<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Peserta Rekrutmen BUMN Pakai Joki hingga Masuk Daftar Hitam</title><description>Rekrutmen bersama BUMN diwarnai kecurangan. Berdasarkan temuan di  lapangan, ada sebagian orang tidak lolos seleksi Rekrutmen Bersama BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/21/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/21/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam"/><item><title>Fakta Peserta Rekrutmen BUMN Pakai Joki hingga Masuk Daftar Hitam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/21/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/21/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam</guid><pubDate>Sabtu 21 Januari 2023 05:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam-DwvyxxIQ4Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekrutmen bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/455/2750004/fakta-peserta-rekrutmen-bumn-pakai-joki-hingga-masuk-daftar-hitam-DwvyxxIQ4Y.jpg</image><title>Rekrutmen bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rekrutmen bersama BUMN diwarnai kecurangan. Berdasarkan temuan di lapangan, ada sebagian orang tidak lolos seleksi Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) Batch 2 yang belum lama ini berlangsung.
Menurut Forum Human Capital Indonesia (FHCI), rupanya tidak sedikit peserta yang menggunakan jalan cepat saat melaksanakan ujian, sehingga hasilnya gagal.
&quot;Proses Rekrutmen Bersama BUMN sangat mengedepankan nilai-nilai AKHLAK salah satunya kejujuran. Tidak ada toleransi untuk segala bentuk tindak kecurangan, loh. Apabila terdapat indikasi kecurangan, maka peserta akan dinyatakan GAGAL,&quot; tulis FHCI BUMN dalam postingannya di media sosial, dikutip Sabtu (21/1/2023).
BACA JUGA:Erick Thohir: BUMN yang Korupsi Kita Bawa Langsung ke Penjara
1.      Tanggapan Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir geram dan kecewa karena proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan. Pasalnya, sejumlah peserta Rekrutmen Bersama BUMN menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi Pak Erick itu kecewa, kok bisa, apalagi beliau melihat bahwa masuk jadi karyawan sudah pake joki atau langkah-langkah nggak benar. Nanti gimana di BUMN-nya ketika bekerja. Jadi pak Erick minta dituntaskan semua itu persoalan persoalan ini,&quot; ungkap Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.
BACA JUGA:Bocoran Erick Thohir soal IPO BUMN Tahun Ini
2.      Kecurangan Bisa Dideteksi
Meski kecurangan sudah terjadi, Arya mencatat FHCI memiliki metode yang bisa mengidentifikasi proses kecurangan dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Termasuk menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi ini juga langkah-langkah yang kita lakukan, antisipasi. FHCi itu punya metode yang membuat rekrutmen BUMN kalau pakai joki itu ketahuan kok,&quot; kata dia.


3.      39 Peserta Masuk Daftar Hitam
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi  Kementerian BUMN, Tedi Bharata mengatakan nama-nama peserta yang masuk  daftar hitam ke depannya tidak dapat mengikuti seluruh program yang  dilakukan Kementerian BUMN.
&amp;ldquo;Berdasarkan penyelidikan, kami mengidentifikasi 39 nama yang  tergabung dalam grup tersebut, otomatis seluruhnya gugur, dan bukan  hanya digugurkan namun juga kami blacklist agar ke depannya tidak dapat  mengikuti seluruh program lainnya yang dilakukan Kementerian BUMN dan  BUMN,&amp;rdquo; ungkap Tedi, Selasa, 17 Januari 2023.
4.      Sanksi Di Blacklist
Dia menegaskan bentuk kecurangan lain yang ditemukan sistem di luar  aktivitas perjokian juga akan mendapatkan sanksi serupa yakni gugur dan  di-blacklist.
Berdasarkan laporan, lanjut Tedi, aktivitas perjokian terjadi melalui  sebuah grup aplikasi pesan singkat berkedok bimbingan belajar.
5.      Adanya Sistem Proctoring
Rekrutmen Bersama BUMN sejak awal telah dilengkapi sistem proctoring    atau pengawasan. Sistem ini dapat mendeteksi aktivitas kecurangan yang    dilakukan peserta saat mengerjakan tes secara daring.
Semisal, di layar ada dua orang, melakukan tangkapan layar,    menggunakan multi-tab, hingga gerak-gerik mencurigakan semuanya    terdeteksi oleh sistem.
&amp;ldquo;Selain kasus perjokian yang sedang ramai diperbincangkan, kami juga    menekankan bahwa sejak awal sistem dapat mendeteksi kecurangan secara    otomatis ketika peserta sedang mengerjakan tes,&quot; katanya.6.      Kecurangan Hanya Terjadi 0,4%
Meski ada kecurangan, Tedi menekankan lebih banyak peserta rekrutmen   yang jujur dan memiliki integritas yang sangat baik. Kecurangan yang   terjadi kecil sekali, bahkan hanya berada di kisaran 0,4%.
7.      Proses Rekrutmen Dilakukan Secara Transparan
Saat ini Kementerian BUMN dan Forum Human Capital Indonesia secara   intens terus melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait indikasi   kecurangan para oknum. Dia memastikan bahwa proses Rekrutmen Bersama   BUMN dilakukan secara transparan, profesional.
