<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wijaya Cahaya Timber IPO Bulan Depan, Patok Harga Rp118/Saham   </title><description>PT Wijaya Cahaya Timber Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp118 per saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham"/><item><title>Wijaya Cahaya Timber IPO Bulan Depan, Patok Harga Rp118/Saham   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham</guid><pubDate>Kamis 26 Januari 2023 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham-F2HPD4yXos.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/26/278/2753533/wijaya-cahaya-timber-ipo-bulan-depan-patok-harga-rp118-saham-F2HPD4yXos.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Cahaya Timber Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp118 per saham.
Adapun, perseroan telah memasuki masa penawaran umum hari ini, Kamis (26/1/2023).
Di mana penawaran umum ini hingga 30 Januari 2023 mendatang dan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Februari 2023.
Dalam IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 375 juta saham atau 20,00%  dari total modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hoffmen Cleanindo Siap IPO, Pasang Harga Rp130/Saham
Produsen kayu lapis ini mengincar dana segar sebesar Rp44,25 miliar.
Perusahaan yang akan melantai dengan kode FWCT akan menggunakan sekitar 79% dari dana hasil IPO untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi utama, seperti rotary barker, spindle-less, continuous dryer, press dryer, glue spreader, cold press, hot press, panel saw, sander calibrating dan sander finishing.
Terkait pembelian mesin-mesin produksi tersebut, perseroan telah menandatangani surat penawaran dari Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Chain Co Ltd, Fuzhou Mutian Import &amp;amp; Export Co Ltd, Shandong Beautiful Machinery Co Ltd pada 3 Januari 2023 lalu.
Adapun, perseroan berencana untuk melakukan pembelian atas masing-masing mesin produksi utama tersebut segera setelah diperolehnya dana hasil penawaran umum atau selambat-lambatnya kuartal pertama tahun 2023.


Selanjutnya, sekitar 16% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi pendukung seperti boiler, forklift dan knife grinder. Dalam hal ini, perseroan juga telah menandatangani surat penawaran dari Fuzhou Mutian Import &amp;amp; Export Co Ltd, Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Co Ltd, dan PT Traktor Nusantara pada 3 Januari 2023, dan berencana untuk melakukan pembelian atas masing-masing mesin produksi pendukung tersebut segera setelah diperolehnya dana hasil penawaran umum atau selambat-lambatnya kuartal pertama tahun 2023.
&amp;ldquo;Sementara, sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung operasional perseroan antara lain, untuk pembayaran pembelian bahan baku kepada pemasok,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus perseroan dar keterbukaan BEI.
Alasan pembelian baik untuk mesin-mesin produksi utama dan produksi pendukung tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi perseroan, sehubungan dengan akan terpenuhinya titik utilisasi dari masing-masing mesin yang dimiliki perseroan saat ini.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Cahaya Timber Tbk menetapkan harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) sebesar Rp118 per saham.
Adapun, perseroan telah memasuki masa penawaran umum hari ini, Kamis (26/1/2023).
Di mana penawaran umum ini hingga 30 Januari 2023 mendatang dan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Februari 2023.
Dalam IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 375 juta saham atau 20,00%  dari total modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hoffmen Cleanindo Siap IPO, Pasang Harga Rp130/Saham
Produsen kayu lapis ini mengincar dana segar sebesar Rp44,25 miliar.
Perusahaan yang akan melantai dengan kode FWCT akan menggunakan sekitar 79% dari dana hasil IPO untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi utama, seperti rotary barker, spindle-less, continuous dryer, press dryer, glue spreader, cold press, hot press, panel saw, sander calibrating dan sander finishing.
Terkait pembelian mesin-mesin produksi tersebut, perseroan telah menandatangani surat penawaran dari Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Chain Co Ltd, Fuzhou Mutian Import &amp;amp; Export Co Ltd, Shandong Beautiful Machinery Co Ltd pada 3 Januari 2023 lalu.
Adapun, perseroan berencana untuk melakukan pembelian atas masing-masing mesin produksi utama tersebut segera setelah diperolehnya dana hasil penawaran umum atau selambat-lambatnya kuartal pertama tahun 2023.


Selanjutnya, sekitar 16% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi pendukung seperti boiler, forklift dan knife grinder. Dalam hal ini, perseroan juga telah menandatangani surat penawaran dari Fuzhou Mutian Import &amp;amp; Export Co Ltd, Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Co Ltd, dan PT Traktor Nusantara pada 3 Januari 2023, dan berencana untuk melakukan pembelian atas masing-masing mesin produksi pendukung tersebut segera setelah diperolehnya dana hasil penawaran umum atau selambat-lambatnya kuartal pertama tahun 2023.
&amp;ldquo;Sementara, sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung operasional perseroan antara lain, untuk pembayaran pembelian bahan baku kepada pemasok,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus perseroan dar keterbukaan BEI.
Alasan pembelian baik untuk mesin-mesin produksi utama dan produksi pendukung tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi perseroan, sehubungan dengan akan terpenuhinya titik utilisasi dari masing-masing mesin yang dimiliki perseroan saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
