<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diprediksi Menguat ke Level 6.900, Begini Analisanya</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat ke level 6.900 dalam waktu dekat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya"/><item><title>IHSG Diprediksi Menguat ke Level 6.900, Begini Analisanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2023 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya-SFBXvWIMZ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/23/278/2751301/ihsg-diprediksi-menguat-ke-level-6-900-begini-analisanya-SFBXvWIMZ9.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat ke level 6.900 dalam waktu dekat. Analis mengungkap beberapa sentimen positif yang menopangnya.
Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan, secara teknikal, posisi IHSG saat ini di area 6.800 - 6.900 merupakan area resisten.
BACA JUGA:7 Fakta IHSG Sepekan Menguat ke 6.874 tapi Transaksi Harian Turun Jadi Rp10,24 Triliun

&quot;Posisi sekarang ini 6.800 - 6.900 merupakan area resisten jadi area itu harus di break out dulu, baru kita bisa menyebut konfirmasi nya oke ini boleh lanjut, atau secara tenor jangka menengah lebih ke dibawah 1 tahun ini jauh lebih baik,&quot; ujar Audi, Senin (23/1/2023).
Meskipun menurut Audi kenaikan masih sementara, pondasi IHSG sendiri saat ini dari beberapa data masih ditopang sektor perbankan, manufaktur hingga komoditas.
BACA JUGA:IHSG Sepekan Menguat ke 6.874 tapi Transaksi Harian Turun Jadi Rp10,2 Triliun

&quot;Jadi saya pikir mungkin untuk tahun ini akan berimpact cukup bagus sekali, apalagi komoditas tahun lalu memberikan devisa yang lumayan besar ke ekspornya untuk perekonomian Indonesia,&quot; katanya.
Selain itu, Audi juga menilai penguatan IHSG sejalan dengan earning season atau laporan pendapatan para emiten untuk full year atau kuartal IV 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita ekspektasi masih cukup oke masih cukup bagus sekali. Jadi saya  pikir yang paling dekat (untuk sentimen) ya earning season itu sendiri  yang bisa membuat lebih menarik untuk saat ini,&quot; jelasnya.
Senada, Head of Business Development PT. FAC Sekuritas Indonesia,  Kenji Putera Tjahaja juga mengatakan bahwa posisi pelaku pasar saat ini  masih cenderung mengambil posisi wait and see di kuartal IV 2022.
&quot;Nah ini memang 2022 kurang apik di penghujung tahun khususnya IHSG  gitu tapi kita bisa expect untuk di 2023 ini market merespon lebih  positif,&quot; kata dia.
Menurut Kenji, hal positif lainnya juga karena sentimen kebijakan The  Fed pada awal Februari mendatang yang diprediksi masih akan menaikkan  suku bunga tapi tidak seagresif atau tidak se-hawkish sebelumnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat ke level 6.900 dalam waktu dekat. Analis mengungkap beberapa sentimen positif yang menopangnya.
Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan, secara teknikal, posisi IHSG saat ini di area 6.800 - 6.900 merupakan area resisten.
BACA JUGA:7 Fakta IHSG Sepekan Menguat ke 6.874 tapi Transaksi Harian Turun Jadi Rp10,24 Triliun

&quot;Posisi sekarang ini 6.800 - 6.900 merupakan area resisten jadi area itu harus di break out dulu, baru kita bisa menyebut konfirmasi nya oke ini boleh lanjut, atau secara tenor jangka menengah lebih ke dibawah 1 tahun ini jauh lebih baik,&quot; ujar Audi, Senin (23/1/2023).
Meskipun menurut Audi kenaikan masih sementara, pondasi IHSG sendiri saat ini dari beberapa data masih ditopang sektor perbankan, manufaktur hingga komoditas.
BACA JUGA:IHSG Sepekan Menguat ke 6.874 tapi Transaksi Harian Turun Jadi Rp10,2 Triliun

&quot;Jadi saya pikir mungkin untuk tahun ini akan berimpact cukup bagus sekali, apalagi komoditas tahun lalu memberikan devisa yang lumayan besar ke ekspornya untuk perekonomian Indonesia,&quot; katanya.
Selain itu, Audi juga menilai penguatan IHSG sejalan dengan earning season atau laporan pendapatan para emiten untuk full year atau kuartal IV 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita ekspektasi masih cukup oke masih cukup bagus sekali. Jadi saya  pikir yang paling dekat (untuk sentimen) ya earning season itu sendiri  yang bisa membuat lebih menarik untuk saat ini,&quot; jelasnya.
Senada, Head of Business Development PT. FAC Sekuritas Indonesia,  Kenji Putera Tjahaja juga mengatakan bahwa posisi pelaku pasar saat ini  masih cenderung mengambil posisi wait and see di kuartal IV 2022.
&quot;Nah ini memang 2022 kurang apik di penghujung tahun khususnya IHSG  gitu tapi kita bisa expect untuk di 2023 ini market merespon lebih  positif,&quot; kata dia.
Menurut Kenji, hal positif lainnya juga karena sentimen kebijakan The  Fed pada awal Februari mendatang yang diprediksi masih akan menaikkan  suku bunga tapi tidak seagresif atau tidak se-hawkish sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
