<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bakal Ekspor Bahan Pangan Rp2,3 Triliun ke Arab Saudi, Ada untuk Jamaah Haji</title><description>Zulhas telah melaksanakan misi dagang Indonesia ke Arab Saudi setelah berkali-kali gagal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji"/><item><title>RI Bakal Ekspor Bahan Pangan Rp2,3 Triliun ke Arab Saudi, Ada untuk Jamaah Haji</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji</guid><pubDate>Selasa 24 Januari 2023 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji-YQEF2Q5eQt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/24/320/2751864/ri-bakal-ekspor-bahan-pangan-rp2-3-triliun-ke-arab-saudi-ada-untuk-jamaah-haji-YQEF2Q5eQt.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) telah melaksanakan misi dagang Indonesia ke Arab Saudi setelah berkali-kali gagal.
Setidaknya ada delapan kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan 5 pelaku usaha Arab Saudi dengan nilai kontrak lebih dari USD155,7 juta atau sekitar Rp2,3 triliun. Ditandai dengan penandatanganan kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan nota kesepahaman (MoU).
BACA JUGA:Misi Dagang ke Arab Saudi, RI Siap Ekspor Arang, Buah hingga Daging
&amp;ldquo;Saya menyambut baik penandatanganan kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan MoU antara pelaku usaha Indonesia dengan Arab Saudi. Diharapkan kerja sama ini akan terus berlanjut dengan transaksi dagang yang semakin besar dan dengan komoditas yang semakin banyak jenisnya,&amp;rdquo; kata Mendag Zulhas di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saudi, Senin (24/1/2023).
Dia mengungkapkan, pada penandatanganan kerja sama tersebut, pelaku usaha Indonesia akan mengekspor sejumlah komoditas ke Arab Saudi berupa bahan pangan, RBD palm olein, minyak goreng, produk ikan dan olahannya, daging, sayuran, dan olahannya, buah-buahan, kakao, beras, rempah-rempah, mi telur, dan arang.



Selain itu, dari penandatanganan 8 kerja sama tersebut, terdapat 2 MoU yang dikhususkan untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah.
&amp;ldquo;MoU khusus untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji ditujukan untuk komoditas ikan dan olahannya dalam berbagai kemasan, serta daging dan sayuran dalam berbagai jenis kemasan,&amp;rdquo; jelas Zulhas.
BACA JUGA:Stop Ekspor Bijih Nikel, Jokowi Sukses Buat Ekonomi RI Naik Level
Ia juga menegaskan, perwakilan perdagangan Indonesia di Arab Saudi akan selalu siap membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan ekspornya.&amp;ldquo;Perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri selalu siap membantu para pelaku usaha Indonesia untuk mempromosikan produk-produknya, serta memperluas pasar dan meningkatkan ekspornya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menuturkan, Kemendag akan terus berupaya meningkatkan ekspor dan total nilai perdagangan khususnya ke negara mitra dagang strategis dan nontradisional.
&amp;ldquo;Peluang ekspor Indonesia ke Arab Saudi masih sangat terbuka lebar. Untuk itu, kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan optimal sehingga ekspor Indonesia ke Arab Saudi semakin meningkat,&amp;rdquo; jelas Didi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) telah melaksanakan misi dagang Indonesia ke Arab Saudi setelah berkali-kali gagal.
Setidaknya ada delapan kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan 5 pelaku usaha Arab Saudi dengan nilai kontrak lebih dari USD155,7 juta atau sekitar Rp2,3 triliun. Ditandai dengan penandatanganan kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan nota kesepahaman (MoU).
BACA JUGA:Misi Dagang ke Arab Saudi, RI Siap Ekspor Arang, Buah hingga Daging
&amp;ldquo;Saya menyambut baik penandatanganan kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan MoU antara pelaku usaha Indonesia dengan Arab Saudi. Diharapkan kerja sama ini akan terus berlanjut dengan transaksi dagang yang semakin besar dan dengan komoditas yang semakin banyak jenisnya,&amp;rdquo; kata Mendag Zulhas di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saudi, Senin (24/1/2023).
Dia mengungkapkan, pada penandatanganan kerja sama tersebut, pelaku usaha Indonesia akan mengekspor sejumlah komoditas ke Arab Saudi berupa bahan pangan, RBD palm olein, minyak goreng, produk ikan dan olahannya, daging, sayuran, dan olahannya, buah-buahan, kakao, beras, rempah-rempah, mi telur, dan arang.



Selain itu, dari penandatanganan 8 kerja sama tersebut, terdapat 2 MoU yang dikhususkan untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah.
&amp;ldquo;MoU khusus untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji ditujukan untuk komoditas ikan dan olahannya dalam berbagai kemasan, serta daging dan sayuran dalam berbagai jenis kemasan,&amp;rdquo; jelas Zulhas.
BACA JUGA:Stop Ekspor Bijih Nikel, Jokowi Sukses Buat Ekonomi RI Naik Level
Ia juga menegaskan, perwakilan perdagangan Indonesia di Arab Saudi akan selalu siap membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan ekspornya.&amp;ldquo;Perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri selalu siap membantu para pelaku usaha Indonesia untuk mempromosikan produk-produknya, serta memperluas pasar dan meningkatkan ekspornya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menuturkan, Kemendag akan terus berupaya meningkatkan ekspor dan total nilai perdagangan khususnya ke negara mitra dagang strategis dan nontradisional.
&amp;ldquo;Peluang ekspor Indonesia ke Arab Saudi masih sangat terbuka lebar. Untuk itu, kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan optimal sehingga ekspor Indonesia ke Arab Saudi semakin meningkat,&amp;rdquo; jelas Didi.</content:encoded></item></channel></rss>
