<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos BCA Yakin Indonesia Tak Resesi: Bagai Kelinci yang Dirawat</title><description>Pertumbuhan ekonomi global tahun ini diprediksi melambat. Bahkan tahun ini ekonomi global terancam mengalami resesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat"/><item><title>Bos BCA Yakin Indonesia Tak Resesi: Bagai Kelinci yang Dirawat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat</guid><pubDate>Kamis 26 Januari 2023 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat-ZB93PYIMww.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presdir BCA Jahja Setiaatmadja bicara soal resesi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/26/320/2753718/bos-bca-yakin-indonesia-tak-resesi-bagai-kelinci-yang-dirawat-ZB93PYIMww.jpg</image><title>Presdir BCA Jahja Setiaatmadja bicara soal resesi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi global tahun ini diprediksi melambat. Bahkan tahun ini ekonomi global terancam mengalami resesi.
Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja sangat yakin Indonesia akan terhindar dari resesi. Dia mengibaratkan Indonesia seperti kelinci yang dirawat dengan baik.
BACA JUGA:Ancaman Resesi di Indonesia Disebut Kecil, Begini Kata Perbankan
&amp;ldquo;Kalau saya si yakin Indonesia enggak masuk resesi, memang akan banyak negara yang mungkin menghadapi resesi, Indonesia enggak masuk,&amp;rdquo; katanya, Kamis (26/1/2023).
&amp;ldquo;Saya ibaratkan kelinci, kelinci kebun binatang itu dirawat diberi makan, kalau kelinci hutan dia harus cari makan sendiri, kehujanan, jadi Indonesia kelinci yang terawat,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:2 Faktor Penopang Ketahanan Ekonomi RI dari Ancaman Resesi
Menurut Jahja, salah satu kekuatan Indonesia adalah ekspor yang luar biasa dan devisa yang tercukupi. Kemudian pertambahan tenaga kerja karena adanya kegiatan hilirisasi tambang.


&amp;ldquo;Tambang itu membutuhkan tenaga kerja, buat saya itu penting karena  bisa menambah buying power, masyarakat daerah di Kalimantan Sulawesi itu  tidak cukup perlu tenaga kerja dari Jawa di datangkan itu menambah  distribusi income,&amp;rdquo; ungkapnya.
Jika income bertambah, kata Jahja, saving dan power buying juga akan  meningkat. Para pekerja akan mengirimkan penghasilan ke keluarga, ini  akan menambah daya beli.
&amp;ldquo;Multiplier effect yang luar biasa menyangkut penambahan tenaga kerja ini menambah keyakinan saya,&amp;rdquo; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi global tahun ini diprediksi melambat. Bahkan tahun ini ekonomi global terancam mengalami resesi.
Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja sangat yakin Indonesia akan terhindar dari resesi. Dia mengibaratkan Indonesia seperti kelinci yang dirawat dengan baik.
BACA JUGA:Ancaman Resesi di Indonesia Disebut Kecil, Begini Kata Perbankan
&amp;ldquo;Kalau saya si yakin Indonesia enggak masuk resesi, memang akan banyak negara yang mungkin menghadapi resesi, Indonesia enggak masuk,&amp;rdquo; katanya, Kamis (26/1/2023).
&amp;ldquo;Saya ibaratkan kelinci, kelinci kebun binatang itu dirawat diberi makan, kalau kelinci hutan dia harus cari makan sendiri, kehujanan, jadi Indonesia kelinci yang terawat,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:2 Faktor Penopang Ketahanan Ekonomi RI dari Ancaman Resesi
Menurut Jahja, salah satu kekuatan Indonesia adalah ekspor yang luar biasa dan devisa yang tercukupi. Kemudian pertambahan tenaga kerja karena adanya kegiatan hilirisasi tambang.


&amp;ldquo;Tambang itu membutuhkan tenaga kerja, buat saya itu penting karena  bisa menambah buying power, masyarakat daerah di Kalimantan Sulawesi itu  tidak cukup perlu tenaga kerja dari Jawa di datangkan itu menambah  distribusi income,&amp;rdquo; ungkapnya.
Jika income bertambah, kata Jahja, saving dan power buying juga akan  meningkat. Para pekerja akan mengirimkan penghasilan ke keluarga, ini  akan menambah daya beli.
&amp;ldquo;Multiplier effect yang luar biasa menyangkut penambahan tenaga kerja ini menambah keyakinan saya,&amp;rdquo; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