Meskipun memiliki sistem yang handal, Kementerian BUMN juga tetap   terbuka apabila ada masukan-masukan dari publik perihal adanya indikasi   kecurangan.</description><content:encoded>JAKARTA - Rekrutmen bersama BUMN diwarnai kecurangan. Berdasarkan temuan di lapangan, ada sebagian orang tidak lolos seleksi Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) Batch 2 yang belum lama ini berlangsung.
Menurut Forum Human Capital Indonesia (FHCI), rupanya tidak sedikit peserta yang menggunakan jalan cepat saat melaksanakan ujian, sehingga hasilnya gagal.
&quot;Proses Rekrutmen Bersama BUMN sangat mengedepankan nilai-nilai AKHLAK salah satunya kejujuran. Tidak ada toleransi untuk segala bentuk tindak kecurangan, loh. Apabila terdapat indikasi kecurangan, maka peserta akan dinyatakan GAGAL,&quot; tulis FHCI BUMN dalam postingannya di media sosial, dikutip Sabtu (21/1/2023).
BACA JUGA:Erick Thohir: BUMN yang Korupsi Kita Bawa Langsung ke Penjara
1.      Tanggapan Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir geram dan kecewa karena proses Rekrutmen Bersama BUMN batch 2 diwarnai kecurangan. Pasalnya, sejumlah peserta Rekrutmen Bersama BUMN menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi Pak Erick itu kecewa, kok bisa, apalagi beliau melihat bahwa masuk jadi karyawan sudah pake joki atau langkah-langkah nggak benar. Nanti gimana di BUMN-nya ketika bekerja. Jadi pak Erick minta dituntaskan semua itu persoalan persoalan ini,&quot; ungkap Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.
BACA JUGA:Bocoran Erick Thohir soal IPO BUMN Tahun Ini
2.      Kecurangan Bisa Dideteksi
Meski kecurangan sudah terjadi, Arya mencatat FHCI memiliki metode yang bisa mengidentifikasi proses kecurangan dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Termasuk menggunakan jasa Joki.
&quot;Jadi ini juga langkah-langkah yang kita lakukan, antisipasi. FHCi itu punya metode yang membuat rekrutmen BUMN kalau pakai joki itu ketahuan kok,&quot; kata dia.


3.      39 Peserta Masuk Daftar Hitam
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi  Kementerian BUMN, Tedi Bharata mengatakan nama-nama peserta yang masuk  daftar hitam ke depannya tidak dapat mengikuti seluruh program yang  dilakukan Kementerian BUMN.
&amp;ldquo;Berdasarkan penyelidikan, kami mengidentifikasi 39 nama yang  tergabung dalam grup tersebut, otomatis seluruhnya gugur, dan bukan  hanya digugurkan namun juga kami blacklist agar ke depannya tidak dapat  mengikuti seluruh program lainnya yang dilakukan Kementerian BUMN dan  BUMN,&amp;rdquo; ungkap Tedi, Selasa, 17 Januari 2023.
4.      Sanksi Di Blacklist
Dia menegaskan bentuk kecurangan lain yang ditemukan sistem di luar  aktivitas perjokian juga akan mendapatkan sanksi serupa yakni gugur dan  di-blacklist.
Berdasarkan laporan, lanjut Tedi, aktivitas perjokian terjadi melalui  sebuah grup aplikasi pesan singkat berkedok bimbingan belajar.
5.      Adanya Sistem Proctoring
Rekrutmen Bersama BUMN sejak awal telah dilengkapi sistem proctoring    atau pengawasan. Sistem ini dapat mendeteksi aktivitas kecurangan yang    dilakukan peserta saat mengerjakan tes secara daring.
Semisal, di layar ada dua orang, melakukan tangkapan layar,    menggunakan multi-tab, hingga gerak-gerik mencurigakan semuanya    terdeteksi oleh sistem.
&amp;ldquo;Selain kasus perjokian yang sedang ramai diperbincangkan, kami juga    menekankan bahwa sejak awal sistem dapat mendeteksi kecurangan secara    otomatis ketika peserta sedang mengerjakan tes,&quot; katanya.6.      Kecurangan Hanya Terjadi 0,4%
Meski ada kecurangan, Tedi menekankan lebih banyak peserta rekrutmen   yang jujur dan memiliki integritas yang sangat baik. Kecurangan yang   terjadi kecil sekali, bahkan hanya berada di kisaran 0,4%.
7.      Proses Rekrutmen Dilakukan Secara Transparan
Saat ini Kementerian BUMN dan Forum Human Capital Indonesia secara   intens terus melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait indikasi   kecurangan para oknum. Dia memastikan bahwa proses Rekrutmen Bersama   BUMN dilakukan secara transparan, profesional.
Meskipun memiliki sistem yang handal, Kementerian BUMN juga tetap   terbuka apabila ada masukan-masukan dari publik perihal adanya indikasi   kecurangan.</content:encoded></item></channel></rss>
