<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkeu Target Lelang 2023 Capai Rp33 Triliun, Paling Besar Kebun Sawit hingga Besi Tua</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku optimis potensi resesi ekonomi global tidak akan memengaruhi kinerja lelang di 2023.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua"/><item><title>Kemenkeu Target Lelang 2023 Capai Rp33 Triliun, Paling Besar Kebun Sawit hingga Besi Tua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2023 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua-QQ0DnOSi1k.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/320/2750251/kemenkeu-target-lelang-2023-capai-rp33-triliun-paling-besar-kebun-sawit-hingga-besi-tua-QQ0DnOSi1k.JPG</image><title>Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku optimis potensi resesi ekonomi global tidak akan memengaruhi kinerja lelang di 2023.

&quot;Mungkin karena penjualan lelang punya karakter khusus dan barang-barang yang dijual juga kadang punya spesifikasi khusus yang tidak bisa ditemui di pasaran,&quot; kata Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Joko Prihanto dalam media briefing di Jakarta yang dikutip Antara, Jumat (20/1/2023).

Dia menyebut produk yang dilelang memiliki peminat tersendiri, seperti mobil, besi tua, maupun properti berupa apartemen yang tidak terpengaruh oleh kondisi perekonomian global.

&quot;Ini sudah ada pelanggannya dan semakin hari semakin bertambah. Jadi resesi ini, saya belum merasakan mempengaruhi pasar lelang,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Meski Resesi, Ekonomi RI Bakal Semakin Tumbuh di Tahun Politik
Dia pun mengatakan pada 2022, terdapat dua produk lelang yang paling diminati masyarakat, yakni besi tua dan kebun kelapa sawit dengan hasil lelang yang cukup signifikan.


&quot;Sekali lelang bisa dapat besar, misalnya kebun kelapa sawit yang pada awal tahun dilelang dengan nilai sampai Rp382 miliar. Kemudian besi tua juga jadi komoditas yang luar biasa dinikmati karena ada tipe besi tua yang cepat laku, seperti kapal dan bongkaran pabrik,&quot; bebernya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS80LzE2MTA2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Joko pun menargetkan lelang di 2023 tembus di angka Rp33 triliun. Target tersebut, kata Joko adalah target tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.


&quot;Kita men-challenge target Rp33 triliun di 2023, ini juga target tertinggi sepanjang sejarah kita optimis. Sementara PNBP lelang juga ditarget naik Rp758 miliar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku optimis potensi resesi ekonomi global tidak akan memengaruhi kinerja lelang di 2023.

&quot;Mungkin karena penjualan lelang punya karakter khusus dan barang-barang yang dijual juga kadang punya spesifikasi khusus yang tidak bisa ditemui di pasaran,&quot; kata Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Joko Prihanto dalam media briefing di Jakarta yang dikutip Antara, Jumat (20/1/2023).

Dia menyebut produk yang dilelang memiliki peminat tersendiri, seperti mobil, besi tua, maupun properti berupa apartemen yang tidak terpengaruh oleh kondisi perekonomian global.

&quot;Ini sudah ada pelanggannya dan semakin hari semakin bertambah. Jadi resesi ini, saya belum merasakan mempengaruhi pasar lelang,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Meski Resesi, Ekonomi RI Bakal Semakin Tumbuh di Tahun Politik
Dia pun mengatakan pada 2022, terdapat dua produk lelang yang paling diminati masyarakat, yakni besi tua dan kebun kelapa sawit dengan hasil lelang yang cukup signifikan.


&quot;Sekali lelang bisa dapat besar, misalnya kebun kelapa sawit yang pada awal tahun dilelang dengan nilai sampai Rp382 miliar. Kemudian besi tua juga jadi komoditas yang luar biasa dinikmati karena ada tipe besi tua yang cepat laku, seperti kapal dan bongkaran pabrik,&quot; bebernya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS80LzE2MTA2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Joko pun menargetkan lelang di 2023 tembus di angka Rp33 triliun. Target tersebut, kata Joko adalah target tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.


&quot;Kita men-challenge target Rp33 triliun di 2023, ini juga target tertinggi sepanjang sejarah kita optimis. Sementara PNBP lelang juga ditarget naik Rp758 miliar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
