<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Jadi Pengalaman Berharga, Jokowi: Bikin Semuanya Bekerja karena Tertekan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengulas ulang pengalaman yang diambil dari penanganan pandemi Covid-19 selama 3 tahun terakhir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan"/><item><title>Covid-19 Jadi Pengalaman Berharga, Jokowi: Bikin Semuanya Bekerja karena Tertekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan</guid><pubDate>Kamis 26 Januari 2023 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan-Qjs7sIijvF.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/26/320/2753283/covid-19-jadi-pengalaman-berharga-jokowi-bikin-semuanya-bekerja-karena-tertekan-Qjs7sIijvF.JPG</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengulas ulang pengalaman yang diambil dari penanganan pandemi Covid-19 selama 3 tahun terakhir.

Dia pun menyoroti soal kinerja yang  terlihat nyata akibat tekanan dari berbagai persoalan.

&quot;Manajemen makro dan mikro yang kita lakukan betul-betul sangat efektif dan saya melihat semuanya kita ini bekerja karena tertekan oleh persoalan, oleh masalah, semuanya bekerja. Itu yang tidak saya lihat sebelum-sebelumnya,&quot; ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (26/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Cerita Jokowi Awal Pandemi Covid-19: WHO Bingung, Kita Juga Bingung
Dia juga menyebut kalau hal ini sebagai pengalaman agar semuanya kerja maka harus ditekan dulu.

Baik itu ditekan oleh persoalan, problem, dan juga tantangan.

&quot;Kita semuanya belum memiliki pengalaman dalam menangani pandemi ini. Kita ingat awal-awal dari WHO disampaikan, 'Presiden gak usah pakai masker awal-awal, yang pakai masker hanya yang batuk-batuk saja',&quot; ungkap Jokowi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNi8zNC8xNjE1MTYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, tidak sampai seminggu, ternyata semuanya harus pakai masker.

&quot;Ternyata mereka bingung, kita juga bingung. Saking memang posisinya semuanya bingung,&quot; tambahnya.

Dia mengatakan bahwa begitu angka kasus aktif sudah mencapai puncaknya, semua negara bingung mencari APD.

&quot;Setelah mencari kemana-mana, ternyata Indonesia bisa memproduksinya sendiri, bahkan malah dikirim ke negara-negara lain,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengulas ulang pengalaman yang diambil dari penanganan pandemi Covid-19 selama 3 tahun terakhir.

Dia pun menyoroti soal kinerja yang  terlihat nyata akibat tekanan dari berbagai persoalan.

&quot;Manajemen makro dan mikro yang kita lakukan betul-betul sangat efektif dan saya melihat semuanya kita ini bekerja karena tertekan oleh persoalan, oleh masalah, semuanya bekerja. Itu yang tidak saya lihat sebelum-sebelumnya,&quot; ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (26/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Cerita Jokowi Awal Pandemi Covid-19: WHO Bingung, Kita Juga Bingung
Dia juga menyebut kalau hal ini sebagai pengalaman agar semuanya kerja maka harus ditekan dulu.

Baik itu ditekan oleh persoalan, problem, dan juga tantangan.

&quot;Kita semuanya belum memiliki pengalaman dalam menangani pandemi ini. Kita ingat awal-awal dari WHO disampaikan, 'Presiden gak usah pakai masker awal-awal, yang pakai masker hanya yang batuk-batuk saja',&quot; ungkap Jokowi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNi8zNC8xNjE1MTYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, tidak sampai seminggu, ternyata semuanya harus pakai masker.

&quot;Ternyata mereka bingung, kita juga bingung. Saking memang posisinya semuanya bingung,&quot; tambahnya.

Dia mengatakan bahwa begitu angka kasus aktif sudah mencapai puncaknya, semua negara bingung mencari APD.

&quot;Setelah mencari kemana-mana, ternyata Indonesia bisa memproduksinya sendiri, bahkan malah dikirim ke negara-negara lain,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
