<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Menteri Basuki Tangani Jalan Rusak</title><description>Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya saat ini diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani masalah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak"/><item><title>Jokowi Minta Menteri Basuki Tangani Jalan Rusak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2023 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak-9M1mIMcRcl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/25/320/2752878/jokowi-minta-menteri-basuki-tangani-jalan-rusak-9M1mIMcRcl.JPG</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya saat ini diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani masalah kemantapan jalan di tingkat kabupaten/kota.
Menurut Menteri Basuki, saat ini total jalan kabupaten kota jumlahnya sekitar 480 ribu km. Sedangkan baru 42% jalan yang punya kondisi mantap, sedangkan sisanya masih terdapat kerusakan.
BACA JUGA:Bangun Rumah Menteri di IKN, Jokowi Siapkan Rp537,1 Miliar pada 2023

Pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) hingga tahun 2024, kepimpinan Presiden Jokowi menargetkan paling tidak 65% dari 480 ribu km jalan Kabupeten/Kota tersebut harus dalam kondisi mantap.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC80LzE2MTQyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Pak Presiden Jokowi juga menerima laporan banyak jalan-jalan daerah kabupaten maupun kota dan Provinsi yang masih rusak, dalam Ratas (Rapat Terbatas) sudah diusulkan oleh bapak Menteri Bappenas untuk tambahan anggaran perbaikan atau perawatan jalan daerah ini,&quot; ujar Menteri Basuki dalam konferensi pers usai Ratas di Istana Negara, Rabu (25/1/2023).
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menambahkan keterbatasan anggaran dari Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi salah satu sebabnya Pemerintah Pusat turun tangan mengurus jalan Kabupeten/kota.
BACA JUGA:Di Balik Negara yang Saling Jabat Tangan, Jokowi: Sebetulnya Berebut Investasi dan Teknologi

Sebab penanganan jalan yang menggunakan APBN Kementerian PUPR sebetulnya hanya untuk Jalan Nasional, sedangkan penanganan Jalan Provinsi, Kabupaten/Kota merupakan tugas APBD yang ditambah oleh DAK (Dana Alokasi Khusus) setiap tahunnya.&quot;Tadi telah diputuskan akan ada Inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruasnya jalannya tentu akan diputuskan bersama dan hal ini leading sectornya kementerian PUPR,&quot; kata Menteri Suharso.
Lebih lanjut Suharso Monoarfa menjelaskan pada tahun 2023 ini, paling tidak akan sudah dimulai untuk menangani jalan sepanjang 9.000 km jalan Kabupeten/Kota, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp32 triliun.
&quot;Kita akan memulai dengan membantu sekitar hampir 9 ribu km jalan dari yang diusulkan kira-kira sekitar 32 ribu, tetapi kita tentu readiness kriterianya diuji, dan tahun ini mudah-mudahan kita bisa kerjakan dengan anggaran yang diperlukan sekitar Rp32T,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya saat ini diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani masalah kemantapan jalan di tingkat kabupaten/kota.
Menurut Menteri Basuki, saat ini total jalan kabupaten kota jumlahnya sekitar 480 ribu km. Sedangkan baru 42% jalan yang punya kondisi mantap, sedangkan sisanya masih terdapat kerusakan.
BACA JUGA:Bangun Rumah Menteri di IKN, Jokowi Siapkan Rp537,1 Miliar pada 2023

Pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) hingga tahun 2024, kepimpinan Presiden Jokowi menargetkan paling tidak 65% dari 480 ribu km jalan Kabupeten/Kota tersebut harus dalam kondisi mantap.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC80LzE2MTQyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Pak Presiden Jokowi juga menerima laporan banyak jalan-jalan daerah kabupaten maupun kota dan Provinsi yang masih rusak, dalam Ratas (Rapat Terbatas) sudah diusulkan oleh bapak Menteri Bappenas untuk tambahan anggaran perbaikan atau perawatan jalan daerah ini,&quot; ujar Menteri Basuki dalam konferensi pers usai Ratas di Istana Negara, Rabu (25/1/2023).
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menambahkan keterbatasan anggaran dari Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi salah satu sebabnya Pemerintah Pusat turun tangan mengurus jalan Kabupeten/kota.
BACA JUGA:Di Balik Negara yang Saling Jabat Tangan, Jokowi: Sebetulnya Berebut Investasi dan Teknologi

Sebab penanganan jalan yang menggunakan APBN Kementerian PUPR sebetulnya hanya untuk Jalan Nasional, sedangkan penanganan Jalan Provinsi, Kabupaten/Kota merupakan tugas APBD yang ditambah oleh DAK (Dana Alokasi Khusus) setiap tahunnya.&quot;Tadi telah diputuskan akan ada Inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruasnya jalannya tentu akan diputuskan bersama dan hal ini leading sectornya kementerian PUPR,&quot; kata Menteri Suharso.
Lebih lanjut Suharso Monoarfa menjelaskan pada tahun 2023 ini, paling tidak akan sudah dimulai untuk menangani jalan sepanjang 9.000 km jalan Kabupeten/Kota, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp32 triliun.
&quot;Kita akan memulai dengan membantu sekitar hampir 9 ribu km jalan dari yang diusulkan kira-kira sekitar 32 ribu, tetapi kita tentu readiness kriterianya diuji, dan tahun ini mudah-mudahan kita bisa kerjakan dengan anggaran yang diperlukan sekitar Rp32T,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
