<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Jatuh 2% karena Aksi Ambil Untung</title><description>Harga minyak dunia jatuh sekitar 2% pada akhir perdagangan kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung"/><item><title>Harga Minyak Dunia Jatuh 2% karena Aksi Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2023 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung-iI8DZ0ofRt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752417/harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung-iI8DZ0ofRt.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia jatuh sekitar 2% pada akhir perdagangan kemarin. Harga minyak dunia turun karena aksi ambil untung dari reli baru-baru ini di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global dan perkiraan peningkatan persediaan minyak AS.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Mixed, WTI Dibanderol USD81,6/Barel

Dilansir dari Antara, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret tergelincir USD1,49 atau 1,8%, menjadi menetap di USD80,13 per barel di New York Mercantile Exchange.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret merosot urun USD2,06 atau 2,3%, menjadi ditutup pada USD86,13 per barel di London ICE Futures Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Brent dan WTI Naik Lagi Hari Ini 

&quot;Pasar minyak melemah karena para pedagang mengambil keuntungan setelah mendekati tertinggi multi-minggu,&quot; kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire, Selasa (24/1/2023).
Harga minyak telah mencetak kenaikan yang solid baru-baru ini, yang membuat Brent menetap di level tertinggi sejak akhir November pada Senin (23/1/2023), didorong oleh ekspektasi permintaan yang lebih tinggi di China.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMi80LzE2MDU5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Aktivitas bisnis AS berkontraksi pada Januari selama tujuh bulan  berturut-turut, meskipun penurunan mengalami moderasi di seluruh sektor  manufaktur dan jasa untuk pertama kalinya sejak September dan  kepercayaan bisnis menguat saat tahun baru dimulai.
&quot;Ekonomi AS masih bisa berguling dan beberapa pedagang energi masih  skeptis tentang seberapa cepat permintaan minyak mentah China akan  bangkit kembali pada kuartal ini,&quot; kata analis OANDA, Edward Moya dalam  sebuah catatan.
Aktivitas bisnis zona euro membuat kejutan kembali ke pertumbuhan  moderat pada Januari, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit flash  S&amp;amp;P Global menunjukkan. Namun aktivitas ekonomi sektor swasta  Inggris turun pada tingkat tercepat dalam dua tahun.
Para pedagang juga menunggu data stok bahan bakar AS karena Badan  Informasi Energi AS akan merilis laporan status minyak mingguannya pada  Rabu waktu setempat. Para analis yang disurvei oleh S&amp;amp;P Global  Commodity Insights memperkirakan pasokan minyak mentah AS menunjukkan  penurunan 2,4 juta barel.
Sementara itu, panel OPEC+ kemungkinan akan mendukung kebijakan  produksi minyak kelompok produsen saat ini ketika bertemu minggu depan,  lima sumber OPEC+ mengatakan pada Selasa (24/1/2023), karena harapan  permintaan China yang lebih tinggi mendorong reli harga minyak diimbangi  oleh kekhawatiran atas inflasi dan pelambatan ekonomi global.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia jatuh sekitar 2% pada akhir perdagangan kemarin. Harga minyak dunia turun karena aksi ambil untung dari reli baru-baru ini di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global dan perkiraan peningkatan persediaan minyak AS.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Mixed, WTI Dibanderol USD81,6/Barel

Dilansir dari Antara, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret tergelincir USD1,49 atau 1,8%, menjadi menetap di USD80,13 per barel di New York Mercantile Exchange.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret merosot urun USD2,06 atau 2,3%, menjadi ditutup pada USD86,13 per barel di London ICE Futures Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Brent dan WTI Naik Lagi Hari Ini 

&quot;Pasar minyak melemah karena para pedagang mengambil keuntungan setelah mendekati tertinggi multi-minggu,&quot; kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire, Selasa (24/1/2023).
Harga minyak telah mencetak kenaikan yang solid baru-baru ini, yang membuat Brent menetap di level tertinggi sejak akhir November pada Senin (23/1/2023), didorong oleh ekspektasi permintaan yang lebih tinggi di China.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMi80LzE2MDU5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Aktivitas bisnis AS berkontraksi pada Januari selama tujuh bulan  berturut-turut, meskipun penurunan mengalami moderasi di seluruh sektor  manufaktur dan jasa untuk pertama kalinya sejak September dan  kepercayaan bisnis menguat saat tahun baru dimulai.
&quot;Ekonomi AS masih bisa berguling dan beberapa pedagang energi masih  skeptis tentang seberapa cepat permintaan minyak mentah China akan  bangkit kembali pada kuartal ini,&quot; kata analis OANDA, Edward Moya dalam  sebuah catatan.
Aktivitas bisnis zona euro membuat kejutan kembali ke pertumbuhan  moderat pada Januari, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit flash  S&amp;amp;P Global menunjukkan. Namun aktivitas ekonomi sektor swasta  Inggris turun pada tingkat tercepat dalam dua tahun.
Para pedagang juga menunggu data stok bahan bakar AS karena Badan  Informasi Energi AS akan merilis laporan status minyak mingguannya pada  Rabu waktu setempat. Para analis yang disurvei oleh S&amp;amp;P Global  Commodity Insights memperkirakan pasokan minyak mentah AS menunjukkan  penurunan 2,4 juta barel.
Sementara itu, panel OPEC+ kemungkinan akan mendukung kebijakan  produksi minyak kelompok produsen saat ini ketika bertemu minggu depan,  lima sumber OPEC+ mengatakan pada Selasa (24/1/2023), karena harapan  permintaan China yang lebih tinggi mendorong reli harga minyak diimbangi  oleh kekhawatiran atas inflasi dan pelambatan ekonomi global.</content:encoded></item></channel></rss>
