi keamanan pasokan secara lebih cerdas, tambahnya.
Berbicara dalam acara yang sama, menteri luar negeri Arab Saudi mengatakan bahwa stabilitas harga minyak menunjukkan kerajaan itu benar dalam posisinya selama pertikaiannya tahun lalu dengan Amerika terkait keputusan OPEC+ untuk mengurangi target produksi minyak.


Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan negaranya, pengekspor  minyak utama dunia, bertanggung jawab untuk terus memberikan kestabilan  pada minyak dan ekonomi dunia dan bahwa Riyadh akan melakukan dialog  yang kuat dengan sekutu lamanya, Amerika untuk terus mengatasi masalah  apa pun.
Ia mengatakan Arab Saudi berkomitmen terhadap masa depan energi  bersih namun pada saat yang sama ada kebutuhan untuk memastikan  keandalan energi tradisional.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan turun tahun ini. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menegaskan perkiraan IMF untuk pertumbuhan global melambat menjadi 2,7% tahun ini dari sekitar 3,2% tahun lalu.
BACA JUGA:Waspada! Jokowi Sebut Sudah 47 Negara Jadi Pasien IMF
&quot;Sejak awal tahun, kita melihat beberapa kabar baik... kita juga memperkirakan pada tahun 2023 pertumbuhan akan turun, untuk memulai proses di mana ketimbang mengalami kenaikan justru menurun,&quot; katanya pada panel Forum Ekonomi Dunia di Davos, dilansir dari VOA, Kamis (19/1/2023).
BACA JUGA:47 Negara Jadi Pasien IMF, Jokowi: Hati-Hati Semua
Georgieva mengatakan tiga tantangan yang sangat signifikan adalah perang Rusia-Ukraina, krisis biaya hidup dan suku bunga pada tingkat yang belum pernah disaksikan dalam beberapa dekade. Dunia harus melakukan penyesuaian demi keamanan pasokan secara lebih cerdas, tambahnya.
Berbicara dalam acara yang sama, menteri luar negeri Arab Saudi mengatakan bahwa stabilitas harga minyak menunjukkan kerajaan itu benar dalam posisinya selama pertikaiannya tahun lalu dengan Amerika terkait keputusan OPEC+ untuk mengurangi target produksi minyak.


Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan negaranya, pengekspor  minyak utama dunia, bertanggung jawab untuk terus memberikan kestabilan  pada minyak dan ekonomi dunia dan bahwa Riyadh akan melakukan dialog  yang kuat dengan sekutu lamanya, Amerika untuk terus mengatasi masalah  apa pun.
Ia mengatakan Arab Saudi berkomitmen terhadap masa depan energi  bersih namun pada saat yang sama ada kebutuhan untuk memastikan  keandalan energi tradisional.</content:encoded></item></channel></rss>
