<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan PO Bus Terbesar yang Melantai di BEI</title><description>Deretan PO Bus yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Belakangan ini sosok pemilik PO Bus menjadi sorotan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei"/><item><title>Deretan PO Bus Terbesar yang Melantai di BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2023 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei-oZOce1yy9P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PO bus yang melantai di BEI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/278/2749964/deretan-po-bus-terbesar-yang-melantai-di-bei-oZOce1yy9P.jpg</image><title>PO bus yang melantai di BEI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Deretan PO Bus yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Belakangan ini sosok pemilik PO Bus menjadi sorotan masyarakat.
Siapa pemilik dan bagaimana sejarah berbagai PO Bus di Indonesia memang menarik untuk diketahui. Mengingat Indonesia memiliki banyak PO Bus yang melayani penumpang dari Sabang sampai Merauke.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Aneka Jaya? Dulunya Pedagang Sembako

Ternyata ada beberapa PO Bus yang sudah memasuki pasar modal Indonesia. Berikut Okezone akan mengulas daftar PO Bus yang sudah melantai di BEI.
1. Lorena
 
PO Bus Lorena terdaftar di BEI dengan nama PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA). Mengulik sejarah PO Bus Lorena tentu tak lepas dari sosok Gusti Terkelin Soerbakti. Dia adalah tentara Angkatan Darat dan pernah bertugas di Kodam XVI Udayana Bali, sepanjang 1963-1965, sebelum akhirnya dipindahkan ke Jakarta.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Sumber Alam? Ternyata Ini Orangnya Juga Punya SBPU

Karena profesi sebagai abdi negara itu, Soerbakti cukup memahami minimnya moda transportasi yang menghubungkan Jakarta dan Bogor di era '70-an. Alasan inilah yang mendorong Soerbakti nekad mendirikan perusahaan otobus.  Kini, Eka Sari Lorena Soerbakti anak dari GT Soerbakti meneruskan usaha yang telah didirikan ayahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. White Horse Group
White Horse Gorup yang juga dikenal sebagai PT WEHA Transportasi  Indonesia Tbk (WEHA) sudah tercatat di BEI. Pada kuartal III 2022,  WEHA  atau White Horse membukukan pendapatan sebesar Rp123 miliar. Pendapatan  WEHA melesat 112% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp58 miliar.
Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp12 miliar di  mana perseroan mengalami rugi bersih sebesar Rp11 miliar di periode  yang sama di tahun sebelumnya. Direktur Utama WEHA Andrianto Putera  Tirtawisata mengatakan, segmen bus carter membukukan kenaikan pendapatan  sebanyak 87% dibandingkan dengan tahun lalu.
3. Steady Safe
PT Steady Safe Tbk merupakan salah satu perusahaan transportasi umum  yang ada di Jakarta. Pada tahun 1994 Perseroan melakukan Penawaran Umum  atas saham-sahamnya kepada masyarakat dan sebagai persiapan menjelang Go  Publik tersebut, tanggal 28 Desember 1993 Perseroan mengubah namanya  menjadi PT Steady Safe Tbk.
Anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan.  Perubahan Anggaran dasar guna disesuaikan dengan Undang-undang Perseroan  Terbatas No. 40 tahun 2007 dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan  Rapat Perseroan No. 187 tanggal 15 Agustus 2008 yang dibuat di hadapan  Notaris FX Budi Santoso Isbandi SH, Notaris di Jakarta dn telah  memperoleh persetujuan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik  Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-00250.AH.01.02 Tahun 2009  tanggal 5 Januari 2009. Selanjutnya Perubahan Anggaran Dasar terakhir  tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 33 tanggal 20 Januari  2016 yang dibuat oleh Notaris Edi Priyono, SH.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Deretan PO Bus yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Belakangan ini sosok pemilik PO Bus menjadi sorotan masyarakat.
Siapa pemilik dan bagaimana sejarah berbagai PO Bus di Indonesia memang menarik untuk diketahui. Mengingat Indonesia memiliki banyak PO Bus yang melayani penumpang dari Sabang sampai Merauke.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Aneka Jaya? Dulunya Pedagang Sembako

Ternyata ada beberapa PO Bus yang sudah memasuki pasar modal Indonesia. Berikut Okezone akan mengulas daftar PO Bus yang sudah melantai di BEI.
1. Lorena
 
PO Bus Lorena terdaftar di BEI dengan nama PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA). Mengulik sejarah PO Bus Lorena tentu tak lepas dari sosok Gusti Terkelin Soerbakti. Dia adalah tentara Angkatan Darat dan pernah bertugas di Kodam XVI Udayana Bali, sepanjang 1963-1965, sebelum akhirnya dipindahkan ke Jakarta.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Sumber Alam? Ternyata Ini Orangnya Juga Punya SBPU

Karena profesi sebagai abdi negara itu, Soerbakti cukup memahami minimnya moda transportasi yang menghubungkan Jakarta dan Bogor di era '70-an. Alasan inilah yang mendorong Soerbakti nekad mendirikan perusahaan otobus.  Kini, Eka Sari Lorena Soerbakti anak dari GT Soerbakti meneruskan usaha yang telah didirikan ayahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. White Horse Group
White Horse Gorup yang juga dikenal sebagai PT WEHA Transportasi  Indonesia Tbk (WEHA) sudah tercatat di BEI. Pada kuartal III 2022,  WEHA  atau White Horse membukukan pendapatan sebesar Rp123 miliar. Pendapatan  WEHA melesat 112% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp58 miliar.
Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp12 miliar di  mana perseroan mengalami rugi bersih sebesar Rp11 miliar di periode  yang sama di tahun sebelumnya. Direktur Utama WEHA Andrianto Putera  Tirtawisata mengatakan, segmen bus carter membukukan kenaikan pendapatan  sebanyak 87% dibandingkan dengan tahun lalu.
3. Steady Safe
PT Steady Safe Tbk merupakan salah satu perusahaan transportasi umum  yang ada di Jakarta. Pada tahun 1994 Perseroan melakukan Penawaran Umum  atas saham-sahamnya kepada masyarakat dan sebagai persiapan menjelang Go  Publik tersebut, tanggal 28 Desember 1993 Perseroan mengubah namanya  menjadi PT Steady Safe Tbk.
Anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan.  Perubahan Anggaran dasar guna disesuaikan dengan Undang-undang Perseroan  Terbatas No. 40 tahun 2007 dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan  Rapat Perseroan No. 187 tanggal 15 Agustus 2008 yang dibuat di hadapan  Notaris FX Budi Santoso Isbandi SH, Notaris di Jakarta dn telah  memperoleh persetujuan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik  Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-00250.AH.01.02 Tahun 2009  tanggal 5 Januari 2009. Selanjutnya Perubahan Anggaran Dasar terakhir  tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 33 tanggal 20 Januari  2016 yang dibuat oleh Notaris Edi Priyono, SH.</content:encoded></item></channel></rss>
