<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Sore Ini Parkir di Level Rp14.985/USD</title><description>Nilai tukar rupiah melemah 38 point di level Rp 14.985 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd"/><item><title>Rupiah Sore Ini Parkir di Level Rp14.985/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2023 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd-kUbaYJdIXC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754319/rupiah-sore-ini-parkir-di-level-rp14-985-usd-kUbaYJdIXC.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 38 point di level Rp 14.985 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Jumat (27/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh proyeksi ekonom yang menyebut pertumbuhan ekonomi indonesia tak sampai 5%, melainkan hanya tumbuh 4,7%.
BACA JUGA:2 Uang Rupiah Ini Sudah Enggak Berlaku Lagi, Segera Tukarkan!

Adapun faktor pelemahannya adalah perlambatan ekspor karena dampak potensi resesi ekonomi global. Selain itu, harga komoditas yang mulai alami moderasi dan konsumsi masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kendati demikian para ekonom optimis pemulihan ekonomi tetap stabil karena masyarakat mulai bergerak akibat pembatasan sosial dicabut,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
BACA JUGA:Rupiah Kian Menguat Lawan Dolar AS, Kini di Posisi Rp14.947/USD

Menurut Ibrahim, agar perekonomian nasional semakin menggeliat maka pemerintah harus tetap menggelontorkan stimulus pada awal 2023, seperti relaksasi pajak, pembukaan kesempatan kerja yang lebih besar, dan kecepatan serapan belanja anggaran di pusat dan daerah.&quot;Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi bisa bertengger di atas proyeksi,&quot; pungkasnya.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan, Senin (30/1/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.970 - Rp 15.030.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 38 point di level Rp 14.985 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Jumat (27/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh proyeksi ekonom yang menyebut pertumbuhan ekonomi indonesia tak sampai 5%, melainkan hanya tumbuh 4,7%.
BACA JUGA:2 Uang Rupiah Ini Sudah Enggak Berlaku Lagi, Segera Tukarkan!

Adapun faktor pelemahannya adalah perlambatan ekspor karena dampak potensi resesi ekonomi global. Selain itu, harga komoditas yang mulai alami moderasi dan konsumsi masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kendati demikian para ekonom optimis pemulihan ekonomi tetap stabil karena masyarakat mulai bergerak akibat pembatasan sosial dicabut,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
BACA JUGA:Rupiah Kian Menguat Lawan Dolar AS, Kini di Posisi Rp14.947/USD

Menurut Ibrahim, agar perekonomian nasional semakin menggeliat maka pemerintah harus tetap menggelontorkan stimulus pada awal 2023, seperti relaksasi pajak, pembukaan kesempatan kerja yang lebih besar, dan kecepatan serapan belanja anggaran di pusat dan daerah.&quot;Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi bisa bertengger di atas proyeksi,&quot; pungkasnya.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan, Senin (30/1/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.970 - Rp 15.030.</content:encoded></item></channel></rss>
