<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Terbitkan 8 SBN Ritel di 2023, Cari Utang Rp130 Triliun</title><description>Pemerintah Indonesia bakal menerbitkan 8 seri Surat Berharga Negara (SBN) ritel pada tahun 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun"/><item><title>Sri Mulyani Terbitkan 8 SBN Ritel di 2023, Cari Utang Rp130 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2023 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun-mgU82LoVOC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Surat berharga negara (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754354/sri-mulyani-terbitkan-8-sbn-ritel-di-2023-cari-utang-rp130-triliun-mgU82LoVOC.jpg</image><title>Surat berharga negara (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia bakal menerbitkan 8 seri Surat Berharga Negara (SBN) ritel pada tahun 2023 dengan target penerbitan SBN ritel mencapai Rp130 triliun.
&quot;Jadi di 2023 ini kita ditargetkan untuk menerbitkan 8 seri SBN ritel yang terdiri dari 3 seri SUN ritel dan 5 seri SBSN ritel termasuk nanti satu disitu adalah Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) atau Sukuk Wakaf Ritel seri SWR004,&quot; kata Kasubdit Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara Kemenkeu RI, Novi Puspita Wardani dalam Market Review IDXChannel, Jumat (27/1/2023).
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

&quot;Namun jangan salah bahwa tahun ini ada yang jatuh tempo sebesar Rp81 triliun. Sehingga sebenarnya net net yang kita ambil dari likuiditas market itu hanya tidak sampai Rp30 triliun karena ada yang jatuh tempo,&quot; tambahnya.
Novi mengatakan bahwa jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya menerbitkan 7 seri SBN ritel dengan target penerbitan SBN sebesar Rp100 triliun.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kinerja Pasar SBN RI Lebih Baik Dibandingkan Meksiko hingga Malaysia

&quot;Dan betul tahun lalu kita ditargetkan sebesar Rp100 triliun dan turn out realisasi sebesar Rp107 triliun. Ini merupakan capaian pertama kalinya di atas Rp100 triliun untuk yang SBSN ritel,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berikut SBN Ritel yang bakal terbit pada 2023.
1. Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012
Pada SBR ini terdiri dari dua tenor yakni tenor 2 tahun bernama  SBR012-T2 atau SBR012T02 dan tenor 4 tahun bernama SBR012-T4 atau  SBR012T04.
SBR seri SBR012 saat ini sedang berlangsung masa penawaran hingga 9 Februari 2023.
Novi mengatakan bahwa sejak dibukanya penawaran tersebut bahwa animo  masyarakat sudah tinggi, tercatat pada awal itu sudah ada Rp2 triliun  yang membeli.
&quot;Ternyata di awal tahun animo masih tinggi jadi ini kaya melanjut  sukuk tabungan yang di akhir tahun dan ini berlanjut .artinya baru  dibuka tgl 19 itu begitu hari pertama dibuka total pembelian sudah Rp2  triliun dan ini 20% dari target awal sebesar Rp10  triliun dan juga  sudah ada 8300an investor. Dan ini masih berlangsung,&quot; katanya.
2. Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR018
SKR seri SR018 akan dibuka  penawaran pada 3-9 Maret 2023.
3. Sukuk Tabungan (ST) seri ST010
ST seri ST010 akan dibuka  penawaran pada 05 -24 Mei 2023.
4. Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023
ORI seri ORI023 rencananya ditawarkan dalam 2 seri dengan masa penawaran pada 26 Juni hingga 20 Juli 2023.
5. Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR019
SR seri SR019 akan dibuka penawaran pada 18 Agustus hingga 13 September 2023.
6. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI024
ORI seri ORI024 rencananya ditawarkan dalam 2 seri dengan masa penawaran pada 9 Oktober hingga 2 November 2023.
7. Sukuk Tabungan (ST) seri ST011
ST seri ST011 akan dibuka penawaran pada 3-29 November 2023. Dan Cash  Waqf Linked Sukuk (CWLS) atau Sukuk Wakaf Ritel seri SWR004.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia bakal menerbitkan 8 seri Surat Berharga Negara (SBN) ritel pada tahun 2023 dengan target penerbitan SBN ritel mencapai Rp130 triliun.
&quot;Jadi di 2023 ini kita ditargetkan untuk menerbitkan 8 seri SBN ritel yang terdiri dari 3 seri SUN ritel dan 5 seri SBSN ritel termasuk nanti satu disitu adalah Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) atau Sukuk Wakaf Ritel seri SWR004,&quot; kata Kasubdit Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara Kemenkeu RI, Novi Puspita Wardani dalam Market Review IDXChannel, Jumat (27/1/2023).
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

&quot;Namun jangan salah bahwa tahun ini ada yang jatuh tempo sebesar Rp81 triliun. Sehingga sebenarnya net net yang kita ambil dari likuiditas market itu hanya tidak sampai Rp30 triliun karena ada yang jatuh tempo,&quot; tambahnya.
Novi mengatakan bahwa jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya menerbitkan 7 seri SBN ritel dengan target penerbitan SBN sebesar Rp100 triliun.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kinerja Pasar SBN RI Lebih Baik Dibandingkan Meksiko hingga Malaysia

&quot;Dan betul tahun lalu kita ditargetkan sebesar Rp100 triliun dan turn out realisasi sebesar Rp107 triliun. Ini merupakan capaian pertama kalinya di atas Rp100 triliun untuk yang SBSN ritel,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berikut SBN Ritel yang bakal terbit pada 2023.
1. Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012
Pada SBR ini terdiri dari dua tenor yakni tenor 2 tahun bernama  SBR012-T2 atau SBR012T02 dan tenor 4 tahun bernama SBR012-T4 atau  SBR012T04.
SBR seri SBR012 saat ini sedang berlangsung masa penawaran hingga 9 Februari 2023.
Novi mengatakan bahwa sejak dibukanya penawaran tersebut bahwa animo  masyarakat sudah tinggi, tercatat pada awal itu sudah ada Rp2 triliun  yang membeli.
&quot;Ternyata di awal tahun animo masih tinggi jadi ini kaya melanjut  sukuk tabungan yang di akhir tahun dan ini berlanjut .artinya baru  dibuka tgl 19 itu begitu hari pertama dibuka total pembelian sudah Rp2  triliun dan ini 20% dari target awal sebesar Rp10  triliun dan juga  sudah ada 8300an investor. Dan ini masih berlangsung,&quot; katanya.
2. Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR018
SKR seri SR018 akan dibuka  penawaran pada 3-9 Maret 2023.
3. Sukuk Tabungan (ST) seri ST010
ST seri ST010 akan dibuka  penawaran pada 05 -24 Mei 2023.
4. Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023
ORI seri ORI023 rencananya ditawarkan dalam 2 seri dengan masa penawaran pada 26 Juni hingga 20 Juli 2023.
5. Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR019
SR seri SR019 akan dibuka penawaran pada 18 Agustus hingga 13 September 2023.
6. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI024
ORI seri ORI024 rencananya ditawarkan dalam 2 seri dengan masa penawaran pada 9 Oktober hingga 2 November 2023.
7. Sukuk Tabungan (ST) seri ST011
ST seri ST011 akan dibuka penawaran pada 3-29 November 2023. Dan Cash  Waqf Linked Sukuk (CWLS) atau Sukuk Wakaf Ritel seri SWR004.</content:encoded></item></channel></rss>
