<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Buah Sri Mulyani: Said Didu Terperangkap Masa Lalu   </title><description>Utang Indonesia mendapat banyak kritikan. Setelah Partai Demokrat, Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu"/><item><title>Anak Buah Sri Mulyani: Said Didu Terperangkap Masa Lalu   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2023 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu-DUJC7TKLCy.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Utang Indonesia Mencapai Rp7.123 Triliun. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752872/anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu-DUJC7TKLCy.jfif</image><title>Utang Indonesia Mencapai Rp7.123 Triliun. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Utang Indonesia mendapat banyak kritikan. Setelah Partai Demokrat, Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu ikut mengkritisi utang dan pengelolaannya.
Melalui cuitannya di akun Twitter @msaid_didu. Said menilai 47% pendapatan negara sudah digunakan untuk membayar utang di tahun 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Makin Panas! Begini Debat Demokrat Vs Anak Buah Sri Mulyani soal Utang Rp7.773 Triliun
&quot;Nih datanya wahai orang yang selalu mendidik rakyat jadi bodoh dan jadi penjilat. Ini hasil audit BPK bahwa di tahun 2020 saja sudah sekitar 47 % pendapatan digunakan untuk bayar utang,&quot; ucap Said Rabu (25/1/2023).
Cuitan Said kemudian dibalas oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo di akun Twitter resminya @prastow.  Bahkan, Yustinus pun menyebut bahwa Said masih terperangkap di masa lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dikritik AHY soal Utang, Begini Respons Menohok Anak Buah Sri Mulyani
&quot;Pak Didu yang terperangkap masa lalu, saya beri kabar baik terkait DSR kita tahun 2022 sudah di angka 34,47% alias di bawah threshold IMF maupun IDR,&quot; ujar Yustinus pada Rabu (25/1/2023).Angka ini turun jauh dibanding 2020. Bukan hanya itu saja, pendapatan RI pun kian membaik, ditambah dengan utang yang dikelola dengan baik.
&quot;Indonesia tidak rentan! Salam optimis dan waspada,&quot; tutur Yustinus.</description><content:encoded>JAKARTA - Utang Indonesia mendapat banyak kritikan. Setelah Partai Demokrat, Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu ikut mengkritisi utang dan pengelolaannya.
Melalui cuitannya di akun Twitter @msaid_didu. Said menilai 47% pendapatan negara sudah digunakan untuk membayar utang di tahun 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Makin Panas! Begini Debat Demokrat Vs Anak Buah Sri Mulyani soal Utang Rp7.773 Triliun
&quot;Nih datanya wahai orang yang selalu mendidik rakyat jadi bodoh dan jadi penjilat. Ini hasil audit BPK bahwa di tahun 2020 saja sudah sekitar 47 % pendapatan digunakan untuk bayar utang,&quot; ucap Said Rabu (25/1/2023).
Cuitan Said kemudian dibalas oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo di akun Twitter resminya @prastow.  Bahkan, Yustinus pun menyebut bahwa Said masih terperangkap di masa lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dikritik AHY soal Utang, Begini Respons Menohok Anak Buah Sri Mulyani
&quot;Pak Didu yang terperangkap masa lalu, saya beri kabar baik terkait DSR kita tahun 2022 sudah di angka 34,47% alias di bawah threshold IMF maupun IDR,&quot; ujar Yustinus pada Rabu (25/1/2023).Angka ini turun jauh dibanding 2020. Bukan hanya itu saja, pendapatan RI pun kian membaik, ditambah dengan utang yang dikelola dengan baik.
&quot;Indonesia tidak rentan! Salam optimis dan waspada,&quot; tutur Yustinus.</content:encoded></item></channel></rss>
