<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Konglomerat Hermanto Tanoko (PEVE) Melantai di BEI Besok</title><description>Perusahaan milik konglomerat Hermanto Tanoko yakni PT Penta Valent Tbk  (PEVE) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) besok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok"/><item><title>Emiten Konglomerat Hermanto Tanoko (PEVE) Melantai di BEI Besok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2023 12:53 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok-psS9uKdIXI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PEVE listing di BEI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/23/278/2751318/emiten-konglomerat-hermanto-tanoko-peve-melantai-di-bei-besok-psS9uKdIXI.jpg</image><title>PEVE listing di BEI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan milik konglomerat Hermanto Tanoko yakni PT Penta Valent Tbk (PEVE) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) besok. PEVE akan menjadi perusahaan tercatat ke-9 pada tahun 2023.
Listing dilakukan setelah PEVE melewati proses penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 368 juta saham dengan nilai nominal Rp20 per saham.
BACA JUGA:5 Perusahaan Milik Orang Terkaya Asia Segera IPO 

PEVE mematok harga penawaran Rp149 per saham dan berpotensi mengantongi dana segar dari IPO sebesar Rp52,61 miliar. Seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipakai untuk modal kerja perseroan.
Bersamaan dengan IPO, PEVE juga menggelar program alokasi saham kepada karyawan alias employee stock allocation (ESA) dengan alokasi 0,09% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau sebanyak 325.500 saham.
BACA JUGA:Bocoran Erick Thohir soal IPO BUMN Tahun Ini

Adapun deretan pemegang saham PEVE saat ini adalah PT Tancorp Mega Buana 50,44%; PT Maramakmur Selaras 25,28%; dan PT Multi Indotama Mandiri 24,28%.
Nama Tancorp yang identik dengan konglomerat Hermanto Tanoko jelas memang ia adalah pendiri dan pemilik Grup Tancorp. Dalam prospektus awal PEVE disebutkan bahwa Hermanto Tanoko ditetapkan sebagai pengendali perseroan.
Untuk diketahui, Hermanto Tanoko adalah salah satu orang terkaya di Indonesia yang kekayaannya ditopang dengan bisnis yang beragam. Hermanto memiliki 41 bisnis usaha yang didukung dengan banyak perusahaan. &amp;ldquo;41 bisnis usaha, PT-nya banyak,&amp;rdquo; ungkap Hermanto Tanoko dikutip dari kanal YouTube-nya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tercatat Hermanto Tanoko melalui Tancorp Group memiliki sejumlah  perusahaan terbuka, diantaranya produsen air minum kemasan PT Sariguna  Primatirta Tbk (CLEO), PT Mega Perintis Tbk (ZONE), PT Jaya Sukses  Makmur Sentosa Tbk (RISE), PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), dan  PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau Avian Brands, dan juga PT Cahayaputra Asa  Keramik Tbk (CAKK).
Namun, Tancorp Mega Buana baru masuk menjadi pemegang saham PEVE pada  tahun 2022. Selain itu, Hermanto Tanoko pun menduduki kursi komisaris  utama perseroan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Sirkuler Pemegang Saham Sebagai Pengganti  RUPSLB No. 09 tanggal 17 Mei 2022, pemegang saham saat itu sepakat  untuk perseroan melakukan penerbitan saham pesanan kepada PT Tancorp  Mega Buana sejumlah Rp14,25 miliar yang telah disetor secara penuh ke  dalam kas perseroan oleh PT Tancorp Mega Buana, sesuai dengan bukti  setor pada tanggal 18 Mei 2022 yang disetorkan melalui Panin Bank  senilai Rp89 miliar.
Berdasarkan akta itu, Tancorp Mega Buana jadi mempunyai sebanyak  14.250 saham (50,44%); Maramakmur Selaras 7.140 saham (25,28%); dan  Multi Indotama Mandiri 6.860 saham (24,28%). Semuanya bernilai nominal  Rp1 juta per saham.
Kemudian, berdasarkan Akta Perseroan No.12/2022, para pemegang saham  PEVE telah menyetujui, antara lain pemecahan nilai saham (stock split)  dari sebelumnya sebesar Rp1 juta per saham menjadi sebesar Rp20 per  saham.
Dengan dilakukannya pemecahan nominal saham tersebut, susunan  pemegang saham dan struktur permodalan perseroan menjadi Tancorp Mega  Buana 712.500.000 saham (50,44%); Maramakmur Selaras 357.000.000  (25,28%); Multi Indotama Mandiri 343.000.000 (24,28%).</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan milik konglomerat Hermanto Tanoko yakni PT Penta Valent Tbk (PEVE) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) besok. PEVE akan menjadi perusahaan tercatat ke-9 pada tahun 2023.
Listing dilakukan setelah PEVE melewati proses penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 368 juta saham dengan nilai nominal Rp20 per saham.
BACA JUGA:5 Perusahaan Milik Orang Terkaya Asia Segera IPO 

