<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub Operasikan 177 Trayek Angkutan Laut Tahun Ini</title><description>Kementerian Perhubungan bakal operasikan 177 trayek angkutan laut tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini"/><item><title>Kemenhub Operasikan 177 Trayek Angkutan Laut Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2023 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini-ZvS0ZhbbG1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">177 trayek tol laut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754422/kemenhub-operasikan-177-trayek-angkutan-laut-tahun-ini-ZvS0ZhbbG1.jpg</image><title>177 trayek tol laut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Perhubungan bakal operasikan 177 trayek angkutan laut tahun ini. 177 trayek ini akan melayani konektivitas transportasi hingga ke pelosok Indonesia.
Dari total tersebut di antaranya terdiri dari, 39 trayek Kapal Barang Tol Laut, 116 trayek Kapal Perintis, 6 trayek Kapal Khusus Angkutan Ternak dan 16 trayek Kapal Rede.
BACA JUGA:Pelayaran Perdana Tol Laut 2023 di Surabaya, Ini Rutenya

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan, penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Laut dilakukan melalui 2 (dua) mekanisme pengadaan yaitu melalui mekanisme penugasan kepada perusahaan angkutan laut nasional milik BUMN dan mekanisme pelelangan umum dalam rangka memberikan kesempatan persaingan usaha kepada perusahaan angkutan laut Nasional swasta.
BACA JUGA:Perdana, Kirim 200 Ton Beras ke Aceh Lewat Tol Laut Patimban

Adapun penyelenggaraan angkutan laut tahun 2023 ini ditandai dengan adanya pelepasan perdana kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 7 yang melayani trayek T-14 beberapa waktu lalu di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
&quot;Kemenhub berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan angkutan laut dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi mengoptimalkan layanan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan laut ini,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, (27/1/2023).Lebih lanjut Dirjen Arif menjelaskan, secara umum, setiap jenis  angkutan laut memiliki penekanan-penekanan harapan atau tujuan dalam  pelaksanaannya.
Misalnya, Kapal Perintis merupakan angkutan laut yang sangat  diandalkan masyarakat di wilayah 3TP mengingat ketiadaan transportasi  jenis lain (darat dan udara) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sedangkan Kapal Barang Tol Laut adalah angkutan laut yang tetap dan  terjadwal antar pulau mulai dari pelabuhan pangkal sampai pelabuhan  singgah khususnya di wilayah 3TP yang diharapkan dapat menekan  disparitas harga.
Kalau Kapal Rede diperuntukkan sebagai feeder atau penghubung menuju  pelabuhan-pelabuhan atau tempat-tempat yang tidak dapat disinggahi oleh  kapal utama dikarenakan fasilitas pelabuhan yang belum lengkap.
Sementara Kapal Khusus Angkutan Ternak ditujukan untuk meningkatkan  efektivitas kegiatan pengangkutan ternak serta untuk mendukung program  ketahanan pangan khususnya di bidang swasembada daging sapi di  Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Perhubungan bakal operasikan 177 trayek angkutan laut tahun ini. 177 trayek ini akan melayani konektivitas transportasi hingga ke pelosok Indonesia.
Dari total tersebut di antaranya terdiri dari, 39 trayek Kapal Barang Tol Laut, 116 trayek Kapal Perintis, 6 trayek Kapal Khusus Angkutan Ternak dan 16 trayek Kapal Rede.
BACA JUGA:Pelayaran Perdana Tol Laut 2023 di Surabaya, Ini Rutenya

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan, penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Laut dilakukan melalui 2 (dua) mekanisme pengadaan yaitu melalui mekanisme penugasan kepada perusahaan angkutan laut nasional milik BUMN dan mekanisme pelelangan umum dalam rangka memberikan kesempatan persaingan usaha kepada perusahaan angkutan laut Nasional swasta.
BACA JUGA:Perdana, Kirim 200 Ton Beras ke Aceh Lewat Tol Laut Patimban

Adapun penyelenggaraan angkutan laut tahun 2023 ini ditandai dengan adanya pelepasan perdana kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 7 yang melayani trayek T-14 beberapa waktu lalu di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
&quot;Kemenhub berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan angkutan laut dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi mengoptimalkan layanan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan laut ini,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, (27/1/2023).Lebih lanjut Dirjen Arif menjelaskan, secara umum, setiap jenis  angkutan laut memiliki penekanan-penekanan harapan atau tujuan dalam  pelaksanaannya.
Misalnya, Kapal Perintis merupakan angkutan laut yang sangat  diandalkan masyarakat di wilayah 3TP mengingat ketiadaan transportasi  jenis lain (darat dan udara) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sedangkan Kapal Barang Tol Laut adalah angkutan laut yang tetap dan  terjadwal antar pulau mulai dari pelabuhan pangkal sampai pelabuhan  singgah khususnya di wilayah 3TP yang diharapkan dapat menekan  disparitas harga.
Kalau Kapal Rede diperuntukkan sebagai feeder atau penghubung menuju  pelabuhan-pelabuhan atau tempat-tempat yang tidak dapat disinggahi oleh  kapal utama dikarenakan fasilitas pelabuhan yang belum lengkap.
Sementara Kapal Khusus Angkutan Ternak ditujukan untuk meningkatkan  efektivitas kegiatan pengangkutan ternak serta untuk mendukung program  ketahanan pangan khususnya di bidang swasembada daging sapi di  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