PEVE mematok harga penawaran Rp149 per saham dan berpotensi mengantongi dana segar dari IPO sebesar Rp52,61 miliar. Seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipakai untuk modal kerja perseroan.
Bersamaan dengan IPO, PEVE juga menggelar program alokasi saham kepada karyawan alias employee stock allocation (ESA) dengan alokasi 0,09% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau sebanyak 325.500 saham.
BACA JUGA:Bocoran Erick Thohir soal IPO BUMN Tahun Ini

Adapun deretan pemegang saham PEVE saat ini adalah PT Tancorp Mega Buana 50,44%; PT Maramakmur Selaras 25,28%; dan PT Multi Indotama Mandiri 24,28%.
Nama Tancorp yang identik dengan konglomerat Hermanto Tanoko jelas memang ia adalah pendiri dan pemilik Grup Tancorp. Dalam prospektus awal PEVE disebutkan bahwa Hermanto Tanoko ditetapkan sebagai pengendali perseroan.
Untuk diketahui, Hermanto Tanoko adalah salah satu orang terkaya di Indonesia yang kekayaannya ditopang dengan bisnis yang beragam. Hermanto memiliki 41 bisnis usaha yang didukung dengan banyak perusahaan. &amp;ldquo;41 bisnis usaha, PT-nya banyak,&amp;rdquo; ungkap Hermanto Tanoko dikutip dari kanal YouTube-nya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tercatat Hermanto Tanoko melalui Tancorp Group memiliki sejumlah  perusahaan terbuka, diantaranya produsen air minum kemasan PT Sariguna  Primatirta Tbk (CLEO), PT Mega Perintis Tbk (ZONE), PT Jaya Sukses  Makmur Sentosa Tbk (RISE), PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), dan  PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau Avian Brands, dan juga PT Cahayaputra Asa  Keramik Tbk (CAKK).
Namun, Tancorp Mega Buana baru masuk menjadi pemegang saham PEVE pada  tahun 2022. Selain itu, Hermanto Tanoko pun menduduki kursi komisaris  utama perseroan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Sirkuler Pemegang Saham Sebagai Pengganti  RUPSLB No. 09 tanggal 17 Mei 2022, pemegang saham saat itu sepakat  untuk perseroan melakukan penerbitan saham pesanan kepada PT Tancorp  Mega Buana sejumlah Rp14,25 miliar yang telah disetor secara penuh ke  dalam kas perseroan oleh PT Tancorp Mega Buana, sesuai dengan bukti  setor pada tanggal 18 Mei 2022 yang disetorkan melalui Panin Bank  senilai Rp89 miliar.
Berdasarkan akta itu, Tancorp Mega Buana jadi mempunyai sebanyak  14.250 saham (50,44%); Maramakmur Selaras 7.140 saham (25,28%); dan  Multi Indotama Mandiri 6.860 saham (24,28%). Semuanya bernilai nominal  Rp1 juta per saham.
Kemudian, berdasarkan Akta Perseroan No.12/2022, para pemegang saham  PEVE telah menyetujui, antara lain pemecahan nilai saham (stock split)  dari sebelumnya sebesar Rp1 juta per saham menjadi sebesar Rp20 per  saham.
Dengan dilakukannya pemecahan nominal saham tersebut, susunan  pemegang saham dan struktur permodalan perseroan menjadi Tancorp Mega  Buana 712.500.000 saham (50,44%); Maramakmur Selaras 357.000.000  (25,28%); Multi Indotama Mandiri 343.000.000 (24,28%).</content:encoded></item></channel></rss>
